Daerah Jual Beli Rumah Favorit Para Pemburu Tempat Tinggal Setelah Pensiun

Percaya atau tidak, banyak masyarakat yang beli rumah dengan tujuan investasi untuk ditempati setelah masa pensiun tiba. Kondisi ini biasanya dialami oleh mereka yang tinggal di kota besar nan sibuk seperti Jakarta. Sebab selama masa produktif bermukim dalam kota yang sibuk juga bising bisa memunculkan keinginan tuk pindah ke daerah yang lebih tenang.

Bismillahirrahmaanirrahiim, diantara banyaknya opsi wilayah - wilayah yang lebih tenang dibandingkan DKI Jakarta, tentu ada beberapa titik yang menjadi favorit para pemburu rumah pensiun. Biasanya daerah favorit tersebut memiliki pemandangan cantik dengan kualitas udara yang jauh lebih baik. Dan berikut ini ulasan singkat mengenai daerah - daerah favorit tersebut:

BOGOR
Letaknya tak jauh dari Jakarta, tetapi mengenai keadaan lingkungan jauh berbeda. Bogor berada dekat dengan pegunungan sehingga kualitas udara jauh lebih bersih dan sejuk, tidak seperti Jakarta yang dipenuhi polusi setiap hari. 
Pixabay
Selain itu, jika melihat daftar iklan pada laman jual beli hunian misalnya Lamudi.co.id, harga rumah dijual di Bogor pun bisa dibilang masih lebih terjangkau dibanding Ibukota sehingga pemburu hunian pensiun bisa mendapatkan rumah dijual di Bogor dengan kualitas terbaik tapi harganya tetap murah.

Rumah yang dijual di Bogor pun masih banyak sekali yang dilengkapi taman super luas di bagian depan maupun belakang rumah, sehingga bisa memberikan ketenangan bagi pembeli. Sebab memang setelah pensiun hal - hal seperti itulah yang dicari. Bukan lagi tempat tinggal super canggih dengan fasilitas bintang lima, tetapi tempat tinggal yang sanggup memberi ketenangan bagi jiwa dan banyak rumah dijual di Bogor yang bisa mewujudkannya.

YOGYAKARTA
Meskipun berada di Jawa Tengah, ternyata peminat jual beli rumah disini tidak pernah sepi. Apalagi memang Yogyakarta dikenal banyak orang sebagai wilayah yang selalu membuat kita rindu dan ingin kembali lagi. 
wikipedia
Suasana kota yang tenang, penduduk ramah plus biaya hidup rendah sanggup menjadi magnet bagi banyak orang untuk membeli properti disini. Udara Yogyakarta pun jauh sekali berbeda bila dibandingkan dengan Jakarta. Sebab jumlah pengguna kendaraan bermotor pun jauh lebih sedikit. Disini masih banyak ditemukan alat transportasi umum tradisional seperti andong juga becak. 

Dan moda transportasi seperti itu pun disukai oleh turis sehingga masih tetap dipertahankan sampai sekarang. Hidup sebagai pensiunan di Yogya dijamin Anda akan menemukan apa yang dinamakan dengan ketenangan serta kebahagiaan hati. 

BALI
Berada jauh di seberang pulau Jawa, Bali pun termasuk menjadi daerah jual beli rumah favorit para pemburu tempat tinggal setelah pensiun. Atmosfer liburan, kehidupan yang seolah serba santai sangat cocok bagi mereka yang sudah lelah dengan segala penat serta suntuknya Ibukota. 

Yang menariknya lagi, disini Anda bisa temukan banyak sekali hunian tapak dengan desain unik serta natural kembali ke alam. Anda pun bisa memilih mau tempat tinggal pensiun yang memiliki pemandangan laut atau pegunungan karena semuanya tersedia lengkap disini. Meski banderol harga jual beli rumah disini tak bisa dibilang murah tetapi apa yang bisa didapat pun dirasa setimpal sehingga tak mungkin bakal muncul penyesalan.

Dari ketiga daerah yang menjadi lokasi jual beli rumah favorit para pemburu tempat tinggal setelah pensiun tersebut, kira-kira Anda tertarik dengan daerah manakah?

Ririe Khayan

Assalamulaikum. Hi I am Ririe Khayan (Blogger, Buzzer, Coffee Lover) and live in Jogya. I’m the Author Of Kidung Kinanthi, a Personal Blog about my random thought, parenting, traveling, lifestyle, & other activity as well as Personal & Working Mom Story. Thanks for visiting my blog and hopefully will visit again with pleasure.

12 comments:

  1. Aaaakkk, JOGJAAA!
    Tapi Jogja sekarang harga tanah dan properti menjulang gila-gilaan ya Mba
    Sebenernya pengin deh punya satuuuuu aja rumah di Jogja :D
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    ReplyDelete
  2. Setelah aku pensiun ke pikiran beli rumah di Bandung atau Jakarta dan Bogor. Eh suami malah sukanya balik ke kampung aja sambil bertani.

    ReplyDelete
  3. Bekais gak ada ya mbak hehehe, daerahnya udah padat juga soalnya banyak yang asalnay dari luar daerah tinggal di sini.
    Bogor boleh juyga tuh mbak udaranya masih sejuk buat tempat tinggal setelah pensiun

    ReplyDelete
  4. Hihiii Semarang bukan favorit rupanya ya untuk dijadikan investasi :) Emang sih kalau Bogor, Yogya dan Bali suasananya lebih oke sepertinya ya untuk menikmati masa pensiun. Apalagi Yogya nih, biaya hidupnya masih lebih murah ya dibandingkan dengan yang lain.

    ReplyDelete
  5. Setuju banget mba, aku pribadi pasti akan milih bali sedangkan suami pasti milih nya bogor yang sejuk hehehe.. kalau jogja boleh juga tuh di kaliurang yangdingin

    ReplyDelete
  6. Eits .. tanya ke aku yang mau tinggal di kota mana? Ketiganya itu favorit tauuuu...

    Tapi Seandainya bisa miliiiih banget aku lebih ke Bogor kali ya karena udaranya dan ibuku kan maunya di Depok ya, aku ga mau jauh jauh dari beliau

    ReplyDelete
  7. Saya pengin balik Temanggung mbak hahahaha. coba cek di Lamudi ah, ada masuk ga list rumah dari kota kecil ituuu :)

    ReplyDelete
  8. Kota2 yang memang nyaman untuk bersantai tapi berbagai fasilitas masih mudah didapat ya..

    ReplyDelete
  9. Kalau saya tertarik banget di Yogyakarta. Ya, betul, kota itu selalu membuat kami yang sudah hadir ingin kembali lagi ke sana. Dan tentunya saya ingin menikmati masa-masa pensiun di kota yang sangat-sangat aku rindukan.

    ReplyDelete
  10. Kalau di Aceh jarang orang berburu rumah pasca pensiun. Seringnya pas lagi produktif :)

    ReplyDelete
  11. Aq sih pengennya punya rumah di Jogja. Karena sudah familiar aja dengan lingkungan dan kotanya. Disana sih enak, di pinggiran masih lumayan tenang, orangnya juga ramah-ramah. Makanan murah juga masih banyak

    ReplyDelete
  12. Rata2 karena alasan ekonomi, ya. Kota2 yang ramai karena aktivitas ekonomi dan pariwisatanya.

    ReplyDelete

Leave a comment or just be silent reader, still thank you so much.
Terima kasih telah singgah di Kidung Kinanthi.
Mohon maaf, atas ketidaknyamanan MODERASI Komentar.

Komentar terindikasi SPAM atau yang mengandung link hidup tidak akan dipublikasikan.

So, be wise and friendly.