WHAT'S NEW?
Loading...

Selingan [hanya] Semusim

Beberapa waktu lalu, sebuah special order datang dari Mbak Alaika yang meminta saya  untuk novel perdananya yang akan diterbitkan dalam bentuk hard copy. Secara soft file, rangkaian kisah romantis yang diberi title Selingan Semusim ini sudah publish di salah satu blognya Mbak AL. Tidak ada alasan untuk escape dari rikues yang bergenre endorsement tersebut, ya itung-itung belajar membuat endorsement kan? Maka Bismillahirrahmaanirrahiim inilah sekelumit endorsement sederhana ala Ririe khayan:

Menyimak rangkaian cerita Selingan Semusim, sebuah drama keluarga dimana rangkaian peristiwanya mengalir secara slowly but sure dalam main stream terjadinya affairs selingan semusim. Bagaimana affairs terjadi karena adanya kesempatan dan kemauan kedua pihak, dengan pertemuan-pertemuan romantic berduaan, performance (baca:penampilan) diri masing-masing yang memunculkan daya ‘aksi~reaksi’ hingga kemudian muncul tuntutan yang dalam bahasa ekonomi demand and order

Secara tatanan kalimat, cerita, dan deskripsi, keselurahan cerita ini tersaji dengan halus serta hidup karena latar, personal dan peristiwa/konflik dipaparkan dengan ritme yang mengalir mengikuti alur ‘soul’nya sebuah frame affair. Cerita bermula dari sebuah moment training yang diikuti oleh Novita yang mempertemukannya dengan sang Fajar: trainer muda, kharismatik, simpatik, charming dan smart. Dari situ terjalinlah hubungan persahabatan yang akrab dan semakin dekat seiring intensitas komunikasi via sms/chatting. Chemistry yang muncul di sajikan dalam rangkaian peristiwa yang mengalir natural dengan munculnya rasa simpatik, kagum kemudian teranyamnya zona comfort each other sehingga hadir “getar-getar” indah serta perasaan rindu yang terlarang pada keping hati dua insan tersebut. Konflik batin pun dimunculkan dengan seimbang, pertentangan antara akal sehat dan bisikan nafsu yang silih berganti. Betapa mereka menyadari bahwa kediriannya adalah istri/suami dari seseorang juga pemahaman jika selingkuh tidak pernah ada pembenarannya oleh sebab musabab apapun.

Membaca kisah ini, memberikan wacana bahwa perselingkuhan tidak hanya ‘mengancam’ bagi pasangan yang bermasalah. Bahkan pasangan yang memiliki kehidupan rumah tangga yang harmonis pun bisa terjebak dalam drama selingan semusim. Bisa jadi kisah ini ada di sekitar kita, karena akrabnya persahabatn di antara dua orang makhluk dewasa berbeda jenis sehingga menimbulkan anggapan wajar  untuk mendiskusikan berbagai hal tak terkecuali tentang personal life hubungan suami istri. Dan ketika terjadi friksi yang sepele saja dengan pasangan maka dengan mudahnya menjadi katalisator untuk merasa ‘dekat’ dan tanpa di sadari hadirnya pihak ‘ketiga’ yang mengambil peran sebagai provokator  terjadinya selingan semusim

Bagi yang penasaran bagaimana seorang Mbak Alaika Abdullah menyajikan cerita ini dengan berbagai konfliknya, silahkan ramai-ramai untuk menjadikan ikut ‘larut’ dalam deskripsi Selingan Semusim dan selamat terpesona dengan detail ceritanya yang.....hem kasih tahu gak ya....??


Ada yang bilang selingkuh ~ selingan indah keluarga utuh? Is it true?
Tottally I’m personally disagree and Completely, I don’t think so.




 

81 comments: Leave Your Comments

  1. saya jadi penasaran mau baca the whole story... maksudnya jangan sampai itu terjadi pada diriku ini., heu :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. jangan deh Mbak, selingkuh gak ada enaknya kata yg pernah tuuh...

      Delete
  2. Gag setuju kalau selingkuh selingan dari sebuah hubungan, kalau udah berani selingkuh berarti bermain hati pasangannya, kalau sakit hati ndak ada obatnya mbak :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hiehiheheiee sepertinya pernah diselingkuhi taa mba e?
      hiheiheiheiheie

      Delete
    2. @ Niar: catetttt!

      @ Kang Asep: tau aje neh..

      Delete
  3. Saya juga sudah membaca artikel itu karena dapat order juga.
    Bagus lho kisahnya.
    Salam hangat dari Surabaya

    ReplyDelete
    Replies
    1. bagus pakdhe, sekaligus bikin saya mlongo...hehehe

      Delete
  4. Selingkuh? hhaarrgg jangan yang itu... meski aku pernah menyelingkuhi tapi aku sudah tobat... dan sekarang hanya satu ... mbak alaika ini novelnya di jual di pasaran gak mbak??? jadi pengen baca...

    ReplyDelete
    Replies
    1. ada yg bikin pengakuan neh rupanya...

      Delete
  5. begini nih, tulisan yang bikin penasaran :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. penasaran pangkal lanjut postingan

      Delete
    2. lanjut postingan pangkal bersambung
      *sinetron kali bersambung
      hahaha

      #sampluk panci

      Delete
    3. Sungguh mati aku jadi penasaran...
      memang dia yang paling tampan, dari pria yang ada...#dangdut must go ON

      Delete
  6. "Bahkan pasangan yang memiliki kehidupan rumah tangga yang harmonis pun bisa terjebak dalam drama selingan semusim. Bisa jadi kisah ini ada di sekitar kita, karena akrabnya persahabatn di antara dua orang makhluk dewasa berbeda jenis sehingga menimbulkan anggapan wajar untuk mendiskusikan berbagai hal tak terkecuali tentang personal life hubungan suami istri"


    kayaknya ini cerita yg susah ditebak,, apalagi org kya sya,,, wah pngen baca sya nich,,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Biar gak menebak-nebak, silahkan ditunggu edisi novelnya nanti yaa

      Delete
  7. selingkuh adalah pintu masuk menuju ke neraka, apapun alasannya janganlah itu terjadi pada kita, makanya kadang was-was juga kalau pasangan kita bahkan mungkin kitanya sendiri sudah mulai punya temen kerja, sahabat yang menjadi sangat dekat karena berbagai alasan...hati-hatilah kalau hal itu terjadi...pintu itu kian dekat dengan kita.
    salam sehat dan sukses selalu

    ReplyDelete
    Replies
    1. pintu yang bermusuhan dengan pintu royyan.

      Delete
    2. pilih pintu doraemon, bs kemana saja :D

      Delete
    3. pilih pintu yang terbuat dari bahan dasar klepon,
      wah jadi kayak apa tuh yaa?
      hahaha :D

      Delete
    4. jauh 'pntu' yaa...
      kecuali pintunya doraemon, boleh lah kan bisa ke kerajaan matahari

      Delete
  8. Saya sebagai perempuan setuju dengan menghujat selingkuh ini mbak, kita sebagai kaum perempuan tidak selayaknya di perlakukan seperti itu ...

    Salam kenal ya mbak, pertama kali datang ke blog ini nih ...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal jugak yaaa. Ma kasih sdh singgah di sini:)

      Delete
  9. itu crita yg pernah dbhas mb Al di blognya, blm sempat baca :D
    mb ririe dah kya ngeripiew aja

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya neh, bikin endorsnya kepanjangan ya

      Delete
  10. wah menarik nih pasti kisah perselingkuhannya. pasti menarik. wong itu memang dasarnya tema menarik, ditambah lagi yang bikin mbak-mbak. perspektif bagus buat ditelisik, hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. menarik...ditelisik..terus di beli deh novelnya

      Delete
  11. saya punya selingkuhan permanen, Mbak. dia kadang lebih mengerti tentang saya. saya juga bebas memperlakukannya. mau meluk, mau mengusap, mau ngapain aja lah. yang paling enak buat dipetik. suaranya merdu: genjreng.

    ReplyDelete
    Replies
    1. benerin krah dl pak zach bru genjreng lg :D

      Delete
    2. aahhh aku tahu jawabannya kang. Pasti Dram :D

      Delete
    3. @ Pak Zach: rikues lagu ya Pak? A 1000 years

      @ Mbak Cii: duh baiknya yaa..

      @ Indra: aku juga tahu..itu pasti kendang

      Delete
  12. waw zach ngaku selingkuh.kwokwokwokwo berita hangat nih :P

    ReplyDelete
  13. Waaah, saya ucapkan untuk Mba Al yang telah berhasil menerbitkan Selingan Semusimnya. ;)

    Apapun jenis dari selingkuh, saya tetap tidak setuju. Dampak dari selingkuh pun tak ada yang positif. :D


    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau postf dan negatf kan tarik menarik ya

      Delete
  14. selingkuh itu kadang awalnya doang yang enak..selebihnya bikin ancur segalanya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hiheiheiheiheiheiee. *kaburr

      Delete
    2. LEBIH dan kurangnya...jauhi selingkuh yaaa

      Delete
    3. wah ga tau ya kalian, kehidupanku berliku kayak uler...kikikikik..

      Delete
    4. uler.....hihihiiiiiiii ngeriiiii

      #sembunyii

      Delete
  15. interaksi dan sosialisasi yang kurang memperhatikan celah kecil yang memungkinkan terjadinya selingan dan selingkuh bisa menjadi hal yang terbangun subur ketika berjalan waktu. Perlu sebuah pagar yang kuat untuk membentengi hal-hal yng demikian

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pagar yang kuat dari kedua pihak ya Pak ies.

      Delete
  16. hanya bsa berharap novelnya segera rilis ya jeng..hehe

    ReplyDelete
  17. Jadi penasaran mau baca novelnya Mbak Al, hehee...

    ReplyDelete
  18. ceritanya bagus loh. Monggo dibaca, buat pembelajaran biar ga terjerumus perselingkuhan.. *ikut promosi* :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul kata Mba Covalimawati yang baik hati itu.
      Stop Selingkuh. Lanjutkan Bubur Ayam. Yesssss

      Delete
    2. @ Mbak Cova: udah mbaca versi di blognya Mbak AL yaaa

      @ KAng Asep: ditunggu kiriman bubur ayamnya neh

      Delete
  19. Nggak nggak, say no to selingkuh ;)

    ReplyDelete
  20. hanya manusia yang tak pandai bersyukur yang menganggap selingkuh itu selingan :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. enakan selingan kalau makan bubur,
      nggenah bikin kenyang
      hahaha

      Delete
    2. kalau selngan Iklan juga bikin Bete jk pas lihat pilem di tipi tuh

      Delete
  21. ya bener utuh asal ga ketauan
    tapi indahnya mah belom tentu
    gimanapun juga beli sate lebih boros dari miara kambing...

    *sampluk sandal

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau kambing jantan mahal harganya pas moment dhul adha lho mas

      Delete
  22. pengen baca cerita utuhnya mbak

    ReplyDelete
  23. kesempatan datang ga dua kali..
    filosopi ini yg sering di gunain kali ya mbak...

    jadi
    awal selingkuh..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kesempatan mah berkal-kali datangnya tuh

      Delete
  24. Tidak setujuuuuu...
    Keren ya kak Al :)
    Ulasan ini juga keren :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. saluuutt, saya juga gak setujuuuuuuuuuuuuuuuu

      Delete
  25. tapi dari sisi kalimatnya selingan hanya semusim sepertinya lebih baik tata bahasanya dari perselingkuhan gkgkgkgkk...!

    ReplyDelete
    Replies
    1. biar kebaca so sweet deh pake semusim..

      Delete
  26. Apa sih yang bagus dari selingkuh, mbak?
    Kesenangannya kah?
    Bahkan sampai sekarang aku belum berani untuk selingkuh sama pacar sendiri.. :D

    Huff huff ...
    makan klepon dulu, nenangin diri... :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bagi dunk kleponnya?

      #si Bagus sh gak pernah selingkuh tuh dari si Jinny

      Delete
    2. setia itu pilihan, begitu juga selingkuh..
      kalo komitmennya cetek pasti bakalan melenceng...

      *ngunyah klepon

      Delete
    3. ya udah, saya pilih ikutan ngunyah klepon ahhh.

      Delete
  27. sekelumit endorsementnya kok panjang amat ya..hehe...

    ReplyDelete
  28. yg namanya perselingkuhan dah pasti hal yg sgt dilarang.
    perselingkuhan akan membawa kehancuran buat keluarga..smg diri2 ini terjaga akan hal2 yg di haramkan trsebut.

    ReplyDelete
  29. sy kok suka rada terbawa emosi kl ada cerita ttg selingkuh baik itu kisah nyata atau fiksi pdhl blm pernah ngalamin.. Aduh jauh2 deh dr selingkuh..

    ReplyDelete
  30. Wah, dah pada rame aja nih.... hihi.
    Selingkuh itu memang ga akan pernah ada pembenarannya. Jangan pernah deh sodara-sodara.... Mudah2an kita semua tetap dilindungi dan diberi petunjuk untuk selalu berada pada jalur yang benar yeee...

    Tapi, coba buka mata kita, lihat sekeliling kita, betapa semakin nyeleneh saja dunia ini ternyata.... Nauzubillahiminzallik... agar tetap ingat untuk tidak ikut2an terjun ato terjerumus di dalamnya, hayuk atuh baca novel ini.... nanti kalo udah terbit. Hehe.... PROMOSI Mode ON!

    ReplyDelete
    Replies
    1. hohohohoho sang penulis selingan semusim akhirnya muncul juga neh..

      #tanda tangan dunk?

      Delete
  31. hmmm perasaan yang bermula dari persahabatan :")

    ReplyDelete

Leave a comment or just be silent reader, still thank you so much.
Terima kasih telah singgah di Kidung Kinanthi.
Mohon maaf, komentar terindikasi SPAM atau yang mengandung link hidup tidak akan dipublikasikan...
So, be wise and friendly.