Setiap
Blogger tentu punya experienced dengan kegiatan menulis atau bahkan punya
prestasi yang membanggakan dengan bidang menulis. Beragam manfaat menulis tentu
sudah dirasakan bagi siapa saja yang mencintai merangkai kata dan kalimat.
Demikian pula saya yang boleh dunx jika menyebut diri sendiri menyukai dengan
dunia tulis menulis meski belum punya master piece sebuah buku yang mencetak
rekor best seller. Yang penting bagi saya do writing and enjoy every piece of
it dan semoga sih ada satu atau dua kalimat #pengennya
banyak kalimat# yang bermuatan positive dan inspirative. Bismillahirrahmaanirrahiim inilah
beberapa amazing thing yang bisa saya pamerkan sebutkan dari MENULIS sebagai
theraphy untuk:
1.
Menyembuhkan hati yang
terluka/patah hati/kecewa/stress/depresi..etc.
Beberapa peristiwa yang
membuat emosi labil dan pikiran kacau, seperti saat saya harus melepaskan
hubungan yang sudah terjalin hampir sekian tahun berakhir tragis, di saat-saat down dan menangis (tentunya), saya
mencoba untuk mengisinya dengan menulis. Kedengarannya aneh orang menangis kok
kemudian malah menulis? Tapi saya melakukannya, menuangkan segala uneg-uneg
tentang hubungan yang seharusnya berjalan baik-baik saja, tentang bagaimana
harusnya saya bisa menerima kenyataan jika pada akhirnya harus benar-benar
break up. Saat dalam keadaan terpuruk, dengan menyalurkan stress/depresi dalam
bentuk tulisan ternyata bisa mengurangi/mengikis rasa stress yang kita alami
secara efektif dan produktif.
2.
Meningkatkan minat " membaca".
Ketika saya mulai aktif menulis lagi, membuat postingan di blog pribadi
kemudian rajin berkunjung pada blog teman,
saya pun jadi mulai lagi sedikit demi sedikit rajin membaca lagi. Mulai
suka lagi membeli buku dan membaca, tidak hanya text/buku tapi membaca dinamika
sosial, pikiran/pendapat orang lain, perkembangan IPTEK dan dunia informasi perkembangan
IPTEK dan dunia informasi karena dari input membaca tersebut menghasilkan tulisan
yang komunikatif dan bisa menyampaikan inspirasi kita pada orang lain secara lintas
gender, kultur,bahasa, status social/economic, usia, ruang dan long lasting).
Dan yang paling membahagiakan adalah jika tulisan kita bisa membawa (impact)
pencerahan dan memberikan motivasi (positive effects) buat orang yang
membacanya sehingga menulis bisa bagian dari syiar dan ibadah. I hope so..Amin.
3. Mengkayakan perbendaharaan kata
dan kemampuan bahasa dan berfikir
secara sistematis Dengan semakin
sering menulis membuat saya tertarik dalam
memandang dan menguraikan suatu topik/ tema dalam alur bahasan yang bisa mudah dicerna dan tidak membosankan
untuk di baca.Bisa mengisi waktu luang secara lebih bermanfaat dan produktif untuk berbagi pikiran, pendapat serta motivasi yang
inspiratif dengan banyak orang di dunia luar.
4.
Mengasah keberanian
Berani untuk menuangkan isi pikiran, berani untuk menyampaikan pendapat
terhadap suatu permasalahan. Melatih keuletan dan kesabaran karena sebuah
tulisan yang baik tentu membutuhkan keuletan dan kesabaran dalam merangkai
kata-kata menjadi kalimat yang saling menyambung dalam alur yang jelas.
5.
Menumbuhkan rasa Percaya Diri dan optimis
Menulis merupakan perpaduan antara kekuatan pikiran, keberanian dan keuletan. Menjadi media mengendalikan emosi karena dalam proses menulis dibutuhkan
emosi kondusif yang dibangun dari
awal tulisan, seterusnya rakitan emosi itu terjaga agar tak melemah sehingga eksplorasi kreatifitas mengalir dalam ritme yang
dinamis dan punya ‘nyawa’nya
6.
‘Pelampiasan’ rasa
bosan yang men-trigger kecerdasan
Dengan menulis kita akan tertantang untuk untuk memaparkan hasil tarian
pena yang ‘bernilai’ sehingga akan secara otomatis melatih otak kita untuk
aktif berpikir dan focus.
7.
Meningkatan kepekaan social dan rasa emphaty.
Ketika membuat tulisan, maka keterlibatan rasa dan emosi kita terhadap
suatu persoalan akan semakin terasah sehingga bisa memperbaiki tingkat
keperdulian kita pada sesame dan lingkungan lebih baik lagi.
8.
Menulis itu
asset dan investasi dengan VALUE unlimited.
9. Saya yakin
masih banyak kemanfaatan dari menulis and You knew it more and better guys.
Demikian beberapa manfaat menulis yang saya anggap bisa jadi media theraphy. Bagi saya menulis adalah membaca dan demikian pula
sebaliknya. Jadi menulis dan membaca adalah ibarat permukaan mata uang logam,
merupakan kegiatan yang saling terkait dan terintegrasi dalam satu kesatuan
yang tak terpisahkan. And we can do writing any time, any where and
no need large budget....Are you dare to prove it?

pertamax mbak..
ReplyDeleteMenulis membuat q lebih sistematis, tapi sekarang ya masih belajar mbak.
Deletepalingg nggak ada kemajuan jika dibanding dulu, lebih teratur, walaupun masih banyak salah tanda baca. maklum sulu pas SD bahasa Indonesia nya jelek
Hihihi kenapa theraphynya harus pake bahasa inggris mbak? *justasking
DeleteYeaahh menulis bikin rajin baca, nggak cuma baca teks tapi juga baca situasi di sekitar.
Kayak Mbak Rie makan crepes nggak habis, aha! Bisa dijadiin tulisan tuh, huahahaha... Piss mbak :P
Selalu nggak pernah kebagian yg pertamax
Delete@ Pa'i: oke deh, udah gak jaman pakai solar kan? Kalau Bahasa Indonesia [dulu] prinsipiku ngarang itu nulis sebanyak-banyaknya krn kecil kemungkinan di koreksi secara mendetail. Nah kalau ulangan utk point mengarang kan kontribusi nilainya gede tuh jd lumayan deh bisa ngatrol nilai bahasa Indonesia
Delete@ Una: awalnya sih mau ta tulis pakai bahasa Sansekerta tapi kok gak punya kamusnya Na.
Yaaa..kalau kasus crepes itu kan udah gak sanggup ngabisin drpd ta paksain malah jadi muntah? mubadzirnya lbh banyak lagi tuh
@Madhek: ya gpp...lain kali bisa avtur kok
aq pakenya avtur mbak minim etanol lah, biar elit dikit vespa q.
Deletepertanyaan q pye?
wis ana jawaban rung?
jawabannya adalah.....apa ya pertanyannya?
DeleteSetuju Mbak Ririe. Sayangnya kalau saya suka angin2an. Kadang rajin, tapi lebih sering malesnya minta ampun hehe...
ReplyDeleteya gpp angin2an, asal gak sampai masuk angin saja ya..hehehe
DeleteAku juga nih, master piecenya belum juga muncul, intinya adalah proses pembelajarannya
ReplyDeletesipp, semnagat teruus utk belajar:)
Deletesemangat untuk tidak menyerah :)
DeleteWah, ada manfaat yang terselubung yah. Tidak kita ketahui bahkan kita tidak sadari ...
ReplyDeleteManfaatnya buanyakkkk
DeleteSaya sependapat dengan poin2 di atas jeng. Entah apa jadinya diri ini jika tak hobi membaca dan menulis.
ReplyDeleteMenulis juga bernilai ibadah jika apa yang kita tulis menyebarkan ilmu yang bermanfaat dan mengajak orang untuk berbuat baik.
Salam sayang selalu
Saya masih banget dengan kalimat sederhana namun sakti yg pernah diucapkan oleh BU Lubna Al Gadry [dosen bahasa Inggris], jika ingin sukses tak cukup hny dgn cerdas tapi perlu juga menguasai bahasa tulis dan atau lisan.
DeleteDan saya setuju sekali dengan dengan peryataan beliau itu Pakdhe.
#salam sayang juga buat Pakdhe dan Budhe:)
3 yang paling suka dari poin diatas adalah :
ReplyDelete- Meningkatkan minat " membaca".
- Menumbuhkan rasa Percaya Diri dan optimis
- Menulis itu asset dan investasi dengan VALUE unlimited.
Mari kita menulis untuk kemaslahatan.
Salam sayang selalu
semoga bsia menulis yg membawa kebaikan dan mempunyai nilai dakwah:)
DeleteSetuju mbak. Dengan menulis kita juga berlatih membaca. Hehehe
ReplyDeletesip..
DeleteGue setuju banget, yang penting tulisannya bermanfaat bagi semua orang tentunya.
ReplyDeleteyayayaa...apapaun tulisanya yg penting bermanfaat:)
Deletemenulis mengukur tingkat "mood", terutama di pagi hari :D
ReplyDeletekalau gak mood dibikin mood saja deh..#mekso
Deletehihi, saya sekarang sedang agak stres, tapi kalau sedang stres gini kok menulis jadi susah ya. yang lebih mengikuti naluri adalah foto foto :D
ReplyDeleteKalau foto-foto, kalau saya...ya sewaktu jalan-jalan saja atau sedang berada dimana kemudian melihat ada obyek yang menarik baru deh di jepret-jepret
Deletewah manfatnya banyak yah ,,, p q kadang males nulisnya ,, hihihi...
ReplyDeletetp moga aja stelah baca postingan ini bisa menggairahkan qu untuk semangt menulis,.,., :D
yukkkk semangat...hehehe kadang saya juga males nulis kok :)
DeleteSaya sudah membuktikannya Mbak, jika semua poin yang Mbak Ririe bahas itu memang sesuai dengan sebab-akibat menulis yang selama ini saya lakukan. Saya suka uraiannya Mbak :)
ReplyDeleteIni sebagian yg bisa ta rangkum Mas, saya yakin masih banyak efek baik lainnya dr kegiatan menulis...silaturahim juga bisa semakin dekat dengan interaksi menulis [di blog]
DeletePastinya Mbak, saya juga yakin masih banyak manfaat dari menulis. Tapi Manfaat yang sangat dominin elah Mbak bahas diatas :)
DeleteSemua manfaat menulis itu dominan kok.
Deleteaku suka menulis, kalau ga ada "channel" menulis saat sedang berpergian rasanya ada yg kurang
ReplyDeletemantabs deh..menulis jadi kebutuhan ya
Deletetips yang bermanfaat, tapi sayangnya banyak orang yang ga suka nulis yah
ReplyDeletelah yg nulis di blog itu? kan itu juga menulis namanya..hayyoo?
Deletemenasah otak juga mbak :)
ReplyDeleteIya...setidaknya menurut saya pribadi sih..
Deletewah riri jadi statomnya leu ya? cool! :))
ReplyDeletebelum pengumuman pemenang of the monthnya Mbak, doain menang ya..hehehee
Deleteno ,3, 4 ,5 sudah saya rasakan benar manfaatnya... dengan menulis sering dipaksa mencari kata kata baru....
ReplyDeleteSECARA perlahan..dan tana sadar kita terbawa dan teratrik utk memunculkan kosa kata kita lainnya
DeleteAnd we can do writing any time, any where and no need large budget....Are you dare to prove it? <-- Sure! Let's prove and do it more and more Ririe! :)
ReplyDeleteta tungguin novelnya Mbak Al terbit loh...nanti di kasih tanda tangannya juga ya Mbak AL
Deletekadang buat curhat hihihihih
ReplyDeletehehehehee...
Deleteyang penting nulis soal isi ngga tahu ah
ReplyDeleteyg penting nulis dan hepi saja ya Pak
DeleteBetul,betul ...
ReplyDeleteklo menulisnya bnyak capek ua mbak ...
KALAU CAPEK istirahat dunk
DeleteKalau punya ide aku paling bisa dapat satu atau dua paragraf, jadi mesti banyak memerlukan waktu. Nampaknya masih perlu banyak2 membaca sehingga bisa dapat kosa kata yang cukup banyak, bagiku....
ReplyDeletesetiap hr dapat 1-2 paragraf, dalam seminggu jd deh 1 cerpen.
DeleteBeside, menulis kan bnyk ragamnya.
iya, bener semua tu Mbak. bener banget. kalo saya lebih ke: plong jiwa raga, dendam dan amarah pun binasa.
ReplyDeletewahhh, amarah? uneg2 bisa dikeluarin semua ya PAk:)
Deletesetuju bgt sama point2 diatas mb rie :)
ReplyDeleteukeee Mbak:)
Deletemenulis bikin hatiku berbunga bunga, hepi bgt :)
ReplyDeleteApalgi kalau cerita ttg cinta ya Mbak...hahahaa
DeleteHmmm nomer satu kayaknya seperti pengalaman saya tuh.. gara-gara patah hati saya malah bisa menulis hihihi
ReplyDeletePatah hati yang membawa berkah ya Mas..
DeleteMampir mbak.
ReplyDeletehe-eh
Deletemenulis juga sbg dokumentasi perjalanan idup sy terutama anak2 sy :)
ReplyDeleteiya, efektif dan long lasting tuh buat dokumentasi alur sejarah ya MBak
DeleteAda yg baru nih mba riri, SMS Pake SUARA, gratis, untuk pelanggan telkomsel :)
ReplyDeletehttp://imajinasi-hari.blogspot.com/2012/09/smsan-pake-suara-gratis-sesama-telkomel_21.html
hehehe..mnarik ya bisa sms pakai suara, gratis lagi
DeleteMeningkatan kepekaan social dan rasa emphaty, itu memang benar adanya, Mba. . .
ReplyDeleteAku suka dengan judul dan isinya. ^_*
amiin, semoga makin senang menulis ya Mabk
Deletemaaf baru bisa hadir lagi mbak. wah, lengkap bangetnya sharenya. gue suka mengasah keberanian dalam menyampaikan tulisan yang serba pas-pasan dan gak imliah banget alias biasa2 aza buat di konsumsi yang memerlukannya. hehhee!
ReplyDeletekalau udah pintar nulis dan di share itu wajar, tp msh belajar berani nge-share itu kan justru luar biasa kan?
DeleteMenulis itu bisa membuat kita menggali pikiran dan rasa. Saat tertuang dalam tulisan, kadang kita baru nyadar, "Oh, ternyata aku bisa toh menuliskan hal itu" :D
ReplyDeletebener banget, saat saya membaca tulisan-tulisan lama, saya juga kadang baru nyadar " "Oh, ternyata aku bisa juga menuliskan hal itu"
Deletehemm.. kalau dipikir-pikir mbak rie ini cocok deh jadi psikolog, atau psikiater? #ehh
ReplyDeletewouuuwwww, analisis baru dr Ibu Dosen ini? memuji apa memberi alternatif profesi baru neh?
Deletepenting nih... berfikir sistematis.. ada baiknya juga rasional dan logis ;)
ReplyDeletemenurut saya demikian, karena ketika membuat tulisan kita secara mengalir akan berusaha membuat tulisan yg punya alur jelas
Deletepokoke hidup menulis deh. ehhee
ReplyDeleteVIvat menulis...
DeleteLuar biasa mencerahkan dan seolah olah apa yang ingin saya ungkapkan di sini sudah terwakili dengan gemilang terutama di Poin 1,2, dan 3. Seratus persen semuanya yang digambarkan di sini sangat persis dan sudah mewakili pikiran saya. Excellent :)))
ReplyDeleteYaaa..kalau Kang Asep mah lbh piawai lagi, secara setiap hari berinteraski dengan dunia literasi gettu.
Deletemenulis itu memang sangat banyak manfaatnya, selain untuk theraphy, juga untuk melatih perkembangan otak kanan otak kiri, dan juga untuk menguatkan memory yang sudah mulai uzur, dan yang terakhir adalah untuk melatih otot tangan dan jari jemari ,
ReplyDeletenamun apapun manfaatnya...menulis itu memang menyenangkan hati dan membahagiakan jiwa :)
makin lengkap lagi neh tambahannya dari Bang Hari..dan bener pula apapun manfaatnya menulis itu menyenangkan dan membahagiakan:)
DeleteTherapy salah satu alternatif kesehatan yaaa...
ReplyDeletekesehatan hati dan jiwa tentunya...dan badanpun ikut sehat
Deletebetul tuh mba, artikel ini mengingatkan .... kren dah tulisannya, tks
ReplyDeletemengingatkan bahwa menulis memiliki power yg magic ya
DeleteKunjungan perdana nich. Oia, saya jual kaos blogger Indonesia ready stock tapi limited edition. Ditunggu kunjungan baliknya
ReplyDeleteuke...ma kasih, semuga sukses bisnis kaosnya yaa..
Deletebener banget kata mba :)
ReplyDeletesebelum nya saya ga pernah suka sama pelajaran Bahasa Indonesia karena sering disuruh mengarang dan bercerita, saya ga suka.. tp setelah saya mencoba menjadi seorang blogger, mau tidak mau saya harus aktif menulis.. dari situ saya merasakan banyak manfaat.. sma seperti yg mba tulis di atas :D
oh ya, salam kenal ya mba dari blogger kalimantan selatan :)
Nge-blog yang membawa mood untuk cinta Bahasa Indonesia ya? kalau saya dulunya termotivasi pada bahasa Indonesia karena ada pelajaran mengarangnya dan daya tarik: yang penting menulis yg banyakk nanti dapat nilai bagus..hehehehee
DeleteSangat-sangat setuju. Kami sendiri menulis sebenarnya untuk memperkuat daya ingat Mbak Rie.
ReplyDeleteDengan menulis kita jadi berusaha mengingat-ingat banyak hal utk dituangkan dalam tulisan ya
DeleteMembaca dan menulis bagi saya adalah dua hal yang saling berkaitan, sulit dipisahkan dan tak ingin ditinggalkan salah satunya. betapa tidak, dengan membaca saya tergerak untuk menulis dan dengan menulis saya mendapat bahan bacaan. Dan teringat nasihat bijak, barang siapa 'pandai membaca' maka keberuntungan lebih berpihak padanya.
ReplyDeletemaka membaca dan menulis adalah dua kegiatan yang saling terkait dan berkesinambungan mebentuk simbiosis mutulaisme...3mumpung inget istilah biologi
Deletesetujuuuu banget mbak rie!
ReplyDeletebahkan, sejak awal masa, Allah memerintahkan qalam-Nya menuliskan dunia di lauh mahfudz :)
oya mbak, ini ada award buat mbak rie http://rakyanwidhowati.blogspot.com/2012/09/liebster-award.html :)
uke...siap mengerjakan PRnya dan tengkyuu awardnya yaa...
Deletesalam kenal mbak
ReplyDeleteoke..salam kenal juga:)
Deleteiya mba...
ReplyDeleteterima kasij tips-nya
seppp:)
DeleteWahhh, ternyata blog nya keren abisss :D
ReplyDeleteBelajar ahhh ma mbak Ririe :) heheheh
Trims dah mampir di blog ku mbak ^_^
sama-sama..blog sobat juga kereenn abis getu
Deletenice info, salam kenal.. Ditunggu kunjungan baliknya
ReplyDeletesipp...I'll visit back:(
Delete