Berikut Ini Tata Cara Shalat Tarawih Sendiri Di Rumah

Ramadhan merupakan bulan yang ditunggu-tunggu oleh umat muslim di seluruh dunia, begitu pun di Indonesia. Walaupun bulan Ramadhan kali ini berbeda karena dunia sedang dilanda pandemi virus Corona. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan antusias umat Islam dalam menyambut Ramadhan kali ini. Hal ini dikarenakan bulan Ramadhan ini penuh dengan keutamaan. 

Salah satu keutamaan bulan Ramadhan ini adalah bulan Al Quran atau syahrul Al Quran. Diturunkannya Al Quran pada bulan Ramadhan ini menjadi bukti nyata atas kemuliaan dan keutamaan bulan Ramadhan

Bismillahirrahmaanirrahiim, Di tengah pandemi virus corona/Covid-19 yang melanda hampir di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, Kementerian Agama telah mengeluarkan surat edaran mengenai panduan beribadah. Salah satunya adalah Kemenag meminta masyarakat muslim untuk menjalankan Shalat tarawih di rumah masing-masing.

    “Shalat Tarawih dilakukan secara individual atau berjamaah bersama keluarga inti di rumah,”               itulah isi edaran Kemenag.

Tata Cara Shalat Tarawih Sendiri Di Rumah

Bahkan Menteri Agama Fachrul Rozi mengatkan dalam keterangan tertulisnya bahwa surat edaran itu dimaksudkan sebagai panduan beribadah yang sejalan dengan Syariat Islam sekaligus untuk mencegah, mengurangi penyebaran, serta melindungi pegawai dan masyarakat muslim di Indonesia dari risiko virus corona / Covid-19

Bagi anda yang ingin melakukan Shalat tarawih sendiri di rumah dapat melafalkan niat Shalat tarawih sebagai berikut ini :
    Ushalli sunnatat Tarwhi rak’atayni mustaqbilal qiblati ad’an illahi ta’ala.
    Artinya : “Aku menyengaja sembahyang sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat,     karena Allah Ta’ala.”

Kemudian jumlah rakaat Shalat tarawih sendiri sama saja dengan jumlah Shalat tarawih berjamaah, yakni maksimal 20 rakaat, dan minimal 2 rakaat (satu kali salam). Karena Shalat tarawih ini adalah Shalat sunnah yang dikerjakan pada malam hari, maka dari itu harus mengikuti kaidah Shalat sunnah malam, yakni salam pada setiap dua rakaatnya. 

    Hal ini ditegaskan sebagaimana keterangan Syekh M Nawawi Banten dari kalangan Mazhab Syafi’i     sebagai berikut:
    Shalat Tarawih tidak sah dikerjakan empat rakaat dengan satu salam, tetapi harus ada salam setiap     dua rakaat karena hadits menyatakan demikian,” (Lihat Syekh M Nawawi Banten, Nihayatuz Zain, (Beirut,      Darul Kutub Al-Ilmiyah : 2002 M/1422 H, halaman 112)

Sedangkan pembacaan surat setelah membaca Surat Al-Fatihah bersifat sunnah. Jadi bagi mereka yang Shalat tarawih sendiri bisa memilih surat mana saja yang mudah baginya untuk dibaca. Oleh karena itu, tata cara melaksanakan Shalat tarawih sendirian adalah sebagai berikut :
  • Melafazkan niat Shalat tarawih
  • Niat di hati ketika takbiratul ihram
  • Mengucap takbir ketika takbiratul ihram sambil niat di dalam hati
  • Membaca taawuz dan Surat Al-Fatihah. Kemudian membaca salah satu surat pendek dalam Al-Quran dengan lantang
  • Rukuk
  • Itidal
  • Sujud pertama
  • Duduk diantara dua sujud
  • Sujud kedua
  • Duduk istirahat atau duduk sejenak sebelum bangkit untuk mengerjakan rakaat kedua
  • Bangkit dari duduk, lalu mengerjakan rakaat kedua dengan gerakan yang sama dengan rakaat pertama
  • Salam pada rakaat kedua
  • Istighfar dan dianjurkan membaca doa kamilin setelah selesai Shalat tarawih
Shalat tarawih sendiri ini bisa dikerjakan secara ringkas dengan membaca surat-surat pendek setelah membaca surat AL -Fatihah. Namun, Shalat tarawih sendiri juga bisa dikerjakan secara lama dengan memilih surat-surat panjang yang ada di dalam Al-Quran.  

Semoga Ramadhan di tengah pandemi covid-19 ini bisa kita maksimalkan dan tetap khusyu menjalankan semua ibadah di Bulan Ramadhan meskipun banyak kegiatan ibadah yang dilakukan dari rumah saja. 

Ririe Khayan

Assalamulaikum. Hi I am Ririe Khayan (Blogger, Buzzer, Coffee Lover) and live in Jogya. I’m the Author Of Kidung Kinanthi, a Personal Blog about my random thought, parenting, traveling, lifestyle, & other activity as well as Personal & Working Mom Story. Thanks for visiting my blog and hopefully will visit again with pleasure.

13 comments:

  1. alhamdulillah selama ramadhan kali ini kami bisa taraweh di rumah, malah jadinya tepat waktu - sekalian isya dan selesai setengah jam, sehingga anak-anak tidak ada alasan menunda hihi

    ReplyDelete
  2. Kalau sholat taraweh selama bulan Ramadhan ini kita selalu kerjakan di rumah. Yg blm pernah itu sholat ied di rumah.

    ReplyDelete
  3. Alhamdulillaah selama pandemi covid-19 aku selalu sholat tarawih berjamaah bareng anak2 dan suami ber4 aja di rumah. Bahagia ya kapan lagi kayak begini? Memang harus bersyukur meskipun kita dlm keadaan sulit ada virus corona 😊

    ReplyDelete
  4. Shalat Tarawih di rumah juga tetap bisa khusyu, ya. Meskipun rasanya kangen dengan suasana Ramadhan seperti sebelumnya

    ReplyDelete
  5. makasih mbaa...alhamdulillah full taraweh di rumah bersama anak - anak dan suami. Saya menikmatinya karena lebih khusuk

    ReplyDelete
  6. Jadi memang sholat tarawih itu bisa di rumah aja ya mba.
    Dulu aku sering liat art sholat tarawih di rumah sih kalo pas lagi ga bisa ke masjid. Tapi yang jelas akan berbeda jika dilakukan bareng2 ya mba

    ReplyDelete
  7. Alhamdulillah, bisa tetap salat tarawih walau di rumah saja, ada rasa sedih tapi insya Allah yang terbaik ya Mbak..

    ReplyDelete
  8. Mba, itu ketentuannya kan tiap 2 rakaat salam yaa.. Tapi kok ada ya yang melakukan empat rakaat salam. Diatur dimana ya yang ketentuan itu?

    ReplyDelete
  9. Aku termasuk yg sering tarawih sendiri di rumah sejak sebelum corona. Waktu sekolah dan ngekos, juga tarawih di kosan krn masjid terdekat luar biasa padatnya

    ReplyDelete
  10. Lebaran kemarin saya pas enggak sholat dan lagi jagain mama yang sedang sakit. Sedangkan bapak mertua dan suami saya sholat ied di musholla dekat rumah. Kebetulan kasus corona di daerah rumah saya masih 0 jadi warga kurang antisipas, hiks. Bismillah deh semoga baik-baik saja, amiin

    ReplyDelete
  11. Aamiin, Alhamdulillah ramadan telah usai, meski sedih karena terasa cepat berlalu. Semoga kita dipertemukan kembali dengan ramadan tahun depan ya, mak. Selamat lebaran, minal aidin walfaidzin

    ReplyDelete
  12. Selama pandemi ini, ibadah di rumah lebih diutamakan sepertinya ya mbak. Di rumah saja, bisa jadi malah jalan kita untuk lebih giat beribadah krn waktu di rumah jd lwbih banyak

    ReplyDelete
  13. Ramadhan sudah berlalu dan sangat beda dr tahun lalu, salat tarawih jd di rumah aja �� smga tahun depan suasana bsa kembali normal

    ReplyDelete

Leave a comment or just be silent reader, still thank you so much.
Terima kasih telah singgah di Kidung Kinanthi.
Mohon maaf, atas ketidaknyamanan MODERASI Komentar.

Maaf ya, komentar yang terindikasi SPAM atau yang mengandung link hidup tidak akan dipublikasikan.

So, be wise and stay friendly.