Wisata Murah Meriah dan Santuy di Bandung dari Puncak Ciumbuleuit (Punclut) Yang Fantastis

Bandung Kota kembang, kota wisata, kota kuliner, kota yang adem dan sekian spot-spot wisata lainnya yang memiliki daya tarik dengan magnet kuat bagi para wisatawan untuk menikmati jelajah Bandung. Bagi warga Ibu Kota, Bandung adalah salah satu destinasi favorit untuk menikmati akhir pekan dan melepaskan sejenak segala riuh aktivitas rutin sehari-hari.

Salah satu destinasi yang belakangan ini hits, menambah daftar ikon wisata Bandung yang menghipnotis adalah Punclut atau Puncak Ciumbuleuit yang terletak di sekitar 7 KM dari pusat Kota Bandung, tepatnya di sebelah utara Kota Bandung.

Bismillahirrahmaanirrahiim, shocknya saya adalah destinasi Punclut di Bandung ini ternyata sudah launching di kisaran tahun 2016. Padahal saya sempat jadi warga temporer di Bandung 5 bulan lebih dan baru tahu keberadaan Punclut ini beberapa waktu lalu, saat ke Bandung menjelang tutup tahun 2019 untuk acara kantor yang bertempat di Hotel Trans Bandung .

Ceritanya kemarin itu gara-gara merasa gabut karena setiba di Bandung masih siang (sekitar jam dua siang). Pas keluar dari Bandara tetiba galau deh kalau langsung check in di penginapan, then what to do?. Kurang lebih seperti itu yang mengusik hati kami ber-4. 
Wisata Murah Meriah dan Santuy di Bandung dari Puncak Ciumbuleuit (Punclut) Yang Fantastis
Over View (Night) Dago Bakery Punclut (pengambilan foto dari Musholla)
Iseng-iseng salah satu dari kami nyletuk “ gimana kalau kita jalan-jalan saja dulu, mayan kan bisa explore jalan-jalan wisata tipis-tipis di Bandung”,  dan beliau menyebutkan kalau temannya merekomendasikan untuk ke Punclut Bandung.

Aslinya, kami beberapa kali kepleset untuk menyebutkan kata Punclut ini. Ada yang menyebut Pluncut, Puncrut dan Pluncrut.

Sebagai emak-emak milenial, mulailah klak-klik gawai yang kami pegang dan voilaaaa…..nama spot wisata yang kami maksudkan ternyata PUNCLUT. Kompaklah kami ngakak-kak, sampai-sampai pak driver ojolnya terheran-heran dan mungkin mbatin “ ini emak-emak kok tingkahnya kayak anak gue yang masih ABG ya?” (ngarang banget ini mah).

Singkat cerita, kami sepakat pilih ke Punclut dan prediksinya sampai Punclut saat Maghrib, jadi bisa menikmati hamparan panorama malam hari. Konon katanya, Punclut di malam hari menawarkan pesona pemandangan malam yang super kece. Artinya, Kami bisa menikmati Eksotisme Wisata di Bandung dari Puncak Ciumbuleuit (Punclut) sekaligus menikmati sensasi kuliner Bandung.
Mampir sejenak di Floating Market (sebelum ke Punclut)
Untuk menuju ke Punclut ternyata sejalur ke arah Lembang yang sudah femes dengan langganan lalu lintas yang ramai di week day, apalagi saat week end atau libur sekolah. Wisata di Bandung sebenarnya pengen banget saya jelajahi semua-muanya, tapi karena hil-hal ini dan itu, strateginya ya kalau ada kesempatan ke Bandung diusahakan bisa mengunjungi salah satu destinasi wisatanya, at least wisata kuliner. 

Nah berhubung kemarin itu, kebetulan yang bersama kami, salah satunya adalah orang nomer satu di kantor, jadi urusan jalan-jalan menjadi alasan yang perlu di prioritaskan. Tepatnya, biar beliau yang memilih tujuan jalan-jalanya dan saya dengan senang hati ikut dong, hehehehe…

Karena setahu saya, ruas jalan arah menuju Lembang (Punclut) tidak lebar dan banyak yang satu arah. banyak tanjakan terjal yang beresiko mobil mogok, terutama tepat di Tanjakan Naga, tanjakan Panjang dan terjal di Kawasan Pagerwangi.  Meskipun tersedia informasi up to date di peta online, akan tetapi para driver online yang sudah handal yang lebih paham kondisi aktual di ruas-ruas jalan di wilayah Bandung. Mereka sudah automatically sudah punya strategi mencari “jalan tikus” bilamana di salah satu titik ruas jalan terjadi antrian panjang kendaraan.                                
Maka, urusan memilih rent car harus-harus benar dipikirkan agar acara jalan-jalan bisa nyaman dan setiba di lokasi bisa menikmati suasana tempat wisata dengan happy dan santuy maksimal. Enaknya sekarang semakin banyak pilihan layanan sewa kendaraan yang high quality, salah satunya seperti penyedia jasa layanan kendaraan TRAC ini yang:
  • Driver yang skilled, tepat waktu dan handal dalam melaksanakan tugasnya sehingga perjalanan bisa lancar.
  • Bisa melakukan reservasi secara online, baik melalui web maupun aplikasi TRAC yang bisa diakses oleh pengguna Android dan iOS, saat ini sudah tersedia jaringan yang tersebar lebih dari 50 kota di Indonesia
  • Sistem yang terhubung dengan TRAC Fleet Management Solution sehingga mampu memberikan jaminan keselamatan dan kenyamanan perjalanan secara akurat dan real-time.
  • TRAC ini memberikan fasilitas proteksi asuransi dan jaminan kondisi armada yang selalu prima agar pengguna jasa (klien) lebih tenang, aman dan nyaman.
  • Customer Assiatance Center yang siap dihubungi 24 jam, 7 hari dalam seminggu untuk pusat bantuan, informasi, juga untuk pemesanan.
Begitulah memang semestinya kehandalan penyedia jasa transportasi. Sekarang back to cerita jalan-jalan tipis-tipis ke Punclut lagi ya….

Sssttt, sesekali nge-candid Boss

Wisata Murah Meriah dan Santuy di Bandung dari Puncak Ciumbuleuit
Ngintip (Kawasan wisata) Cakrawala Nature Sparkling
Ternyata di Punlut ini terdapat 6 kawasan yang menawarkan view-view yang ciamik dan berbeda-beda. Oleh karena kemarin itu kami sempat mampir ke Floating Market dulu, tiba di Punclut (Puncak Ciumbuleuit ) sekitar jam 18.30 WIB dan jam operasional di sana mulai jam 09.00 - 22.00 WIB, artinya, kami tak mungkin menjelajahi semua kawasan tersebut. Adapun enam kawasan wisata yang ada di Punclut Bandung ini terletak berdekatan, yaitu:
  1. Dago Bakery Punclut
  2. Angkringan De BlankON
  3. D’Dieuland
  4. Cakrawala Nature Sparkling Restaurant
  5. Tafso Barn
  6. Lereng Anteng Panoramic Coffee Place
Nahhhh, yang saya over view (singkat)  baru Dago Bakery Punclut, yang letaknya berdekatan dengan Cakrawala Nature Sparkling Reastaurant. Dago Bakery yang secara official mulai dibuka 16 Agustus 2017, menjadi salah satu wisata baru yang  mengusung konsep kuliner yang dipadukan dengan eksotisme Wisata Alam Bandung.

Salah Satu Sudut Cafe di Dago Bakery Punclut
Beberapa point of view dari Dago Bakery yang saya (bisa) tangkap di edisi kunjungan yang tidak lama antara lain:
  • Dago Bakery Punclut ini memiliki konsep bangunan Resto dan Cafe yang bergaya ala-ala khas Eropa klasik dengan bangunan kastil yang Instagramable lhoh. Spot kastil ini menjadi salah satu favorut pengunjung, jadi harap maklum kalau hendak berfoto kudu siap-siap dengan kesabaran antri yaa.
  • Background dari Dago Bakery Punclut merupakan alam perbukitan dan pegunungan, jika berfoto di malam hari akan memberikan pemandangan yang magis seperti taburan gemintang.
  • Selain bergaya ala Eropa, banguan Dago Bakery Punclut ini memiliki 4 lantai, uniknya, karena menempati areal tanah yang konturnya berbukit sehingga tiap lantainya memiliki view pemandangan alam yang menakjubkan. Lumayan juga step down dan up untuk mengakses setiap lantai Dago Bakery Punclut, naik dan turun tangga, tapi tetap asyik parah kok.
  • Setiap ruangan Dago Bakery ini membrikan kesan seperti berada di istana yang klasik karena dominasi dekorasi dan material kaca dengan tanaman hijau merambat di setiap sudutnya.
  • Menu kuliner di Dago  kuliner sangat beragam dari  menu nusantara hingga western food dengan harga yang cukup ramah di kantong. Hebohnya lagi, untu masuk ke Dago Bakery ini Free alias gratis. Ya awalnya bayar 10 ribu, tapi saat keluar bisa ditukarkan dengan camilan, makanan atau oleh-oleh yang ada di Dago Bakery, artinya kan masuk ke Dago Bakery Punclut ini geratisan.
Some how, karena saya sampai di Dago Bakery (termasuknya) sudah malam sehingga menu kuliner di café sudah tidak available (tidak semua menu tersedia) tapi tetap bisa menikmati suasana dan pemandangan yang ada di Dago Bakery Punclut ini.

Musholla: very recomended
Wisata Murah Meriah dan Santuy di Bandung dari Puncak Ciumbuleuit
Just saran saja kalau ingin maksimal mengeksplor kawasan Wisata  PUNCLUT atau Puncak Ciumbuleuit Bandung, akan lebih afdhol mulai pagi. Sehingga bisa leluasa untuk menikmati 6 kawasan wisata yang ada di Punclut Bandung ini, juga bisa mendokumentasikan panorama siang hingga malam, tentunya juga bisa all out menjajal semua jenis kuliner yang di masing-masing kawasan tersebut.  
Gimana, adakah yang berencana ke Bandung (lagi) kapan neh?

Ririe Khayan

Assalamulaikum. Hi I am Ririe Khayan (Blogger, Buzzer, Coffee Lover) and live in Jogya. I’m the Author Of Kidung Kinanthi, a Personal Blog about my random thought, parenting, traveling, lifestyle, & other activity as well as Personal & Working Mom Story. Thanks for visiting my blog and hopefully will visit again with pleasure.

14 comments:

  1. Wah, bagus juga yaa tempatnya.. Udah lama ga main ke Bandung soalnya, kapan-kapan mampir aah kalo lagi ke Bandung. Suasana saat malam ternyata bagus juga ya mba.. Thanks for sharing!

    ReplyDelete
  2. Ih jadi teringat kenangan masa kecil. Jaman SD, hari Minggu suka lari pagi ke Punclut. Jaman itu belum ramai kaya sekarang lah... Suasananya cuma ketinggian saja. Sekarang makin beragam ya wisata nya

    ReplyDelete
  3. Waaa jadi kangen bandung! Daerah Punclut memang menawarkan banyak tempat-tempat asik. anw mba itu foto terakhir mirip banget kayak di SG. hehehhe

    ReplyDelete
  4. OMG.. tempatnya benar-benar bagus buat spot foto-foto nih. Padahal malam hari tapi tetap kece. Next aku mau kemari juga deh

    ReplyDelete
  5. Wah seru jalan-jalannya. Semoga nanti bisa ke sana juga 😆

    ReplyDelete
  6. Aah jadi kangen Bandung. Benar, jalan ke Punclut itu memang sempiit dan nanjak sehingga dibutuhkan driver yang skillful. Tapii pemandangannya keren banget! Aku belum pernah ke Dago Bakerynya nih padahal bagus banget yaa ala-ala kastil Hogwarts gitu.

    ReplyDelete
  7. Aku pernah dengar Nama wisata ini Mbak. Tapi.. beneran yaa namanya Punclut? Unik aja gitu hehe jadi kangen Bandung, Anw. :')

    ReplyDelete
  8. Itu foto saat malamnya cakep banget mbak Ri. Waktu pas ambil fotonya kira-kira rebutan gak tuh, hihi, secara view nya cakep banget

    ReplyDelete
  9. Ah, reviewnya menarik sekali mbaak. Saya belum pernah ke Bandung rasanya jadi makin dan pengen ke Bandung mbaaak. Semoga saya diberikan kesehatan dan rezky deh mbaaa agar bisa ke Bandung. Terimakasih mbaa atas reviewya

    ReplyDelete
  10. wah lihat foto-fotonya ciamik banget, bagus-bagus. Bandung masih jadi favorit Destinasi wisata ya, makin cantik saja Varis Van Jaya ini.

    ReplyDelete
  11. Asik nihh, aku sekitar bulan Maret Insyaallah mau kebandung untuk liburan keluarga. Makasih kak udah kasih tips yang bagus banget dan udah pasti membantu sih hehe

    ReplyDelete
  12. Kayaknya aku main ke bandung itu sekitar 9 tahun lalu deh. Ya ampun udah lama banget itu yaaa hehe. Pastinya Bandung sekarang sudah lebih banyak perubahannya dan makin kreatif kotanya ya mba

    ReplyDelete
  13. Punclut.... aku udah lama pengen ke sana tapi belum juga sampe sekarang hahaha... kece banget ya ampun.. ada bangunan kayak kastil dan view malam katanya spektakuler gitu karena banyak bintang.. aseeekkk.. ga sabar pengen ke bandung euy...

    ReplyDelete
  14. saya Mbak, rencanaaaaa pengen ke Bandung lagi. Tapi ntah kapaaann. Huhuhuh.
    Dan ini sukses bikin mupeng juga dong ingin kunjunginya. Kalau bisa kunjungin 6 kawasan dalam 1 hari pasti seru banget doong yaaa. :)

    ReplyDelete

Leave a comment or just be silent reader, still thank you so much.
Terima kasih telah singgah di Kidung Kinanthi.
Mohon maaf, atas ketidaknyamanan MODERASI Komentar.

Maaf ya, komentar yang terindikasi SPAM atau yang mengandung link hidup tidak akan dipublikasikan.

So, be wise and stay friendly.