Mengenal (sekilas) Tentang CBD Untuk Produk Kesehatan, Skincare dan Kosmetik

Tren skin care dan kosmetik yang menggunakan bahan Cannabidiol ? Sebagian mungkin sudah familiar tentang hal tersebut, dan sebagian bisa jadi baru mendngar bahwa sudah beberapa tahun belakangan ini mulai banyak produk skin care dan kosmetik yang menggunakan bahan CBD atau Cannabidiol. Istilah yang asing bagi saya yang pada dasarnya termasuk regime yang kurang up to date kalau diajak membahas tentang aneka ragam produk skin care maupun kosmetik.

Bismillahirrahmaanirrahiim, dari artikel di wolipop tentang trend kosmetik menyebutkan beberapa brand kosmetik hits seperti sephora, Saint Jane Beauty, Body Shop, Maison Margiela, Province Apothecary, Milk Makeup dan dan Necessary Luxury mengeluarkan produk kosmetik yang menggunakan bahan cannabidiol. Tapi jangan tanya apakah saya familiar dengan brand-brand tersebut ya, sekedar pernah baca saja sih saat lagi iseng-iseng windows shopping secara online. 
Saya kan jadi kepo, apa sih Cannabidiol atau CBD ini kok bisa menjadi hapenning di jagad make up dan skin care secara internasional ?
Dari wikipedia, saya menemukan penjelasan tentang cannabidiol yaitu senyawa kimia yang di ekstrak dari hemp yaitu salah satu tanaman dari varietas cannabis sativa L, yang lebih dikenal dengan sebutan tanaman ganja. Akan tetapi dari Livescience menyebutkan bahwa Hemp memiliki zat psikoaktif psychotropic chemical tetrahydrocannabinol (THC) yang lebih rendah dari jenis ganja lainnya, yaitu dibawah 0.5%. Beberapa negara di dunia telah menggunakan hemp dalam keperluan medis hingga industri seperti Kanada, Amerika, dan Thailand.
manfaat-cannabidiol-untuk-dunia-kesehatan-medis
Cannabidiol digunakan untuk mengatasi kegelisahan, gangguan bipolar, distonia (gangguan otot), kejang, multiple sclerosis, penyakit Parkinson, dan skizofrenia. Sebagian orang lainnya menghirup cannabidiol sebagai usaha berhenti merokok. Penggunaan CBD dari segi medis, dari artikel yang tayang di http://www.lgn.or.id/senyawa-cbd menyebutkan bahwa cannabidiol sebagai senyawa yang bersifat non psikoaktif memiliki sifat terapi yang baik untuk kesehatan. 

Dalam pemahaman sederhana saya, mungkin bisa dianalogkan dengan jenis tanaman mangga, pisang, salak, Pohon jati atau tanaman lainnya dimana setap jenis tanaman tersebut memiliki beberapa varietas dengan sifat dan keunikannya masing-masing. Hanya saja, teruntuk Cannabis sativa ini identik dengan penyebutan tanaman ganja yang mengandung senyawa yang bisa menyebabkan mabuk/candu atau efek negatif lainnya.
 
Bahan aktif utama  Cannabis sativa terdiri dari delta-9-tetrahydrocannabinol (THC), yaitu bahan kimia yang bisa membuat mabuk. Sedangkan 40% lainnya terdiri dari Cannabidiol (CBD). Tapi senyawa CBD atau Cannabidiol tidak membuat orang mabuk seperti efek THC. Peneliti ganja Joshua Kaplan menjelaskan bahwa CBD dan THC memberikan efek (dampak) yang totally berbeda bagi tubuh walaupun berasal dari jenis tanaman yang sama.

Sedangkan hasil penelitian lainnya yang telah dilakukan terhadap senyawa CBD untuk kecantikan, diprediksikan kalau cannabidiol (CBD) ini sangat mungkin akan sama atau bahkan lebih populer dari aloe vera dan shea butter. Seperti diketahui kalau senyawa cannabidiol ini mengandung asam lemak omega, vitamin A, D, C, B1, B2, E dan sejumlah kandungan mineral dan protein yang bermanfaat bagi kesehatan dan kecantikan kulit. 

Senyawa yang terkandung pada Hemp
Gambar: http://www.lgn.or.id/senyawa-cbd/ 

Sehingga tak heran jika CBD ini dilirik banyak perusahaan kosmetik dan skin care dijadikan bahan untuk membuat sabun mandi/wajah, aneka cream (rambut, wajah), lip care dan masih banyak jenis produk skin care dan kosmetik lainnya. Bisa jadi kesuksesan penggunaan CBD di dunia kesehatan menjadi salah satu alasan pengembangan senayawa ini digunakan di industri kosmetik dan produk skin care. Tak hanya itu, CBD juga dapat diolah menjadi makanan, minuman, minyak, kapsul, lotion, juga permen karet.

Salah satu perusahaan yang concern dalam pengembangan CBD ini adalah Evolution CBD yang berdiri mulai tahun 2016 dan merupakan perusahaan pertama di dunia yang mengeluarkan produk CBD larut dalam air dengan nanoteknologi. Dengan dukungan tim ahli yang expert, teknologi terbaik, dan manufaktur terbaik, Evolution mengeluarkan berbagai produk yang mengandung minyak CBD dengan kualitas terbaik.
Produk-CBD-untuk-kosmetik-dan-suplemen-kesehatan
Produk yang dikeluarkan oleh Evolution CDB diproses dengan ekstraksi etanol alami murni 100%, tidak mengandung logam berat atau insektisida, 100% bebas gluten dan non-GMO. Selain itu, produk-produk Evolution CBD menggunakan nanoteknologi eksklusif untuk membantu meningkatkan bioavailabilitas produk. Apabila suatu produk dibuat dalam ukuran nano, maka akan memungkinkan untuk terbentuk material dengan sifat-sifat baru yang luar biasa.
Dengan Formula nanoteknologi yang memecah cannabidiol menjadi bagian yang sangat kecil (ukurannya antara 62 pikometer hingga 520 pikometer) sehingga memiliki kemampuan penetrasi ke dalam kulit lebih efektif, pelepasan senyawa kosmetika yang terkontrol dan berkelanjutan di dalam kulit dengan stabilitas yang lebih tinggi, target yang lebih spesifik, dan efisiensi yang tinggi. 
Selain sudah menggunakan teknologi nano, Perusahaan EvolutionCBD ini juga sudah disertifikasi oleh US Hemp Authority, sehingga tingkat keamanan produknya terjamin mulai hulu hingga hilir (konsumen).
Terlepas dari penggunaan ganja secara bebas untuk keperluan medis/kesehatan dan kosmetik maupun skin care yang masih jadi perdebatan di beberapa negara termasuk negara kita, tapi tak bisa dielakkan jika tren produk skin care, kosmetik dan suplemen kesehatan yang menggunakan CBD oil ini semakin meluas. FYI saja, beberapa produk kosmetik dan skin care merk luar negeri yang famous, ada yang menuliskan penggunaan CBD ini dengan nama cannabis pada kemasan produknya

Nah, kalau ada yang penasaran tentang apa saja produk-produk yang menggunakan cannabidiol sudah bisa ditemukan secara online, salah satunya dengan nama produk CBD oil.  Bagi yang ingin mengenal lebih banyak produk-produk CBD, langsung saja klik EvolutionCBD dot com  yaa...



Referensi:
  • http://www.lgn.or.id/potensi-hemp-dan-peraturan-menteri-perdagangan-republik-indonesia/
  • https://wolipop.detik.com/makeup-and-skincare/d-4343234/daun-ganja-akan-jadi-bahan-kosmetik-yang-populer-di-2019
  • http://www.lgn.or.id/pemerintah-perlu-pertimbangkan-buka-akses-ganja-medis-untuk-perbaiki-sistem-pelayanan-kesehatan/
  • https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20181102103659-260-343423/mengulik-kandungan-minyak-ganja-untuk-kesehatan
  • https://www.honestdocs.id/cannabidiol

Ririe Khayan

Assalamulaikum. Hi I am Ririe Khayan (Blogger, Buzzer, Coffee Lover) and live in Jogya. I’m the Author Of Kidung Kinanthi, a Personal Blog about my random thought, parenting, traveling, lifestyle, & other activity as well as Personal & Working Mom Story. Thanks for visiting my blog and hopefully will visit again with pleasure.

16 comments:

  1. Aku baru tau tentang kandungan CBD ini loh. aku jadi pengen tau tentang semua produknya deh. Penasaran gitu sebenarnya aku orangnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saat browsing, ternyata sdh luamayan banyak produk yang menggunakan senyawa CBD ini Mbak.

      Delete
  2. Ooooh baru ngeh kalau cannabis yang tertera pada produk kosmetik tuh ternyata CBD ya? Sip2 jadi tau deh sekarang. Bisa terdapaat pada makanan juga ya karena khasiatnya baik bagi sekehatan tubuh kita. Kalau kosmetik buatan dalam negeri merk apa ya? Kepengen tahu deh aku. TFS ya mbak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau kosmetik dalam negeri, mungkin belum ada Mbak, mengingat penggunaannya yang masih jadi perdebatan. Kalau kosmetik atau skinker yang dijual secara daring sptnya sdh ada beberapa ecomerce yang menjual produk dengan kandungan CBD ini

      Delete
  3. Wah aku baru tahu ada kandungan kosmetik dengan senyawa ganja ini mbak kira-kira produknya nanti bisa masuk Indonesia nggak ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di beberapa toko online, sudah ada Mbak. Bisa di search dengan KW CBD

      Delete
  4. Informasi soal CBD atau canabis baru ku dengar dipostingan ini . Tapi apakah kandungan ini halal mba? Penasaran aku.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau Halal-nya, nunggu fatwa MUI MBak, hehehe. Tapi kalau melihat kandungannya, dan bila digunakan sesuai dosis, harusnya aman. Sptnya badan yang berkompeten di bidang tersebut (di Amerika dan beberapa negara lain) sdh memberikan legalitasnya

      Delete
  5. Jarang banget pakai kosmetik dan akhirnya jadi tahu lewat postingan ini kalau ternyata ada kandungan CBD gitu di produk-produk kosmetik.

    ReplyDelete
  6. Walah, aku baru tahu tentang kosmetik yang mengandung CBD. Dan aku dapat pencerahan nih, bahwa kandungan sejenis ganja bisa dimanfaatkan untuk pengobatan dan kosmetik juga.

    ReplyDelete
  7. Aku asing banget sama CBD ini mba. Memang si bakalan banyak perdebatan karena diambil dari tumbuhan ganja. Apalagi orang tahunya mendengar ganja ya barang terlarang.

    ReplyDelete
  8. Mak Rie, di grup epilepsiku lagi rame ini hemp dan CBD dibahas sebagai obat anti epiilepsi. beberapa negara udah mulai pakai dan memang terbukti efektif katanya. Aku maju mundur mau coba di Aisha, padahal dokter bilang West syndrome dan Lennox Gastaut pengobatan terakhir ya pakai CBD kalau pengobatan lain udah gak bisa sama sekali.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak, di beberapa negara sudah melegalkan pemakaian CBD ini karena memang senyawanya terbukti memiliki manfaat kesehatan. Yang pernah kudengar, obat-obat yang digunakan utk terapi ke syaraf juga terdapat kandungan sejenis CBD ini

      Delete
  9. CBD kosakata baru buat aku mba Rie, ini aman kan ya kalau dipake apalagi ini kandungannya sejenis ganja. Semoga hasil akhirnya baik-baik aja ya ini. Kalau udah dibolehkan lolos bpom brati kan aman ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dari beberapa referensi yang aku baca, sebenarnya tanaman ganja banyak jenisnya. JAdi ada kandungan yang membahayakan, tapi juga ada kandungan yang sebenarnya aman dan memiliki manfaat kesehatan. Hanya saja, kalau di negeri kita sptny masih menyamaratakan kalau tanaman ganja ya yg bikin ngelfy itu. Tapi kalau utk penggunaan medis, sptnya beberapa jenis obat menggunakan CBD ini, terutama yang berkaitan dengan pengobatan syaraf

      Delete
  10. Masih asing dengan jenis kandungan ini tapi cukup kaget juga setelah tau ternyata satu keluarga sama ganja. Saya pribadi nggak menentang adanya kandungan semacam itu di obat. Kalau misal itu satu2nya harapan buat bisa sembuh, why not. Tapi kalo ada pilihan yg lain, mending hindari dulu aja hehehe

    ReplyDelete

Leave a comment or just be silent reader, still thank you so much.
Terima kasih telah singgah di Kidung Kinanthi.
Mohon maaf, atas ketidaknyamanan MODERASI Komentar.

Maaf ya, komentar yang terindikasi SPAM atau yang mengandung link hidup tidak akan dipublikasikan.

So, be wise and stay friendly.