WHAT'S NEW?
Loading...

Menjaga Spirit Menulis [BLOG]

Tematik LBI mengenai semangat ngeblog agar senantiasa stabil, syukur-syukur bangetsss dan ngarep poll grafik up date blog bermodel LINEAR antara sumbu ordinat [frekuensi/intesitas] dan axis [waktu]. Any time, any where, any condition and another  case, pengennya nge-BLOG yang dengan sengaja saya pilih untuk mendukung kesukaan menulis ini Bismillahirrahmaanirrahiim bisa sustainable.   

Pada jaman dahulu kala Saat sekian taon lalu, saya dengan sumringahnya bisa menggunakan media blog [masio user only], setidaknya salah satu impian saya untuk meningkatkan kesukaan menulis menjadi lebih baik lagi, akhirnya mendapatkan wadah yang kondusif: BLOG. Menuliskan hal-hal yang saya sukai berkolaborasi dengan gejolak yang kuat untuk menulis memang energi yang luar biasa untuk eksis menulis.  

Tapi, ritme ngeBLOG yang saya alami pun tak luput dari pasang surut, gak mau kalah dengan air laut getu deh. Apalagi ketika situasi Off Line lagi so HECTIC, suka atau tidak, toh dengan berat hati saya kudu legowo jika KADANG KALA Of Line dan On line tak bisa berjalan mesra. Jika case-nya demikian, tentu saya memang harus bersabar menunggu sampai ke-HECTIC-an menyurut. 

Nah, agar ngeBLOG dinamis, at least tidak sampai terjun bebas tanpa parasut, memang perlu maintain semangat ngeBLOG. Berikut ini sebagian hal-hal yang saya coba perbaharui agar saya bisa memiliki daya tarik untuk ngeBLOG always happy ever after:
  1. Alasan dan tujuan ngeBLOG sangat-sangat–sangat penting untuk dijaga kelestariannya. Oleh karena adanya alasan dan tujuan tersebut merupakan pemantik awal saya menjejakkan tangan di keyboard untuk menulis postingan di bLog. Jika kita memiliki alasan yang kuat dan tujuan yang jelas untuk dicapai, kita akan mendapatkan energi untuk survive ngeBLOG. Beruasaha kembali dan kembali lagi untuk menulis hal-hal yang kita suka dan kuasai di BLOG, no matter what happen pokoknya.
  2. Mengalokasikan waktu untuk ngeBLOG. Dalam bahasa yang berbeda: mengatur waktu untuk ngeBLOG. Kalau saya sendiri, sejujurnya memang belum memiliki jadwal yang rutin [setiap] dan berapa lama untuk ngeBLOG minimal. Pengennya saya sih bisa minimal one day one post, eeee ternyata saya perlu kompromi dan  menyesuaikan ritme ngeBLOG dengan aktifitas saya di Off line
  3. Membawa notes kecil dan pena/pulpen/spidol [pokok’e alat tulis] untuk utk merekam ide yg tiba-tiba berseliweran agar tdk menguap. Karena, kerap kali kita menemui sesuatu hal yang menarik dan spontan terpetik hasrata untuk menjadikan bahan tulisan. Berdasarkan pengalaman pribadi, tak jarang ide tersebut jadi terlupakan jika tidak tertuang dalam tulisan, tersublimasi karena peristiwa-peristiwa yang bermunculan selanjutnya. Cara ini, tak hanya bermanfaat sebagai bank ide, juga merupakan back up plan ketika mengalami krisis ide untuk menulis.
  4. Jangan bosan untuk membaca buku dan fenomena sosial di sekitar kita, karena membaca akan menjadi aliran kosa kota yang akan mengisi rangkaian tulisan kita. Semakin rajin membaca, secara simultan akan meminimalkan drama penurunan semangat menulis [blog]
  5. Blogwalking juga merupakan obor yang cukup pontesial untuk mem“panas”kan semangat NgeBLOG. Coba saja kalau gak percaya? Saat ini singgah sana-sini di blog-blog teman dan membaca tulisan demi tulisan *even just silent reader”, minimal akan menggugat hati nurani: Teman-teman pada semnagat ngeBLOG, mestinya aku juga bisa demikian pula dong: caaayoooo semangat Ngeblog.
  6. Ikut event/lomba dan gabung komunitas, strategi ini juga saya akui sangat membantu banget untuk menjaga semangat NgeBLOG. Karena, dari suatu jenis event/lomba/kompetisi akan men-challenge kemampuan kita dalam menulis sesuai tema dan rule yang telah ditetapkan. Jadi, ikut suatu lomba/event sekaligus sebagai ajang untuk menguji kebisaan kita menulis dalam penilaian yang obyektif. Maklumlah, karena saya masih konsisten dengan model blog gado-gado sehingga  postingan reguler  ya saya buat dalam rangka asal menulis dan up date blog #parah
  7. Menulis tanpa berpikir, artinya saya belajar untuk melepaskan setiap kata yang melintas dalam pikiran, hati dan rasa ketika sedang STAG dan BIG NO idea untuk ditulis. Sebenarnya cara ini lebih tepatnya untuk memecah writer block. Korelasinya adalah, ketika seorang penulis mengalami situasi STAG, Blank, embuh ora weruh arep nulis opo maneh, bukankah ini salah satu penyebab bagi seorang penulis [juga pada saya] mengalami fase ngedrop semangat secara ekstrim. Jadi, mengatasi fluktuasi ngeblog yang cenderung turun, bisa juga dilakukan dengan menyediakan secara disiplin untuk menulis kontinue tanpa mikir, bisa selama 5 menit, 10 menit. Just write, no matter what, even slowly tapi ampuh untuk mengasah ketrampilan kita dalam menulis untuk lebih lancar dan mengalir dalam sistematika yang runut.

Itulah [beberapa] rahasia saya dalam menjaga semangat dalam ngeBLOG. Tentunya, masing-masing penulis atau yang suka menulis di blog juga memiliki kiat-kiat jitu dan sakti mandraguna kan dalam menjaga blognya agar up to date? Hayyooo…ngaku?

                   ♠♠ Facebook | Twitter | Instagram | Linkedin 




19 comments: Leave Your Comments

  1. kalo aku mbak, alokasi waktu untuk ngeblog itu yang belum bisa konsisten hehe...
    jadi kapan aku mau aja jadinya

    ReplyDelete
    Replies
    1. apalagi saya
      murid yang suka mbolos deh saya

      Delete
    2. #mbak chika: masih samaaaaa, sy jg blm konsisten waktu ngeblognya
      #pak zach kalau bolos pas naik gunung tho

      Delete
  2. alasan dan tujuan ngeblog gue udah mulai ngabur, waktu juga udah gak mau diajak kompromi, bewe jarang, ikut lomba gak pernah, yaaa itulah gue ... HUft

    ReplyDelete
  3. soal baca nih mbak yang krisis buat saya. lha gimana coba, saya hobi baca komik, juga novel, tapi saya juga harus baca bahan kerjaan kantor. akhirnya saya kepikiran nulis blog tapi materinya bahan kerjaan kantor. ini kayaknya yang banyak dilakukan temen2 kita di sini yang berprofesi pendidik ya mbak. kan dapet credit point dari jabatan fungsionalnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya jadi ikut kepikiran utk nulis blog yg isinya bahan kerjaan kantor juga neh. Ide yg keren neh Pak Zach,siapa tahu tulisan yg berisi bahan kerjaan kantor juga ada yg membutuhkan kan? Itung-itung berbagi tulisan

      Delete
  4. baca baca dan baca, karena setelah dibaca bisa ditulis di blog. hehe

    @f_nugroho

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya ya ya...namanya brenchmaking [klo gak salah]

      Delete
  5. Mengamati lingkungan sekitar bisa jd bahan untyk menulis dan menimbulkan semangat ngeblog

    ReplyDelete
    Replies
    1. sippp, jalan-jalan ke pasar dan ketemu penjual yg sdh sepuh...bisa jd bahan utk tulisan betapa usia tua ttp semangat bekerja

      Delete
  6. Yang nomor 7 itu sayah bangets, Mbak.

    @nuzululpunya

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya lg belajar utk nulis yg mengalirrrrrr

      Delete
  7. Kok hampir sama dengan moodku ngeblog yang pasang-surut mbak... Membaca artikel ini patut dijadikan guidline ketika saya mulai nge-drop #Charger Blogging :) Hehehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. parah lagi saya ini mbak, posting nyendat-2, BW ngedrop deh

      Delete
  8. Aku juga mood naik turun utk ngeblog.
    Mau nambah satu Tips neh. Terkadang pas lagi datang mood ngeblog, sehari bisa dapat bbrp artikel. Supaya ga jomplang, alias kadang posting banyak, kadang ga posting. Mending publish nya dijadwalkan. Minimal sebulan kan bisa ada bbrp tulisan. Hehe. Kemarin sih gitu, jadina sampe lupa kalo hari itu artikel nya dah dipublikasikan, hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. METODE penjadwalan postingan ini yg sampai sekarang belum bisa saya penuhi Mbak. Kebanyakan alesan deh akunya, atau krn gak pinter management waktu kali y?

      Delete
  9. gabung yuk di group google plus " tematik blog ", anggotanya sih masih sedikit, makanya ajak teman-teman yang lainnya ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. sudahh gabung ya mas. semoga grup tematik blog semakin banyak membernya

      Delete

Leave a comment or just be silent reader, still thank you so much.
Terima kasih telah singgah di Kidung Kinanthi.
Mohon maaf, komentar terindikasi SPAM atau yang mengandung link hidup tidak akan dipublikasikan...
So, be wise and friendly.