WHAT'S NEW?
Loading...

Aku Cinta Keuangan Syariah

Sebenarnya keberadaan keuangan syariah belum populer di kalangan masyarakat Indonesia. Apa tho keuangan syariah itu ?

Keuangan syariah atau perbankan syariah Bismillahirrahmaanirrahiim merupakan suatu sistem perbankan (keuangan) yang pelaksanaannya berdasarkan hukum-hukum syariah Islam. Latar belakang munculnya sistem keuangan syariah ini berdasarkan adanya larangan dalam agama Islam untuk meminjamkan atau memungut pinjaman dengan mengenakan bunga pinjaman (riba), dan larangan untuk berinvestasi pada usaha-usaha yang memiliki unsur-unsur yang dilarang (haram) dalam Agama Islam.

Sedangkan sistem dan manajeman keuangan dan perbankan yang konvensional tidak bisa menjamin ketidakadanya unsur-unsur haram atau riba tersebut dalam pengelolaan investasinya. Contohnya dalam usaha yang berkaitan dengan produksi makanan atau minuman haram, usaha media atau hiburan yang tidak Islami, dan lain-lain.

Di masa-masa mendatang, peluang keuangan syariah ini akan semakin diminati dan berpeluang untuk menjadi  pusat keuangan syariah Indonesia, selain karena Indonesia sebagai satu-satunya negara (saat ini) yang menerbitkan sukuk ritel, dan penyalur sukuk terbesar di dunia. Serta, fakta bahwa mayoritas penduduk di Indonesia adalah pemeluk Agama Islam. Faktor lainnya yang tidak kalah pentingnya adalah kesadaran masyarakat untuk menjaga diri dan meminimalkan hal-hal yang berbau tidak halal, termasuk jasa keuangan yang semingkat, tentu merupakan angin segar bagi perkembangan sistem keuangan syariah.

Iya sih, fakta sejarah sebenarnya praktek keuangan syariah sudah ada sejak lama dimana banyak prinsip-prinsip syariah yang mungkin saja sudah diterapkan dalam berbagai bidang, tak terkecuali dalam sistem perekonomian Islam. Akan tetapi, untuk di Indonesia sendiri, keuangan syariah ini baru mulai tumbuh sejak akhir abad ke-20 yaitu dengan berdirinya bank-bank Islam, yang diikuti beberapa produk-produk keuangan yang berbasis syariah.

Sampai dengan hari ini, keuangan syariha di Indonesia sudah ada dalam bentuk keuangan syariah antara lain perbankan syariah, gadai secara syariah, asuransi syariah, rekasadana syariah, KPR syariah, dan banyak masih banyak lagi yang lainya. Kalau di Amerika saja yang mayoritas penduduknya non muslim dan keuangan syariah sangat diminati sehingga mengalami pertumbuhan yang cukup pesat, nah apa lagi di Indonesia kan ya?

Ayo dong kita mulai untuk gencarkan kampanye Aku Cinta Keuangan Syariah dengan komiten untuk memilih produk-produk keuangan syariah.




5 comments: Leave Your Comments

  1. Jadi kalau menabung di bank syariah ga ada bunga seperti di bank pada umumnya ya mba? Tapi aku denger denger ada ya? Tapi namanya bukan bunga, melainkan bagi hasil. Apa betul?

    ReplyDelete
  2. Tapi,denger denger syariah atau gak sama aja ada bunganya ,cuman pakai istikah yang berbeda ,,,,jadi masih sama sama riba ...beuh ...jadi bingung .negara ini sudah penuh sesak dengan riba

    ReplyDelete
  3. sampai saat ini saya masih bingung apa bedanya antara koven dan syari, kyknya hanya beda namanya aja ya mbak?

    ReplyDelete
  4. Aku masih belum pindah ke syariah nih. Masih terikat hutang di bank konvensional. Tapi udah niat setelah lepas hutang-hutang itu insya Allah bakal hijrah ke bank syariah. Doain ya, Mbak. Aku cinta keuangan syariah juga kok.

    ReplyDelete
  5. aku juga berencana membuka tabungan di Bank syariah...bank yang sekarang untuk lalu lintas saja...

    ReplyDelete

Leave a comment or just be silent reader, still thank you so much.
Terima kasih telah singgah di Kidung Kinanthi.
Mohon maaf, komentar terindikasi SPAM atau yang mengandung link hidup tidak akan dipublikasikan...
So, be wise and friendly.