WHAT'S NEW?
Loading...

Kata orang-orang kalau gadgetnya smart, orangnya harus lebih smart agar keuntungannya maksimal selama menggunakan gadget tersebut. Maksimal dalam artian fitur dan spesifikasinya terpakai semua sehingga cost yang dikeluarkan untuk pengadaan barang tersebut tidak mengalami kemubadziran. 

Bagi saya Bismillahirrahmaanirrahiim nasehat tersebut bisa diterapkan pada semua lini kehidupan dan akan tetap sangat penting digunakan sebagai salah satu “kompas” pertimbangan untuk membuat keputusan utama untuk pembelian HP atau smartphone, selain asas Kebutuhan dan kemampuan beli (membeli sesuatu karena memang membutuhkan dan mampu untuk mmebelinya/harganya masuk dalam interval daya beli).

Yang utama, identifikasi kebutuhan dan penggunaan HP saya akan sejauh atau sebanyak apa? Intinya, ya HP berjenis kelamin smartphone yang memadai untuk online browsing, download materi-materi terkait pekerjaan, ngedraft sesekali jika kepepet kejar tayang tulisan, motret dan bisa menampung beberapa aplikasi tambahan yang relevan dengan keseharian seperti aplikasi ojek dan toko online. Tidak banyak kan kebutuhan penggunaan HP bagi saya, selain sebagai sarana komunikasi. Untuk spesifikasi yang mendukung kecepatan nge-game, saya bukan gameholic, cukup ada onet sebagai “selingan sesaat” jika long trip atau saat harus berlama-lama menunggu antrian.

Terkait dengan kebutuhan HP yang memang tingkatan teknologi gawai ini sudah dominan smartphone, saya memiliki beberapa point-point acuan untuk memilah dan memilih beli suatu merk HP yang berkualitas, at least versi saya. Ini bukan Tips membeli HP Android, tapi sekedar checklist yang saya perdulikan ketika hendak memilih HP yang berkualitas dengan plot kisaran Harga yang sudah ditetapkan.  

Nah, berikut ini pedoman 7 Tips saya dalam memilih merk HP yang berkualitas sehingga mantap untuk membeli suatu jenis Merk HP (dan berharap tak ada sesal kemudian):   
  1. Battery yang minimal bisa untuk on line seharian, maksudnya agar tiap hari bawa power bank atau kabel charger kalau kerja. Kan lelah hayati kalai isi tas kerja serupa koper mobile ?
  2. Kamera harus oke, ya minimal kamera belakang 14 MP. Secara saya suka cekrak-cekrek ala-ala semaunya, dimana saja, kapan saja (kalau sikonnya mendukung lho?  Bagaimana dengan kamera depan? Saya mah nrima saja kamera depannya berapa pixel, ya rata-rata kalau kamera depan 14 MP, biasanya kamera depan kisaran 5 MP ya kan?
  3. Slot simcard harus yang double, yang satu khusus untuk paket data internet dan satunya untuk jalur komunikasi yang nomernya dikenal oleh semua khalayak *halah, kayak selebriti saja *
  4. Slot micro SD ini tidak bisa ditawar, berhubungan intim sekali dengan dengan intensitas saya meng-ON kan kamera. Sebesar apapun memory internal, kalau ketemu apa saja di foto dan atau direkam, kan daya tampung memory internal bakalan cepat kandas juga dong. Makanya, saya perlu extend memory dengan menggunakan memory external, minimal 32 GB.
  5. Untuk ukuran HP, saya lebih nyaman yang berukuran 5 – 6 inch saja deh. 
  6. Bandel/Tahan Banting, pastinya ya kalau punya HP pengennya yang bisa tahan lama dan tahan banting, setidaknnya beberapa kali terjatuh (catet: tahan banting dan bukan dibanting). Caranya bisa dilakukan dengan tanya-tanya sama teman, sanak saudara dan atau browsing-browsing dulu lah untuk mengumpulkan data dan informasi ke-tangible-an suatu jenis merk HP pada type tertentu dibandingkan dengan merk lain yang selevel (harganya).
  7. Lebih memilih adanya Garansi resmi daripada garansi distributor, dimana poin ini berkaitan erat sekali dengan service after sale. Yang namanya produk eletronik, terutama HP kan peluang “kecelakaannya” tidak sedikit. Jadi kalau service after sale tidak qualified, bisa pusing kepala berbih kan?. Lebih-lebih jika terjadi kerusakannya masih masa garansi, kan bisa di claim kan kalau garansinya resmi.
Lantas, bagaimana dengan Ram dan kualitas koneksi jaringan? Walaupun saya terbilang gagap soal si RAM ini, tapi tetaplah perduli terhadap spesifikasi RAM dan Koneksi jaringan. So far, saat ini hampir semua merk HP spesifikasi RAM sudah 1 GB ke atas dengan koneksi jaringan 3D atau HSDPA (up) sudah compatible ketika HP dipakai untuk multitasking. Jadi, dengan standar minimal RAM 1 GB dan kualitas koneksi 3D ini, sebenarnya sudah mendukung penggunaan HP bagi saya. 

Tapi….tapiiii, kalau dengan harga yang sama bisa mendapatkan spesifikasi HP yang mumpuni seperti RAM yang lebih besar ( bisa dapat RAM yang 2, 3 atau 4 GB), koneksinya 4G+ dengan resolusi kamera yang lebih ciamiks 16 MP di belakang dan 8 MP di kamera depan, ya kenapa wasting money beli HP yang harganya lebih melangit kan?

Singkatnya, saya masih termasuk pengguna smartphone yang menggunakan standar untuk memilih produk dengan spesifikasi yang mumpuni dan harga yang bersahabat untuk daya beli saya. Kalau soal model, rasa-rasanya desain HP Android sekarang sudah mirip-mirip kan? Baik dari ketebalan,  beratnya, kenyamannya ketika dalam genggaman tangan

Jadi, bukannya merk itu tidak penting, lha masak iya produk diperjual-belikan tanpa ada merk? Kan merk itu bagian dari identitas ya? Hanya saja, saya lebih concern first pada unjuk performa yang mumpuni dengan harga yang demokratis, misalnya seperti yang ditawarkan HP LenovoIntinya, merk itu penting tapi lebih penting lagi jika tidak semata-mata karena merk (terkenal) yang membuat kita memutuskan membeli sebuah HP  *eitsss, keluar deh pesan sponsornya*.

Bagaimana dengan Anda, apa sajakah kriteria utama saat akan membeli gadget, HP atau smartphone?



Note: Sponsored Post

Ada beberapa penamaan generasi berdasarkan rentang tahun kelahiran dan konon saat ini generasi yang populasinya terbesar adalah generasi Milenial. Tiap klasifikasi generasi memiliki keunikannya masing-masing, dan tak bisa diabaikan jika karakterisitiknya banyak dipengaruhi oleh perkembangan teknologi yang akhirnya membawa dampak pada perubahan peradaban dan pola hidup. 

Kelompok generasi yang termasuk dalam milenial adalah mereka yang lahir antara tahun 1981 – 2000, yaitu setelah generasi Xer ( 1965 s/d 1980). Bismillahirrahmaanirrahiim, selain kedua jenis generasi tersebut, masih ada generasi GI ( lahir antara 1901 – 1926), kelompok usia yang lahir antara 1927 – 1945 dinamakan generasi silent dan yang lahir antara tahun 1946 – 1964 disebut generasi Baby Boomer. Serta generasi yang lahirnya 2001 hingga sekarang adalah generasi Z. 

Sekarang kembali pada Generasi milenial saja (karena tema yang diberikan LBI adalah “berkenalan” dengan generasi milenial). Seperti kita tahu, Ada juga menyebut kalau generasi milenial identik dengan  gadget dan narsis. Bukankah jamak kita temui anak-anak yang khusyuk dengan gadget dimanapun berada, sedemikian asyiknya sehingga tak saling sapa atau pun bicara dengan orang-orang yang di sekitarnya saat di tempat keramaian.

Tak ada yang bisa rikues untuk dilahirkan kapan, dimana dan dari pasangan (orang tua) yang bagaimana. Logikanya  generasi milenial bukan semata karena rentang masa kelahirannya, tapi lebih lebih pada soal gaya hidup yang banyak dipengaruhi era digital. Tapi memang, anak-anak yang lahir 1980 – 2000 berada di  era perkembangan teknologi informasi yang berkembang pesat, terutama internet. Istilah lainnya, mereka yang lahir dan besar dari 1980 s/d 2000 memiliki daya tanggap yang cepat untuk menggunakan aneka gadget dan internet. 

Dari hasil riset yang dilakukan terhadap life style kelompok generasi milenial, berikut ini 10 fakta menarik yang melekat pada generasi yang disebut-sebut milenial:
CREDIT
Kalau melihat fakta-fakta yang digambarkan dalam featur di atas, saya kok lebih setuju kalau generasi millennial tidak semata-mata disebabkan oleh rentang masa kelahiran seseorang. Millennial merupakan gaya hidup, kebiasaan atau bahkan mungkin suatu saat nanti bisa menjadi budaya. Siapa saja, yang memiliki kemiripan dengan ciri-ciri (fakta) seperti tersebut di atas tentu bisa dikategorikan sebagao orang (generasi) milenial kan? Kenapa saya bisa bilang demikian?

Bukankah, saat ini fenomena orang merasa mati gaya jika lepas dari gadget juga dialami oleh kelompok generasi Xer? Tiap hari mengirimkan pesan minimal 20  kata, tidur yang tak bisa jauh-jauh dari gadgetnya, bekerja secara wirausaha (freelancer), aktif menggunakan media sosial denan intesitas nge-share tentang diri dan kesehariannya mulai bangun tidur hingga beranjak tidur lagi. Apa saja bisa di share, mulai makan apa, ketemu siapa, jutek sama siapa, bahkan hal-hal yang (dulu) dianggap privasi pun sudah semakin tipis batasannya.  Pun demiikian pula dengan perilaku konsumsi  yang tak jauh dari ruang lingkup dunia teknologi (internet).

Disebut milenial, atau era digital, menurut saya hal tersebut merupakan (salah satu) out come atas penyikapan kita dalam menggunakan hasil-hasil teknologi. Toh banyak kan yang lahirnya 70an atau bahkan 60an yang eksis dan piwai dalam memanfaatkan gadget secara optimal, maksimal untuk hal-hal yang positif (produktif).

Epilog (ujug-ujug), terlahir sebagai generasi milenal, baby boomer, Xers, atau pun generasi Z, apapun itu, tidak ada orang yang bisa memilih untuk dilahirkan kapan, dimana serta dari keluarga yang seperti apa. Jadi mau lahir sebagai generasi milenial atau bukan, yang jelas kita masih bisa dan sangat bisa memilih bagaimana menyikapi perkembangan ilmu dan teknologi agar peradaban hidup menjadi lebih baik, seimbang secara horisontal dan vertikal, bersimbiosis secara mutualisme antar sesama manusia dan dengan alam. 


Jadi, Apakah kebiasaan sehari-hari Anda ada (sebagian kecil/banyak) yang termasuk ciri-ciri Generasi Milenial?

Secara umum diberi kepercayaan oleh orang lain merupakan hal yang  dilematis. Terlebih lagi jika kepercayaan tersebut sifatnya rahasia yang hanya dimiliki oleh teman atau sahabat karib kita. Tentu hal ini memberikan kita indikasi bahwa kita termasuk salah satu orang yang bisa dipercaya untuk memegang rahasia mereka.  Faktanya  memegang rahasia orang lain itu ternyata tidak semudah saat menyanggupinya sebab pada saat hubungan mengalami friksi dan keadaan memburuk maka besar kemungkinan kita akan “tergoda” membeberkan rahasia mereka kepada orang lain.

Bismillahirrahmaanirrahiim Menjaga rahasia biasanya bisa jadi hal yang menyenangkan sekaligus menjadi beban, hal ini dikarenakan rahasia merupakan amanah orang lain yang harus kita jaga setiap saat.  Dengan tetap menjaga rahasia juga menjaga hubungan baik kita dengan sahabat. Namun jika karena suatu alasan sehingga kita ‘kesleo” lidah sehingga memberkan rahasia tersebut kepada orang lain, maka besar kemungkinan hubungan persahabatan jadi pertaruhannya. Lalu bagaimanakah cara kita menjaga rahasia sahabat kita? Nah berikut beberapa tips menjaga rahasia agar tidak merusak hubungan pertemanan dan membuat kita menjadi orang yang tidak amanah.

Pertama: WAJIB Konsisten Untuk Tetap Menjaga Rahasia
Agar rahasia teman kita tetap menjadi rahasia maka kunci utama agar rahasia tersebut tidak terbongkar kepada orang lain adalah dengan cara konsisten dalam menjaganya. Memang awalnya tidak mudah terlebih lagi jika anda sering bergaul dan mengobrol dengan orang lain maka besar kemungkinan kita bisa saja  membeberkan rahasia tersebut kepada orang lain, baik itu secara sengaja ataupun secara tidak sengaja.  Konsisten adalah janji pada diri sendiri untuk komitment memgang teguh sebuah rahasia dengan aman setosa sehingga rahasia tetap terjaga  dengan  baik.
Kedua: Dalam kondisi terpaksa, usahakan membuat kalimat yang sifatnya diplomatis (sehingga tidak perlu berbohong)
Dan manakala karena sesuatu hal atau ada orang yang mendesak untuk membeberkan suatu rahasia maka langkah terbaik yang harus dilakukan dengan mengatakan jika kita  tidak tahu apa-apa mengenai rahasia tersebut. Dengan versi lain, kita bisa menggunakan kalimat yang sifatnya diplomatis (netral) sehingga kita tak perlu berbohong dan rahasia tetap terjaga. Hal ini lebih baik dibandingkan jika kita  mengatakan rahasia tersebut kepada orang lain. Some how, rahasia yang sudah disanggupi adalah amanah yang wajib dijaga dengan sepenuh daya upaya karena membeberkannya berarti menabuh genderang  perang dunia ketiga.

Ketiga: Hindari topik pembicaraan yang berkaitan rahasia
Ketika kita sedang memegang rahasia  teman  dan manakala suatu pertemuan memnggiring topik obrolan yang  menjurus kepada rahasia tersebut sebaiknya kita menerapkan jurus menghindari topik pembicaraan tersebut.  Hal yang paling mendasar mengapa rahasia kita mudah terbongkar kepada orang lain umumnya disebabkan karena ketidak sengajaan kita dalam membicarakannya kepada orang lain. Karena ketika sedang asyik ngorol ini dan itu, kadang akan menggoda kita untuk membicarakan rahasi yang sedang kita simpan.  Oleh sebab itu langkah terbaik untuk mengatasinya adalah dengan menghindari topik pembicaraan yang berpotensi mengungkapakan rahasia.

Keempat: Tanyakan Berapa Lama Harus Menyimpan Rahasia
Mungkin kita akan merasa lega jika suatu rahasia memiliki jangka waktu tertentu, sehingga kita tidak akan khawatir  kalau suatu saat karena sesuatu sebab membuat kita  tidak sengaja membuka rahasia tersebut kepada orang lain. Maka akan menjadi hal sangat baik jika rahasia yang dititipkan pada kita ada jangka waktunya. Akan kacau balau bila rahasi tersebut sifatnya seumur hidup. Dengan menyepakati jangka waktu untuk menyimpan rahasia  maka kita tidak akan berada pada kondisi siaga satu seumur hidup demi menjaga rahasia teman atau sahabat kita tersebut kan?

Demikian tips cara menjaga rahasia teman yang super sederhana, tentunya Anda juga punya cara-cara jitu tersendiri untuk menjaga rahasia teman kan?


PRODUK wisata Halal atau bisa juga disebut Wisata Syariah tentu bukan sekedar pariwisata atau perjalanan  wisata religi seperti ziarah wali songo atau mengunjungi Masjid-Masjid yang memiliki jejak sejarah/masjid yang termasyur. Tapi Bismillahirrahmaanirrahiim  merupakan sebuah sistem dan operasionalisasi yang mampu mengemas semua  faktor pendukung yang dibutuhkan muslim traveler selama melakukan perjalanan wisata mulai dalam perjalanan, tempat menginap hingga lokasi wisata yang mengacu pada konsep-konsep Syariat Islam. 

Kenapa demikian? Ya mengingat Target Wisata Halal memang wisatawan Muslim yang jumlahnya sangat potensial dalam melakukan perjalanan wisata.

Wisata halal sebenarnya bukan hal baru, seperti halnya tuntutan akan makanan/minuman halal, mengingat polulasi penduduk bumi yang beragama Islam (muslim) sangatlah besar dan semakin meningkatnya pengetahuan dan kesadaran akan pentingnya jaminan keamanan pangan. Dengan adanya label halal terhadap suatu jenis produk makanan/minuman dan bahkan semua produk manufaktur, artinya secara aklamasi produsen/penyedia jasa sudah memberikan jaminan akan keamanan makanan/minuman mulai dari bahan baku, proses produksi, pengemasan, penyimpanan, distribusi hingga siap diserahkan kepada pembeli/konsumen.

Mengacu pada konteks keberadaan label Halal pada makanan/minuman, maka demikian pula dengan wisata halal. Wisata halal sebagai bagian dari industri pariwisata, sebagaimana tuntutan akan makanan halal, maka potensi wisatawan yang ingin berwisata secara halal pun akan meningkat dari waktu ke waktu.

Wisata Halal atau Pariwisata syariah merupakan cara baru untuk mengembangkan pariwisata Indonesia yang menjunjung tinggi budaya dan nila-nilai Islami. Pengembangan Wisata Halal meliputi empat jenis komponen usaha pariwisata, yaitu : perhotelan, restoran, biro atau jasa perjalanan wisata dan spa , dimana Konsep Syariah yang harus diterapkan setidaknya dalam 3 sektor yaitu:

Pertama terkait Produk yang meliputi: 
  • ketersediaan makanan dan minuman yang halal dan non alkohol; 
  • ketersediaan obat dan kosmetik yang halal (sabun, sampo, pasta gigi, bahan untuk spa dll)
Kedua mengenai Sarana dan fasilitas yang terdiri dari:
  • ketersediaan fasilitas yang layak dan nyaman untuk bersuci
  • ketersediaan fasilitas ibadah yang memadai
Yang ketiga adalah Pelayanan :
  • karyawannya mengenakan busana muslim
  • pelayanan buka puasa selama Ramadhan
Untuk menarik minat dan meningatkan traffic kunjungan wisatawan, industri pariwisata tidak bisa abai terhadap pemenuhan hal-hal yang mendukung konsep wisata halal karena animo orang untuk berwisata semakin lama semakin meningkat secara significant di era global dan semaraknya media sosial. Dimana, basically harapannya bisa berwisata dan kebutuhan untuk.beribadah secara khusyu, aman dan nyaman pun bisa dipenuhi kan?

Memang iya bahwa membangun industri pariwisata halal yang ditujukan untuk wisatawan muslim tidak semudah membalikkan telapak tangan. Jika dibandingkan dengan sertifikasi halal pada produk pangan, Bisa dibilang lebih kompleks variabel yang harus dipenuhi dan dijaga konsistensi halalnya.

Setidaknya terdapat 3 kriteria yang dibuat Crescent Rating dalam GMTI 2016 (Global Muslim Travel Index  adalah lembaga independen yang mengurusi masalah pariwisata halal secara internasional), dimana masing-masing kriteria memiliki kriteria turunan, seperti bisa kita lihat pada diagram di bawah ini.
Credit
Nah, untuk mengejawantahkan kriteria dan konsep wisata halal tersebut, contoh dan bentuk penerapannya misalnya:
  1. Dalam pelayanan moda transportasi harus bisa memberikan sarana prasarana atau menerapkan sistem yang memberikan kemudahan untuk ibadah selama dalam perjalanan bagi wisatawan muslim, artinya dalam rute tempuh perjalanan panjang baik darat, laut maupun udara tersedia tempat khusus untuk sholat, pemberitahuan kapan waktu masuk sholat, dan seterusnya. Khusus untuk perjalanan, sepertinya untuk perjalanan yang butuh waktu lama seperti di pesawat, kereta api dan kapal (laut) merupakan hal pokok.urgent untuk disediakan tempat khusus untuk sholat. Kalau moda transportasi darat dengan kendaraan atau bis, masih memungkinkan untuk di arrangement pelaksanaan sholat akn transit dimana ketika waktu sholat telag tiba. Lha kalau naik KA, kapal atau Pesawat, jika tidak disediakan sarana untuk untuk melaksanakan ibadah/sholat, ya memang sih sholat selama safar ada ketentuannya. Tapi dalam hal konteks mewujudkan wisata halal, menurut saya penyediaan tempat sholat merupakan hal strategis untuk dipenuhi.
  2. Untuk tempat penginapan (hotel, homestay, villa dan sejenisnya) menyediakan secara terpisah untuk laki-laki dan perempuan untuk kolam renang, ruang makan, fitness centre dll. Juga tidak menyediakan makanan yang mengandung babi, tidak ada minuman beralkohol dst.
  3. Yang tidak kalah pentingnya, sarana dan prasarana di lokasi wisata juga harus kondusif sesuai konsep islam: tersedia tempat ibadah yang eligible (tempat wudhlu, mukena, sajadah, toilet).
Terkait dengan fenomena Wisata Halal ini, sebenarnya potensi pariwisata halal di Indonesia sangat besar jika dikembangkan dengan baik. Terlebih hampir mayoritas penduduk Indonesia yang notabene beragama muslim merupakan resources yang compatible untuk pengembanagan wisata halal ini, at least “tuan rumah”nya kan sudah banyak yang muslim yang artinya untuk menerapkan kaidah-kaidah mengacu pada pedoman syariah untuk membangun Wisata Halal tidak akan mendapatkan pertentangan dan penduduk sehingga investasi yang dibutuhkannya juga tidak terlalu besar, jika dibandingkan dengan negara-negara yang penduduknya dominan non muslim.
Akan tetapi, ironinya  perkembangan pariwisata halal di Indonesia ternyata masih kalah jika dibandingkan dengan negara  tetangga yang non muslim, seperti Singapura. Secara score yang dirilis dari GMTI, memang nilai score Indonesia masih lebih tinggi dibandingkan Singapura, akan tetapi jika dibandingkan dengan mayoritas penduduk yang beragama Islam, Destinasi Wisata, Sumber daya lainnya, secara kesetimbangan bisa dikatakan jika persiapan Singapura masih lebih baik dibandingkan Indonesia dalam menyelenggarakan Wisata Halal.

Khususnya, untuk kawasan Yogyakarta, yang merupakan salah satu mercusuar destinasi wisata favorit di Indonesia, saat ini baru ada 1 hotel yaitu hotel Cakra Kusuma di Jalan Kaliurang yang mendapatkan legitimasi Halal dari MUI.

Padahal Yogyakarta memiliki sumber daya wisata yang sangat banyak dan lengkap, antara lain:Wisata Belanja, Wisata Candi, Wisata Pantai, Wisata Air terjun, Wisata Sejarah,  Wisata Gunung (pegunungan), Wisata Keluarga hingga Desa Wisata.

Adalah kenyataan yang bisa membuat wisatawan ilfil, antara lain marilah kita tengok sekilas kualitas dan kuantitas sarana prasarana untuk fasilitas wisatawan seperti Kamar Mandi, Tempat Ibadah, sarana Wudhlu di area publik dan tempat wisata,  bukankah rata-rata masih minimalis, bahkan dibeberapa tempat ketersediaan fasilitas publik tersebut masih “sekedarnya”. 

Salah contoh (kenyataan) di atas merupakan PR besar bagi semua pihak yang terkait dalam industri Pariwisata, bahwa Wisata Halal merupakan tantangan dan kesempatan bagi semua jenis pariwisata di Indonesia. 

Harapannya, sebagai negara Muslim terbesar di dunia dan senyatanya negeri ini BISA menjadi surga bagi pariwisata syariah dari seluruh penjuru dunia.

Bagaimana dengan kesiapan daerah Anda untuk mengembangkan Wisata Halal ini?


Reff: 
1. http://www.triktravel.com/mencari-wisata-halal/
2. Materi Sosialisasi Halal 

Memiliki badan yang tidak tinggi, bagi sebagian orang bisa mengurangi rasa Percaya diri, terutama saat ingin tampil secara up to date mengikuti trend fashion yang lagi happening. Walaupun kita sangat paham bahwa don’t judge the book by the cover dan sadar kalau fisik bukanlah cerminan kualitas dan personal building (capability), toh rasa galau masih kerap menggelombang dengan pasang – surutnya yang berirama, apalagi jika postur badan yang tidak tinggi tersebut dimiliki oleh perempuan.  

Sudah Bismillahirrahmaanirrahiim berusaha sekuat tenaga, dengan berbagai cara dilakukan demi mendapatkan pertambahan tinggi beberapa centimeter tapi hasilnya masih jauh dari harapan, jangan putus asa dong. 

Sebelum bertambah lagi isi postingan ini, bukan karena saya kompeten soal fashion tapi hanya ingin share saja lho ya bahwasanya  memiliki Tubuh tidak tinggi (pendek) bukan berarti hal itu menjadikan kita tak punya banyak pilihan untuk jenis fashion yang dapat kita aplikasikan. Dengan tingi badan yang dibawah rata-rata (dibandingkan dengan mayoritas orang di sekeliling kita),  tetap bisa tampil cantik dan menawan karena  ada banyak sekali gaya fahion yang sengaja di rancang oleh desainer terkemuka di dunia yang dikhususkan bagi mereka yang memiliki tinggi tubuh kurang ideal. Nah, karena saking banyaknya, jadi akan lebih mudah jika kita berpedoman pada  tren fashion yang memang harus dihindari apabila memiliki tubuh tidak tinggi.

Kalau menuju Roma saja terdapat banyak cara dan jalan (darat, laut, udara), maka masih ada (banyak) cara lain untuk mensiasti agar tinggi badan yang di bawah stkitar tidak terlihat mencolok. Cara apakah itu yang bisa mendongkrak rasa percaya diri sehingga tak lagi baper gegara-gegara kurang tinggi badan? Inilah trik dan tipsnya ya, sangat sederhana yaitu cukup dengan perduli terhadap  5 Trend Fashion yang sebaiknya  dihindari bagi orang  bertubuh Tidak Tinggi:
1. Tunic Tops Fashion Style
Tampil dengan gaya Shabby chic design gaya baju atasan ini memang akan sangat cocok bagi kita yang memiliki tinggi tubuh yang ideal, sebab gaya baju atasan ini akan membuat seseorang yang memiliki tubuh tinggi akan terlihat sexy dan anggun, namun jika dan memiliki tubuh yang kurang ideal ada baiknya jika menghindari gaya fashion Tunic Tops ini akan memberikan kesan  tubuh seolah-seolah terlihat tenggelam (tidak kelihatan).
Credit
2. Baggy Jeans Fashion Style
Untuk  tampil modis dan fashionable akan tetapi postur tubuh kurang ideal alangkah baiknya jika menghindari gaya fashion Baggy Jeans Fashion Style karena  model cocoknya untuk orang-orang yang memiliki tubuh yang tinggi. Jika model ini dikenakan  oleh orang yang tinggi badannya kurang ideal, kesan yang akan dilihat orang pertama kali ketika  kita memakai gaya Baggy Jeans Fashion Style ini adalah akan menjadikan tubuh kita menyusut di dalam pakaian yang dipakai.
Credit
3. Oversized Layering Fashion Style
Gaya berpakaian yang satu ini juga harus kita hindari jika kita memiliki tubuh yang pendek, sebab gaya fashion Oversized Layering hanya cocok dan akan sangat modis jika dikenakan oleh orang-orang yang memiliki tinggi tubuh yang ideal, namun tidak halnya dengan kita yang memiliki tubuh tidak tinggi sebab Gaya pakaian rangkap-rangkap akan membuat tubuh kita terlihat semakin tidak tinggi (dari postur sebenarnya yang  kurang ideal). Selain itu juga gaya fashion Oversized Layering ini memang sengaja di desain dengan ukuran besar sehingga jelas sangat tidak cocok untuk orang yang kurang tinggi badannya.
Credit
4. Mid-Calf Boots Fashion Style
Apabila Kita adalah merupakan salah satu penggemar jenis fahion boots, sebaiknya gantilah jenis gaya fashion boots ke jenis ankle-boots sebab Ankle-boots dapat memberikan efek lebih tinggi dibandingkan dengan mid-calf boots yang menjadikan tubuh kita yang tidak tinggi semakin terkesan jelas tidak tingginya (semakin terlihat kontras kalau kita tinggi badan kita jauh di bawah ideal).
Credit
5. Horizontal Stripes Fashion Style
Didesain dengan motif garis horizontal yang membuatnya terlihat modis juga  gaya berpakaian Horizontal Stripes Fashion Style ini juga menciptakan kesan ilusi warna-warni dikarenakan motif yang dimiliki oleh gaya fashion ini, namun jika kita menggap gaya motif ini membuat kita terlhiat lebih tinggi maka kita salah, sebab gaya motif ini sengaja didesain agar seseorang yang memiliki tubuh tinggi akan terlihat fashionable saat memakainya, olehs sebab itu kita harus menghindari gaya pakaian ini jika kita memiliki tubuh yang pendek.
Credit
Kesimpulannya, memiliki tubuh tidak tinggi dan ingin tampil stylish dan atau malahan bisa jadi trend setter, sederhana saja pilah, pilih dan gunakan model pakaian (fashion)  yang tepat agar tetap anggun dan cantik sehingga dalam kesempatan apapun dan dimana pun, gaya berpakaian kita tidak akan menjadi trigger point  bagi orang lain untuk memperhatikan tinggi badan yang di bawah rata-rata.  

Nah, tidak sulit kan untuk mengambil  langkah terbaik dalam mengatasi tubuh tidak tinggi hanya dengan pemilihan gaya fashion yang  yang memang di desain untuk menetralkan tubuh yang tidak tinggi. 

Apakah Kita punya trik dan tips jitu lain yang lebih cespleng  untuk mengatasi  badan yang tidak tinggi ini? Bisa dong di share juga…



Noted: Image dari https://www.pinterest.com/explore

Lama (banget) tidak posting ala-ala puisi dan Bismillahirrahmaanirrahiim coba-coba modifikasi puisi lama yang dicampur-aduk dengan postingan IG. Inilah jadinya puisi campur-campur, dan kebetulan pas happeningnya hari ValDay. Saya sih tidak ikutan merayakan hari yang ditahbiskan dengan nuansa pink-pink karena bagi saya tiap hari adalah hari kasih sayang dalam berbagai perwujudannya: suka, senang, ceria, galau, cemberut, ngambek, ngedumel, bahagia dan sebagainya. 

Apapun yang terjadi di setiap laju detak detik waktu, semoga selalu ada elemen-elemen kasih sayang meluapi hari-hari kebersamaan kami.

Lanjut saja pada kompilasi kalimat-kalimat (sok) puitis ini:

Tak ada tanya kenapa kini sendiri, 
Seperti diamnya ranting saat helai-helai daun meninggalkannya
Meski ribu tanya meriuh.

Kenangan redup yang membangkit
bersenyawa dengan partikel – parikel udara
Mengungkit haru rintihan hati
dan membentangkan sayap-sayap lara perpisahan
Yang tlah teranyam dalam bingkai masa lalu.

Tapi tetap saja lekat
Diorama hati yang menangis kala melihat langkahmu
yang jauh dan semakin menjauh ketika itu

Adalah tawa dan luka yang bersenggama mesra,
duka yang mencabik segenap saraf sukma
dan palung kesunyian yang menghunjam di relung sanubari

Salam perpisahanmu kepada ‘sgala kehangatan asmara
Dalam sendiri, dawai kerinduan itu kadang mash berdenting
bergema di ruangan nurani meski tak lagi seindah dulu
Sementara bayangmu pun kian memudar dan kabur
Diantara tautan harap dan kenyataan.

Tak ada yang pantas disalahkan,
Bukan musim yang membuatnya kering,
Ataupun angin yang membawa daun terpisah darinya.

Tak ada yang perlu disesali,
Walau pernah punya mimpi menua bersama,
Tapi ia coba pahami kalau rindunya tak perlu menjadi candu,
Dan cintanya tidak untuk jadi belenggu.

Ketika aku mencintamu :
Aku belajar mengasihi, tanpa mempertanyakan mengapa
Aku belajar menerima kekurangan, saat egoku berkata ‘aku ingin yang sempurna’ 
Aku belajar melawan amarah, karena kutahu itu hanya akan membuatmu bermuram durja
Aku belajar mencinta hal yang tidak kusuka, karena aku begitu bahagia, melihatmu tertawa karena hal yang sederhana 
Aku belajar memaklumi kesalahan dan berkata ‘aku memaafkan’ tanpa kau awali dengan permintaan
Aku belajar berkata ‘tak mengapa’, asal kutahu, kau baik-baik saja
Aku belajar cinta dari mencinta.
Selamat mencoblos bagi yang di daerahnya sedang dilangsungkan pemilihan kepala daerah. Let’s Be wise menggunakan hak pilih untuk memilih pemimpin yang amanah agar membawa berkah di dunia – akherat karena seorang pemimpin tak ubahnya seperti lokomotif kereta api.  Efek sering mobile naik KA Bandung – Jogyakarta belakangan ini, jadi terbawa secara spontan untuk belajar "melihat makna keberadaan" lokomotif kereta api . 

Jika lokomotif kereta api (akan) belok arah (salah/benar), maka semua gerbong yang ada di belakangnya otomatis (akan) mengikuti. Dan keberhasilan kepimpinan adalah bisa membawa keamanan, kenyamanan secara materi (fisik) dan non material (rohani). Dalam berbagai aspek kehidupan, bukankah kesetimbangan dan harmonisasi antara hubungan horisontal dan vertikal yang sejatinya kita perjuangkan.

Dan  epilog pada paragraf terkahir  saya kutip dari status seorang teman (teman kost sewaktu kuliah ). Lantas si penulis ini langsung kabur lagi untuk mengerjakan laporan praktikum lagi.

Liga Blogger tahun 2017 kali ini diikuti oleh 13 peserta, 8 orang merupakan pemain lama (sudah pernah ikut LBI di musim kompetisi sebelumnya, termasuk saya salah satunya) dan 5 peserta baru.
Nah, di challenge kali ini sebenarnya sudah tak asing lagi temanya, yaitu mengulas peserta LBI 2017. Kan beberapa event serupa ini  juga ada, yakni bergantian menayangkan review atau ulasan tentang salah satu blogger secara bergantian dalam sebuah grup, semisal Arisan Link. 

Tak kenal maka tak sayang, maka Bismillahirrahmaanirrahiim berikut ini sekilas pandang peserta yang ikut berlaga di LBI 2017. Sekali lagi, saya tidak akan mengulik soal template dan kawan-kawannya karena bagi saya template adalah hal yang personal. Selain itu, saya sangat mneyadari kalau saya tidak tahu banyak soal template dan per-coding-an.

CREDIT
Jadi, here we ulasan sekilas mengenai peserta LBI 2017.

1. Rahmah Chemist, yang akrab dipanggil Mbak Amma (ssss….saya lebih mengingatnya dengan icon “chemist”nya, mungkin karena saya suka dan kebetulan pernah juga menikmati kuliah jurusan teknik kimia kali ya?). Saat ini, Mbak Amma tinggal di Surabaya dan termasuk salah satu blogger asal Surabaya yang aktif plus produktif. Alamat blognya: http://chemistrahmah.com/. Blognya bernuansa ungu ke-pink’an. Ah..entahlah, menurut saya itu kombinasi warnanya. Meskipun jenis blognya termasuk blog “gado-gado”, tapi labelingnya sudah sangat rapi. Pengunjung bisa langsung menuju pada menu-menu yang tersedia pada Tab Headernya. Isinya paket lengkap, 


2. Selanjutnya ada Mbak Elisa (http://www.elisa-blog.com/) yang masang tagline “Personal Life style Blogger Lamongan”, sudah bisa ditebak jika sang empunya rumah adalah wong Lamongan. Iyap, Mbak Elisa adalah orang Asli Lamongan, sama seperti saya. Tapi, hanya saja kami belum pernah saling kopdaran. Kenal Mbak Elisa ya dari event LBI ini dan saat itu saya sudah pindah di Yogya tentunya. Oh iya, sempat ngintip performa blog Mbak Elisa yang sudah menggunakan TLD sejak 1,9 tahun ini, DA= 15 dan PA= 28. Dengan makin aktif posting, BW, bikin konten yang yahuttt, peningkatan nilai DA bukanlah hal yang tidak mungkin kok.

3. Mbak Iva Maristi (http://www.mungkinblog.com), blogger yang juga seorang Ibu Guru Matematika dan bangga menjadi Orang Toluak. Huraaaiiiii, seorang Guru Matematika dan ngeblogger, itu kan salah satu mapel favorit saya kala jadi anak sekolah dulu. Blogger tinggal di Kuantan Singingi (Riau) atau juga yang terkenal sebagai Kota Jalur yang trekenal dengan festival Pacu Jalur, ini juga pernah jadi juara LBI di musim pertama lhoh. Buat yang butuh referensi pelajaran Matematika, bisa tuh diubek-ubek blognya Mbak Iva, ada postingan yang diberi label khusus untuk MATEMATIKA. AH iya, demi kecintaaanya terhadap daerah, Mbak Iva juga menjadikan sebuah label khusus tentang Pesona Kuantan Singingi. Some how, Mbak Iva ini meski secara bilangan usia masih banyak saya, tapi soal ngeblog lebih duluan beliau lho, sudah sejak 2009 !
4. Gilang Maulani (http://www.gemaulani.com/), Senang mencoba hal-hal baru selama itu hal yang positif memajang tagline blog yang ciamik :Tempat mnecurahkan hati di tengah lehidupan yang membosankan serta penuh gelombang. Dengan membaca tagline tersebut, berasa ada sinyal-sinyal romantisme dan voilaaaa…ada label #30HariMenulisCinta tuh. Ciyeeeee, pas neh dengan Bulan Pebruari yang konon katanya sebagai bulan romantisasi. Hayuukkk, siapa yang butuh contekan bikin surat cinta untuk orang-orang tersayang, agar isinya gemulai dan bikin maknyes, bisa tuh di kepoin blognya Mbak Gilang ini.
5. Afrianti Eka Pratiwi (http://www.afriantipratiwi.com/) blogger yang masih tercatat sebagais alah satu Mahasiswi di Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto ini, pecinta buku, suka membaca dan dhemen menulis, bukankah merupakan kombinasi sangat mendukung untuk ngbelog kan? Baginya blog adalah tempat yang indah untuk berbagi kegusaran, versi asli tagline blognya sih: A comfortable to share my beautiful worries. Asyik juga tuh, padahal isi blognya tidak ada aroma baper atau galau-galauan tuh. Ada sih tabel CURHAT, tapi isinya tentang Love, Life and Family. Khususon untuk tema cinta, isinya gak ada yang melow mendayu-dayu, tapi lebih cenderung ke arah motivasi dan 
6. Movielitas, miliknya Mas Jerry Han ( http://www.movielitas.com/) ini content blognya dominan dengan review film, cocok dengan nama blognya yang sengaja sudah serius untuk ngeblog menggunakan niche perfilman. Termasuk blog yang sangat produktif, jika dilihat dari jumlah postingan, sehari bisa lebih dari 1 postingan, karena jumlah postingannya di setiap tahun berkisar 400an lebih lhoh. *salut* Untuk pencapaian DA pada point 14 dan PA sudah 22, menurut saya ini pencapaian yang cukup bagus untuk usia domain yang 1,11 tahun.
7. Mbak Rindang Yuliani, (http://bintangpamungkas.blogspot.co.id/), tapi sejujurnya saya suka dengan desain header blognya. Cantik, feminin dan asyik dengan Tagline yang bernas: Menikmati Proses, Meladeni Obsesi, Mengakrabi Tuhan. Dan sepertinya tagline ini selaras dengan dominasi postingan yang diberi label “brainstorming”. Sebenarnya label postingannya lumayan banyak jenisnya, jadi kalau berkunjung ke Blognya Mbak Rindang ini dijamin bisa untuk melepaskan penat dan lelah dengan menikmati sajian kontennya. Kalau dilihat di archieve, Mbak Rindang yang berdomisili di Barabai ini sepertinya sudah lama berkecimpung di blogeran, yakni sejak 2008. Wouww, di tahun tersebut saya masih “mimpi” pengen punya blg dan Mbak Rindang sudah terjun sebagai blogger. 
8. Farid Nugroho yang akrab saya kenal dengan blognya http://www.faridnugroho.my.id, blogger asal Sleman yang (sepertinya) blognya banyak, at least lebih dari satu sih. Kami sudah pernah kopdaran di suatu event yang di adakan oleh salah satu brand HaPe, dan ternyata orangnya imut juga, ehmmm…maksud saya, awalnya saya kira sudah bapak-bapak dengan 2 anak gettu. *maapppkeun ya Mas*

Pengennya semua peserta blogger bisa saya tampilkan, meskipun hanya review sekilas pandang, masih ada 4 peserta LBI 2017 yang ikut berlaga yaitu: 
1. http://www.hungerranger.com/ Ardian Kusuma 
2. http://www.ardiankusuma.com/, Farhan Abdillah 
4. Dini Febia (https://erlisy.wordpress.com/). 

Karena ada tugas diklat yang antri dan laporan praktikum (diklat) yang kejar tayang, jadinya hanya 8 ulasan singkat profil peserta LBI 2017. Sekaligus mohon maaf, karena ulsannya to the point banget (hanya sekilas info duang). 

Ada banyak jenis perabot rumah tangga yang mesti melengkapi kebutuhan rumah kita. Bismillahirrahmaanirrahiim Salah satu yang sederhana tetapi tidak kalah penting adalah kipas angin. Kita harus mencari info harga murah agar dapat membeli kipas angin yang kita butuhkan dengan harga terjangkau.

Tak perlu resah bila rumah kita ukurannya tidak terlalu besar. Gunakan saja kipas angin gantung agar hawa di dalam rumah tetap sejuk dan nyaman. 

Nah, sebagai refenrensi dan bahan pertimbangan kalau-kalau ada yang berencana untuk mengadakan perlengakapan tambahan agar kenyamanan di rumah tinggal menjadi lebih maknyesss, berikut ini ada info menarik tentang daftar harga kipas angin terbaru dan semoga bermanfaat bagi kita :

1. Trisonic Wall Fan 1607
Harga kipas angin Trisonic ini sangat terjangkau, hanya 120 ribu rupiah. Namun soal fitur, tentu saja Trisonic tak kalah dengan merek lainnya. Kipas angin yang satu ini memiliki baling-baling berukuran 16 inch dan 3 pilihan mode kecepatan baling-baling yang berbeda.
2. Miyako KAW 1689
Kipas angin berukuran 16 inch ini akan melengkapi kebutuhan rumah kita. Hembusan angin dari baling-balingnya yang besar akan menyejukkan seisi rumah. Tak perlu khawatir dengan penggunaan listrik karena kipas angin ini hanya membutuhkan daya listrik sebesar 55 watt. Hanya dengan harga 310 ribu rupiah, kita sudah bisa mendapatkan satu unit kipas angin Miyako seri KAW 1689.

4. Panasonic EU 309
Info harga kipas angin murah selanjutnya adalah Panasonic tipe EU 309. Selain punya baling-baling besar dengan diameter 16 inch, ada 3 pilihan mode kecepatan yang bisa kita atur sesuai kebutuhan. Kipas angin yang tidak menimbulkan bunyi bising ini hanya dibanderol dengan harga kurang dari 350 ribu rupiah.

5. Maspion MWF-41K
Kipas angin merek Maspion yang satu ini tidak kalah berkualitas dengan merek lainnya. Tak hanya sama-sama memiliki diameter 16 inch, Maspion MWF-41K juga dilengkapi teknologi pendingin motor listrik yang canggih. Sehingga motor listrik kipas angin tidak akan mudah rusak bila sudah mencapai temperatur maksimal. Motor listrik akan mengalami pendinginan secara otomatis untuk menjaga daya tahannya.  Kualitas kipas angin yang istimewa ini bisa kita dapatkan dengan harga kurang dari 350 ribu rupiah.

Jangan sampai suasana di dalam rumah jadi kurang nyaman hanya karena hawa panas. Mulai sekarang, mari pilih sendiri kipas angin yang kita butuhkan tanpa harus membuat kita jadi boros. Kipas angin yang berkualitas tentu tahan lama dan justru membuat kita semakin hemat.



* Sponsored Post

Kata orang belajar itu tiada akhir dan Bismillahirrahmaanirrahiim posting tulisan sebagai self reminder bahwa saya (harus) belajar setiap saat. Belajar yang tak melulu dari buku, atau kembali ke bangku sekolah. Karena belajar juga bisa dilakukan dengan melakukan instropeksi dari hal-hal yang sudah berlalu, dari ragam peristwa yang ada di sekitar, dan semesta adalah buku terbuka yang bisa kita pelajari setiap saat.

Saya belajar, bahwa saya tidak dapat memaksa orang lain mencintai saya. Saya hanya dapat melakukan sesuatu untuk orang yang saya cintai.

Saya belajar, bahwa butuh waktu bertahun-tehun untuk membangun kepercayaan dan hanya beberapa detik saja untuk menhancurkannya.

Saya belajar, bahwa sahabat terbaik bersama saya dapat melakukan banyak hal dan kami selalu memiliki waktu terbaik.

Saya belajar, bahwa orang yang saya kira adalah orang yang jahat justru adalah orang yang membangkitkan semangat hidup saya kembali serta orang yang begitu perhatian pada saya...

Saya belajar, bahwa persahabatan sejati senantiasa tumbuh walau dipisahkan oleh jarak yang jauh. Beberapa di antaranya melahirkan cinta sejati...

Saya belajar, bahwa jika seseorang tidak menunjukkan perhatian seperti yang saya inginkan, bukan berarti bahwa dia tidak mencintai saya...

Saya belajar, bahwa sebaik-baiknya pasangan itu mereka pasti pernah melukai perasaan saya... dan untuk itu saya harus memaafkannya...

Saya belajar, bahwa saya harus belajar mengampuni diri sendiri dan orang lain, kalau tidak mau dikuasai perasaan bersalah terus-menerus...

Saya belajar, bahwa lingkungan dapat memengaruhi pribadi saya, tapi saya harus bertanggung jawab untuk apa yang telah saya lakukan...

Saya belajar, bahwa dua menusia dapat melihat sebuah benda, tapi kadang dari sudut pandang yang bebeda...

Saya belajar, bahwa tidaklah penting apa yang saya miliki, tapi yang penting adalah siapa saya ini sebenarnya...

Saya belajar, bahwa tidak ada yang instant atau serba cepat di dunia ini, semua butuh proses dan pertumbuhan, kecuali saya ingin sakit hati...

Saya belajar, bahwa saya harus memilih apakah menguasai sikap dan emosi atau sikap dan emosi itu yang menguasai diri saya...

Saya belajar, bahwa saya punya hak untuk marah, tetapi itu bukan berarti saya harus benci dan berlaku bengis...

Saya belajar, bahwa kata-kata manis tanpa tindakan adalah saat perpisahan dengan orang yang saya cintai...

Saya belajar, bahwa orang-orang yang saya kasihi justru sering di ambil segera dari kehidupan saya.. .


Source: Renungan N Kisah Inspiratif

Seperti penggunaan namanya, maka STARTUP memiliki definisi sebuah perusahaan (jenis usaha) yang baru dirintis dan mulai dikembangkan dimana operasional usaha menggunakan internet (on line). Ciri lain perusahaan yang bisa dikategorikan ke dalam startup ini adalah usianya kurang dari 3 tahun, dengan tenaga kerja kurang dari 20 orang dan penghasilan belum mencapai 100.000 USD per tahunnya dan masih dalam proses pencarian segmen pasar yang tepat atau bisa juga disebut dalam masa pencarian identitas diri sebagai sebuah perusahaan. 

Startup sendiri mulai dikenal pada jaman 90an akhir – awal 2000an dan hingga saat ini jumlah startup yang ada di Indonesia (sangat mungkin) sudah melebihi angka 2000 (estimasi saya) karena Bismillahirrahmaanirrahiim data terbaru dari hasil browsing ada yang menyebutkan jika jumlah startup di Indonesia sudah mencapai 1500-an. Maka, kalau dikaitkan dengan fenomena era media sosial dimana user internet di tahun 2013 saja sudah mencapai 70an juta.

Faktanya, semakin ke kini promosi dan penjualan kan banyak tuh yang menggunakan sosial media karena memang potensi pasarnya dan peluang untuk menjaring konsumen sangat kondusif dari jumlah user sosmed tersebut. Pelaku usaha dan (calon) konsumen bertemu dan dipertemukan melalu jejaring sosial media, hal ini sepertinya sudah menjadi semacam sasaran dan metode pemasaran menjanjikan.
Jenis startup di Indonesia saat ini, menurut versinya CEO dailysocial.net, bisa dikelompokkan dalam 3 jenis bidang usaha yaitu startup pembuat game, aplikasi edukasi dan startup perdagangan serta informasi (e-commerce). Ketiga jenis startup ini sangat mungkin untuk bisa dimulai bahkan oleh individual dan dengan modal yang tidak besar. Jadi bukan hal yang tidak mungkin jika sebuah startup bisa dimuali dengan modal rajin update status di akun sosial media saja. 

Dengan melihat, membaca, memahami apa dan bagaimana tipikal startup versi singkat ala saya di atas, maka salah satu startup lokal yang terdekat yang saya ketahui saat ini adalah sleman-mall.com, yang berorientasi pada perdagangan secara e-commerce untuk produk-produk UKM di Sleman.

Menilik dari namanya, pada awalnya banyak yang mengira kalau sleman-mall merupakan nama sebuah mall baru yang (akan) didirikan di sleman. Tapi sleman-mall.com ini dicanangkan sebagai toko online bagi para pelaku usaha (industri) di wilayah Kabupaten Sleman. Bisa dibilang, kehadiran sleman-mall ini melengkapi keberadaan Show room UKM yang selama ini sudah eksis sebagai fasilitas dan tempat UKM mempromosikan dan menjual barangnya.

Ecomerce ini merupakan hasil kerjasama Bank BNI ’46 bersama Dinas Perindustrian dan dan secara resmi sudah dilaunching pada tanggal 21 Mei 2016 lalu, bersamaan dengan pelaksanaan Pameran Potensi Daerah dan dalam rangka peringatan 1 Abad Hari Jadi Kabupaten Sleman. Sebenarnya saat launching kala itu baru available grand desain si sleman-mall, sedangkan SOP dan mekanisme lainnya belum tersusun, al hasil setelah serangkaian proses (berliku) maka secara de facto operasional sleman-mall bisa dimulai Bulan Desember 2016. Kurun waktu dari mulai launching, sebenarnya sudah ada transaksi tapi masih perlu pembenahan dan sebagai masa inkubasi juga sih. Di kurun waktu tersebut, dilakukan pembenahan sistem on line dan penataan off line nya. Lha iya kan, meski namanya ecomerce atau toko online se canggih apapun kan tetap perlu ada tim untuk menjalankan system secara off line yang solid.
Ruang untuk the Tim behind  The sleman-mall.com
Saat ini, pengoperasionalan sleman-mall dilakukan oleh tim dari IKAPIM, salah satu asosiasi UKM di Sleman. Bagi UKM Sleman yang hendak gabung di sleman-mall ini bisa langsung mendaftar, bila masih belum paham apa-apa mengenai apa dan bagaimana berjualan secara online, akan ada tim pendampingan mulai pembuatan lapak (akun), penggunaan akun dan transaski jual-beli. 
Sebagai contoh prototipe yang sudah ada, sleman-mall ini serupa dengan Tokopedia, bukalapak, dan ecomorce lainnya. Berikut ini beberapa gambaran yang terdapat pada sleman-mall sebagai wadah ecomerce UKM di Sleman, antara lain:
  1. Sleman-mall.com terbuka untuk pelaku UKM di sleman, tidak dikenakan biaya apapun untuk bisa menjadi anggota/seller di Sleman-mall.
  2. Harga jual barang merupakan hak prerogatif pemilik barang, Disperindag tidak mengambil keuntungan/profit dari hasil penjualan barang-barang yang diperjual-belikan di sleman-mall.
  3. Ruangan khusus yang dinamakan “rumah kreatif”, dimana fungsinya antara lain untuk proses edukasi bagi pelaku UKM yang perlu pendampingan bagaimana berjualan di sleman-mall, termasuk cara memotret, mendisplay dan mengisi atribut lainnya pada akun yang di milikinya pada sleman-mall.  
  4. Sarana prasarana kerja seperti laptop, meja-kursi dan kamera DSLR (beserta aksesorisnya) serta jaringan internet yang kuat.
  5. Tentu saja ada (semacam) tata tertib yang disepakati bersama antara pihak Dinas, pengelola dan seller (UKM) demi menjaga kredibilitas sleman-mall karena keberlangsungan sleman-mall ini tetap menjadi tanggung jawab Dinas selaku instansi resmi yang bekerjasama dengan BNI ’46.

Agar semakin banyak UKM di Sleman yang bisa memanfaatkan fasilitas berjualan online secara gratis di sleman-mall.com, pada tanggal 27-28 Desember lalu juga diadakan semacam sounding keberadaan sleman-mall ini melalui forum komunikasi dengan UKM dan masyarakat umum. 
Intinya, peran aktif UKM untuk memajukan sleman-mall menjadi startup bisnis ecomerce bagi UKM ini sangat diperlukan.
(Inside) Rumah Kreatif Sleman-mall.com
“ Lantas benefit atau keuntungan apa yang diperoleh oleh Disperidag dengan adanya Sleman-mall ini ?”, salah satu pertanyaan yang sempat saya terima langsung dari salah satu Dosen UGM yang sedang mempelajari mekanisme di sleman-mall. Konon, katanya UGM dengan bantuan/fasilitasi dari pihak Bank ’46 juga akan membuat ecomerce serupa sleman-mall dengan segmentasi produk-produk (barang dan jasa) yang dihasilkan dari kalangan UGM sendiri.

Kalau benefit secara materi, memang Dinas tidak mengambil keuntungan apa-apa. Yang menjadi tujuan keberadaan sleman-mall adalah out come (jangka panjang) yaitu produk UKM Sleman minimal menjadi tuan rumah di rumah sendiri dan mampu berkompterisi di era free trade. Lebih jauh lagi, tentu saja diharapkan akan ada pelaku UKM yang memiliki daya jual hingga internasional dong.
Bagi yang sudah punya produk (barang konsumsi dan non konsumsi) dan tertarik untuk menjadi bagian sleman-mall, silahkan menghubungi kontak person yang sudah terpajang di web sleman-mall atau bisa datang langsung ke Disperindag deh.

Demikian dulu, cerita singkat mengenai sleman-mall.com. Bagi yang ingin tahu lebih banyak produk-produk UKM apa saja yang sudah dipajang secara on line di sleman-mall, langsung saja blusukan di website tersebut ya.


Kreasi dan model hijab semakin ke kini semakin semarak, motifnya juga kian beragam. Periode awal-awal saya mengenal hijab atau jilbab, modelnya cenderung simple dan coraknya dominan polosan. Sekarang, hijab sudah menjadi fashion yang mendunia, punya trend yang dinamis dan variatif, dam Bismillahirrahmaanirrahiim  mewakili  hampir semua keinginan muslimah yang ingin tampil berhijab secara fashionable.

Kini, sudah sangat banyak desainer kelas nasional bahkan internasional yang produktif dan bahkan fokus untuk menghadirkan model hijab dengan gaya-gaya yang trendy. Tak ada lagi yang menganggap kalau berhijab sebagai model berpakaian yang tidak kekinian atau ketinggalan zaman. Bagi yang suka tampil casual pun tetap bisa kok tampil modis dengan kombinasi warna dengan model hijab yang stylish. Lha model hijab segi empat atau kondang dengan sebutan jilbab Paris itu, saat ini sudah banyak yang menggunakannya dengan padu padan bentuk yang kece-kece kan?
Demikian juga hijab yang pashmina, untuk menghasilkan kreasi hijab dengan pashminan ini pun juga banyak kreasinya dan itu bisa dilakukan dalam waktu singkat tidak pakai lama. Bagi yang sudah mahir, hanya butuh waktu 3-5 menit saja sudah bisa tuh mengenakan pashmina dengan model-model yang unik, cantik dan anggun. Tak hanya untuk acara-acara santai semacam jalan-jalan, belanja, arisan RT, tapi untuk acara pesta nikahan atau acara yang sifatnya formal lainnya, penggunaan hijab pashmina kian digemari karena bisa dimodifikasi modelnya serta tidak pakai lama untuk mengenakanya.

Saat ini adalagi hijab yang semakin diminati dan membuat para hijabers sumringah dalam berhijab yaitu tersedianya model-model hijab dan jilbab instan. Yoii, kini sudah banyak kreasi hijab insntan yang tinggal pakai dengan model dan coraknya juga ciamik-ciamik banget. Asyik kan, semakin banyak pilihan untuk berhijab dari yang mulai selembar kain seperti jilbab paris dan pashmina yang dipadupadankan dalam kreasi berbasis kreatifitas dengan nuansa estetika fashion, dan kini bertaburan aneka model hijab instan yang bisa dibeli dengan mudah.
Fenomena perkembangan hijab ni tak hanya pada model, motif dan fashion, tentu juga berdampak secara linear pada sistem jual-belinya. 
Ngomong – ngomong soal pembelian hijab ini, toko-toko yang menyediakan perlengkapan untuk mengenakan busana muslimah ini juga berkembang pesat. Banyak toko-toko, outlet, butik hingga di mall-mall besar yang menjual hijab dan aksesorisnya. Tak hanya penjualan secara off line yang tumbuh pesat, penjualan secara online pun semakin banyak dan memberikan banyak pilihan bagi calon pembeli. 

Nah, dari sekian banyak toko online yang saat ini eksis berjualan hijab plus perlengkapannya, diindriHijab hadir dan siap menjadi pilihan tempat belanja untuk memenuhi kebutuhan berbusana muslimah Anda. Mulai dari hijab pashmina, hijab instan dengan beragam model, warna dan motif serta baju-baju muslimah serta aksesoris yang melengkapinya.
(Salah satu ) Pashmina dari diindrihibab.com
Bahkan, sebenarnya diindrihijab yang berpusat di Jakarta ini adalah produsen busana muslim yang memfokuskan diri pada produk hijab. Dan saat ini sudah bekerja sama dengan sederet ecomerce yang sudah berkibar seperti Hijabenka, Lazada, Blibli, LYKE, Zilingo, Line Shopping, Tokopedia untuk menyuplai busana muslim. Karena sudah menjalin kerjasama dengan sekian banyak shop line ternama di Indonesia, tentu kan jaminan dan kualitas produknya juga prima.
Seperti halnya toko online yang sudah berkibar itu, diidri hijab juga sudah memiliki sistem pelayanan yang terpadu sehingga konsumen bisa menerima order/pesanannya dengan baik, benar dan jelas. 
Tertarik? Atau penasaran dulu juga boleh kok, silahkan di lihat-lihat dulu diindrihijab dan jika menemukan model hijab yang klik di hati dan ingin membelinya, silahkan gunakan kupon dengan kode ririekhayan15 lho ya? Lumayan kan, bisa dapat diskon 15% untuk setiap minimal pembelian Rp.100.000,- (berlaku sampai dengan 28 Pebruari 2017). 

Selamat berbelanja Hijab dan keperluan berbusana muslim lainnya di diindrihijab.com yaaaaa… 

Email: cs@diindrihijab.com
Phone: (+62) 81291737417


* Sponsor Post

Personal branding adalah proses yang dilakukan untuk memberikan “merk” terhadap diri sendiri agar dikenal secara luas, dimana proses tersebut dilakukan secara berkelanjutan, jelas, konsisten dan memberikan nilai positif. 

Kurang lebih pemahaman tentang personal branding yang saya pahami seperti definisi di atas. Secara lugas, personal branding bisa juga diterjemahkan sebagai usaha-usaha yang kita lakukan dalam rangka membangun image (self package seperti apa) di dalam pandangan masyarakat luas, at least di lingkungan dan komunitas terdekat kita. Maafkan sebelumnya jikalau postingan ini berbau-bau teoritis ya? Demi tema LBI lagi yang memantik tema tentang Membangun Personal Branding.

Sedikit yang saya ketahui, Bismillahirrahmaanirrahiim personal branding ada dan bisa dilakukan secara terencana, juga tidak sedikit yang membangun personal branding secara  tidak sengaja alias flow in nature, dimana terbentuknya personal branding bisa dianggap sebagai bonus (impact) atas kegiatan/hal-hal yang dilakukan secara ajeg, kontinu dalam alur proses yang semakin meningkat grafik kualitasnya. Setiap individu adalah makhluk yang special dan memiliki keunikan masing-masing, maka seyogyanya setiap individu memiliki kompetensi untuk membangun personal brand yang solid. 
Personality, pengembangan karakter
Kalau mau ditelusuri dengan seksama dan secara singkat, secara terencana atau tidak, pada dasarnya di era digital ini sudah banyak dari kita yang membangun personal brand. Dan ringkasnya, bisa saya sebutkan 5 Cara (mudah) membangun Personal brand di Era Media Sosial:
  1. Kenali diri sendiri, passion dan skill apa yang bisa di explore secara maksimal. Pada tahap awal ini, kita tetapkan “label” apa yang ingin kita tempelkan: sebagai full time blogger? Atau lebih spesifik menjadi traveler/food/fashion/beuaty/parenting blogger atau konsultan atau desainer interior atau pelukis? Atau bidang keahlian lainnya? Kalau masih bingung, bisa dicobain dulu yang sekiranya sreg, dalam proses dan berjalannya waktu, biasanya sih akan menemukan alur yang pas dengan integritas diri kita kok. Life is flowing in its story, begitu pula proses untuk menemukan ‘merk’ yang akan dikenakan sebagai personal branding.
  2. Personal branding is be better yourself not just be your self. Personal Brand harus di setting untuk mengarah pada pencapaian kualitas brand diri yang meningkat dari waktu ke waktu yang direpresentasikan pada gerak laku setiap hari. Kira-kira semacam Ibu Syahrini aka Princess Syahrini itu. Segala atribut, tingkah laku, gaya bicara, dan semua pokoknya terintegrasi dengan dirinya. Menyatu, gettu deh. Resepnya, ya kita pilih brand yang sesuai dengan diri kita, rise from the bottom of your heart, demikian singkatnya, sehingga proses achievementnya bisa kita nikmati.
  3. Membuat media (utama) untuk mensoundingkan siapa diri kita, seperti blog, youtube, Instagram atau media online dan off line lainnya yang mendukung ‘promosi’ branding yang sudah kita pilih dan bangun. Semakin spesifik personal branding yang kita bangun, tentu akan more remarkable. Semisal memilih jadi blogger yang spesifik pada niche edukasi atau kesehatan atau music blogger (blogger yang secara khusus dan konsisten membuat konten seputar dunia musik). Atau menjadi Blogger sekaligus VLogger tentulah perlu memperkaya blog dengan dilengkapi konten berbasis multi media, khususnya yang audio visual. Saat ini sudah banyak aplikasi yang bisa dipilih untuk membuat tayangan video yang kece badai dan tidak pakai lama untuk menggunakannya. Atau bidang keahlian lainnya? 
  4. Memperluas networking, terlebih di era digital dimana networking ini bisa dilakukan secara multi media. Maksud saya, selain media utama yang kita gunakan sebagai “pusat branding”, kita juga aktif menggunakan media sosial untuk menunjukkan keberadaan diri kita, bisa melalui up date status di FB, IG, Twitter, Wattpad atau akun sosmed lainnya. Tentu saja, konten yang tampilkan yang simultan dengan brand yang sudah kita pilih dan kita pusatkan pada media utama, agar berfungsi sebagai pilar pendukung personal branding. Akan lebih baik jika lintas passion, usia, gender dan lain sebagainya. Semakin luas dan heterogen jejaring yang kita miliki, maka akan semakin multiple pula outcome dari personal branding yang sudah kita set up.
  5. Jangan lupa, keep on continue to maintain your personal branding. Setinggi apapun popularitas posisi personel branding yang dibangun tapi jika tidak dilakukan “perawatan” yang berkelanjutan, bukan hal yang mustahil akan cepat merosot bagai bintang jatuh karena kalah bersinar dengan orang lain yang personal brandingnya berkilauan, baik dari orang yang setipe personal brandingnya maupun yang berbeda.

Kunci personal branding dengan keep up to date and up grade, kemudian buktikan dengan portofolio terkait brand yang kita bangun. Kalau personal brand-nya sebagai pelukis, ya produktif membuat lukisan berkualitas tinggi. Mau pilih brand sebagai blogger parenting, tentu saja perbanyak tulisan yang bermuatan mengenai dunia parenting yang dilengkapi multimedia juga dong. Dan seterusnya.

builiding personality
Personal brand tidak lagi menjadi dominasi dunai bisnis, perusahaan, organisasi, tapi secara individual semua orang bisa membangun personal brand. Masih galau, apa sih pentingnya membangun personel brand? Baiklah, berikut sebagian (kecil) Manfaat yang bisa didapatkan dengan memiliki personal branding (kuat) antara lain:
  • Meraih popularitas, siapa tahu lama-lama bisa se-femes selebriti walau tidak exist di dunia entertainment.
  • Bisa membuka peluang dan peran untuk menjadi leadership (yang sesuai dengan brand yang sudah melekat pada diri kita)
  • Menjadi trend setter yang menginspirasi orang lain.
  • Jika ada job-job review, iklan, project atau apapun itu yang berbau “job” akan datang tanpa perlu mencari lagi, bahkan bisa membuat bargain position (baik mengenai harga, content dan sebagainya)
  • Personal brand merupakan aset yang jangka panjang yang termasuk renewable resources karena di dalam personal brand terdapat unsur utama: You are what you think and what you do. Unik, spesial dan beda dari orang lainnya. 
  • Dan masih buanyak manfaat kebaikan lainnya dengan adanya personal branding ini.

Jadi, segeralah buang jauh-jauh mind set “ tidak penting dikenal sebagai apa/siapa, yang penting bekerja dan dapat penghasilan”. Jangan merasa tidak PeDe untuk memulai membangun personal Branding. 

Bukankah gajah mati meninggalkan gading?
Apapun personal brand yang kita pilih, percayalah jika ada satu jenis personal brand yang bisa kita jadikan mercusuar dan acuan standar dalam jungkir-balik perjuangan membangun CITRA diri yaitu kita ingin dikenal (Personal Brand) dalam pandangan Sang Maha Pencipta sebagai Manusia yang seperti apa?