Post Paid on IG

WHAT'S NEW?
Loading...

9 Cara Mudah untuk Meningkatkan Pembaca di Blog

Pada umumnya, blogger ingin dong tulisannya memiliki traffic tinggi, memiliki pengunjung setia atau selalu ada pembaca blog yang singgah dan betah membaca tiap postingan yang kita buat. Bagaimana pengunjung blog bisa stabil (syukur-syukur meningkat secara linear berbanding lurus dengan waktu), tentu bukan sekedar perwujudan keajaiban tapi dibutuhkan komitment dan konsistensi untuk menulis yang lebih baik dan lebih baik lagi. Komitment dan konsistensi yang meliputi dalam hal 3 hal yaitu: Kualitas konten, Pemilihan (desain) Template dan penerapan strategi (agar semakin banyak khalayak yang tahu dan  kemudian suka untuk sering-sering berkunjung ke blog kita).

Karena ngeBlog adalah menulis dengan hati, rasa dan pikiran, maka Bismillahirrahmaanirrahiim saya setuju dengan istilah  content is the king dan template as the queen. Agar king dan queen ini bisa langgeng bertahta, dibutuhkan team work atau saya istilahkan sebagai strategi. ini sudah sangat populer dan kerap disampaikan (ditularkan) oleh para ahlinya (mastah) blog. 
Nah, berikut ini 9 Cara Mudah untuk Meningkatkan Pembaca di Blog  yang bisa dilakukan agar blog/tulisan kita mendapatkan kunjungan yang berkelanjutan dan banyak pembacanya:

1. Menggunakan metode piramida terbalik.
Salah satu cara agar tulisan yang kita buat memiliki “ruh” as the king, adalah membuat tulisan dengan model Piramida Terbalik. Prinsip penulisan dengan piramida terbalik ini adalah kita mempersiapkan outline atau kerangka tulisan dengan struktur yang diawali dengan Inti informasi pada paragraf awal (sebut saja "lead" artikel). Jika tidak cukup dalam satu pragraf, bisa dibuat hingga dua paragraf. Paragraf selanjutnya adalah Badan (body) berita/artikel yang berisi rincian hal-hal penting yang berisi fakta-fakta penting. Konsep penyajian informasi langsung ke dalam pokok persoalan ( 5 W dan 1 H). Dilanjutkan dengan paragraf-paragraf berikutnya yang memuat data-data yang terkait dan sifatnya penting, lalu penjelasan tambahan lainnya yang sifatnya informasi melengkapi paragarf inti dan body. 

Bagi yang belum terbiasa, perlu dibuat konsep tertulis apa dan bagaimana urutan piramida terbalik ini. Jika sudah terbiasa, semestinya ya sudah mengalir lancar meski tanpa membuat “pemetaan” atau pola piramida terbalik. Dengan metode piramida terbalik ini akan memudahkan pembaca mengetahui inti dari tulsian/artikel yang akan dibacanya. Dalil logika saja, orang membaca berita/tulisan/artikel karena memang membutuhkan dan sedang mencari informasi (bukan semata spending time sehingga sangat penting bagi pembaca bisa CEPAT tahu intisari tulisan yang akan dibacanya. Ya kalau blogwalking saja, tujuannya (umumnya) untuk menjaga silaturahim atau saling membantu menambah view postingan di blog teman. 
9 Cara Mudah untuk Meningkatkan Pembaca di Blog
Model penulisan dengan piramida terbalik bagi pembaca tentu akan menghemat waktu untuk menemukan informasi yang dibutuhkannya. Bagi penulis yang suka menulis secara to the point juga menguntungkan, dengan memprioritaskan informasi yang penting bisa lebih cepat untuk menyelesaikan tulisan, sehingga bisa lebih produktif up date blognya dengan konten yang lebih banyak. 

Terlebih jika dikaitkan dengan strategi penyebarluasan update postingan melalui social media (Facebook, Twitter, Linkedin, dan news feed lainnya) yang ‘hanya’ akan menampilkan cuplikan tulisan di paragraf awal (lead). Jika cuplikan yang termuat dalam news feed tersebut sudah memberikan informasi yang menarik/penting, memiliki kemungkinan besar untuk membuat pembaca penasaran dan tertarik untuk klik link menuju sumber beritanya. Hal ini akan sangat berbeda jika prolog yang dicantumkan pada paragraf awal isinya baper-baperan, curhat nglantur, dan kalimat tidak jelas lainnya, pembaca bisa dibuat ilfil deh sambil membatin “ ini tulisan apaan sih ?” dan langsung kabur ke blog/situs lainnya yang lebih menarik.

2. Memilih template yang user friendly. 
Kalau konten yang dan berkualitas adalah king, maka template yang baik akan menjadi pasangan yang serasi sebagai ratunya. Setelah seattle membuat kontent sebagai raja, yang selanjutnya dipertimbangkan adalah template karena sebagus apapun tulisan yang tayang diblog tapi jika template tidak support, cepat atau lambat kontent yang sudah kita buat dengan all out bakalan tenggelam dari search engine dan endingnya tidak ada pembacanya. Makanya desain template agar ringan, nyaman dan bikin betah pengunjung blog sangat disarankan, tak harus piawai membuat tulisan keren dulu baru mikir-mikir template. Sooner better, bisa dilakukan secara network planning, tidak harus menunngu step A final baru lanjut blusukan cari template.  Lantas, sperti apa kriteria template yang oke joss itu? Pertimbangkan pemilihan dan desain template blog anda agar memenuhi minimal bisa user friendly. 

Bagi yang masih pemula atau memang skill-nya dibagian SEO gagap semacam saya ini, template user friendly sangat mungkin untuk diterapkan, antara lain: 
  • Pilih template yang loadingnya ringan/cepat agar (calon) pembaca tidak BeTe kelamaan menunggu page terbuka. Tentu saja, ini harus trial and error sebelum akhirnya final masang template untuk jangka panjang.
  • Jangan banyak-banyak masang banner/iklan, jika memang harus pasang banner, disiasati saja dengan model spoiler/scroll, tampilkan widget yang berisi: popular post, related post, archive.
  • Pilihan “read more” sangat recommended untuk ada dan untuk template-template yang terbaru sepertinya sudah ada sih fasilitas read more ini;
  • Tata letak widget dibuat menarik, pilihan hurufnya yang simple saja, warnanya juga soft;
  • dan atribut lainnya yang dipandang perlu dan mendukung bagi kenyamaman pembaca. Sederhananya tempatkan diri kita sendiri saat membaca blog orang lain, tampilan blog seperti apa yang bisa membuat kita suka, betah dan nyaman untuk berlama-lama membaca postingan, berangkat dari situ kita bisa memiliki gambaran template blog kita sebaiknya seperti apa. 
3. Be (better) yourself dengan niche tertentu
Dengan berjalannya waktu dan proses menulis di blog, tentunya akan membawa diri kita pada perbaikan-perbaikan dalam aspel memposting kan? Menjadi diri diri sendiri di sini makasudnya adalah bagaimana kita membuat tulisan yang memiliki ciri khas diri kita sendiri. Yang awal-awalnya mempostinga tema tidak jelas, curcol a-i-u-e-o, berikutnya akan berproses dan termotivasi untuk membuat konten yang lebih baik, berkualitas dan bermanfaat. Singkatnya, membuat konten otentik as who we are dalam irama yang lebih baik. Tak perlu ikutan trending topic jika tema tersebut tidak kita pahami dengan baik. Pembaca akan terhubung dengan antusiasme yang terpancar dari konten/tulisan yang kita buat dengan topik yang benar-benar kita sukai. Bagaimana isi tulisan yang kita buat merupakan pesan kita di blog (media sosial media sosial) yang akan memungkinkan terbentuknya hubungan intens (pembaca –penulis). Memiliki pengunjung dan pembaca blog yang setia bukan sesuatu yang tidak mungkin dan selalu menantikan postingan terbaru yang tayang di blog kita. 

Langkah selanjutnya, jika sudah concern dengan suatu tema tertentu,akan lebih efektif lagi jika Ngeblognya dengan niche tertentu. Dengan membuat konten blog tetap fokus pada tema tertentu akan lebih mudah ditemukan dan dibranding tentunya. Mendapatkan kredibilitas dan pembaca setia di ranah blogging dapat terjadi dengan cepat, karena postingan-postingan  selanjutnya tentu tentang topik (niche) tertentu yang akan menghipnotis pembaca pada tema tersebut. Blog dengan niche yang masih belum bisa saya lakukan dengan konsisten. Blog berniche sudah punya, tapi masih belum bisa ajeg up date postingan (semangatnya untuk ngeblog berniche, boleh dong diakui. Hehehe )

4. Meng-update blog secara teratur dan konsisten.
Dengan sering menerbitkan konten berkualitas, maka untuk tetap berada di puncak pikiran pembaca, perlu komitmen untuk publish postingan secara konsisten. Hal ini akan mendorong audiens blog memiliki kebiasaan untuk mengunjungi blog kita secara ajeg (sesuai jadwal postingan yang sudah kita tentukan), karena tahu, misalnya, mereka akan bisa membaca konten baru di pagi atau sore hari pada hari Senin, Rabu, Jum’at atau ritme lainnya.

Artinya, update blog secara teratur dan konsisten disni adalah ditentukan jadwalnya: kisaran jam berapa dan tiap hari apa. Bila up date blog dilakukan secara konsisten dengan konten yang berkualitas tinggi, maka kita akan menciptakan euforia tersendiri bagi pembaca untuk datang-datang lagi secara teratur. Isn’t it amazing?. (some how, saya belum bisa istiqomah neh soal penjadwalan update blog. masih berkutat bisa update blog, Alhamdulillah )

5. Manfaatkan media sosial untuk menyebarkan konten blog secara smart
Terlebih postingan yang masih fresh (just update), setelah klik publish dan new entry pun muncul di page pertama blog, maka manfaatkan media sosial untuk menyebarkan konten blog, terlebih postingan yang masih fresh (just update). Go a head untuk membagikan postingan ke semua akun media sosial (termasuk LinkedIn, Instagram, path dan sebagainya). Strategi untuk mendapatkan kunjungan blog melalui pintu-pintu sosial media tersebut memang sudah biasa dilakukan.

Akan tetapi tak sedikit yang cara nge-share postingannya masih just click share pada waktu yang bersamaan pada semua akun sosial media yang dimiliki. Cepat dan praktis tapi hasilnya kemungkinan besar kurang efektif, tak maksimal dan bisa jadi 'hanya' dibaca isi cuplikan yang kita share di akun media sosial tersebut.

Untuk mendapatkan traffic yang lebih efektif dan optimal dari penyebaran postingan yang kita lakukan, bisa disiasati dengan cara antara lain:

  • tampilkan bagian yang berbeda-beda tiap kali kita share di akun sosial media. Misalnya, posting blog dengan judul A (dalam satu posting) share di Facebook mengambil penggalan paragraf pertama, maka saat share di sosmed lainnya kita tampilkan cuplikan lainnya yang menarik juga.  
Strategi Menyebarkan postingan di blog melalui media sosial

  • dari segi waktu, hindari waktu sharing di berbagai media sosial secara bersamaan. Hal ini juga untuk meminimalkan audiens yang sama yang sedang online. Tahu sendiri kan, meski kita gabung di berbagai komunitas dan memiliki akun di banyak media sosial, maka sekian persen yang menjadi teman kita adalah orang yang sama. Alasan lainnya kenapa perlu dilakukan diferensiasi waktu adalah pertimbangan zona waktu di dunia. Seumpama kita memiliki pertemanan dari negara yang memiliki zona waktu berbeda, maka memungkinkan menjangkau audiens (calon pembaca) blog dari beberapa zona waktu, jika jadwal sharing postingan dilakukan di waktu yang berbeda. 
Dengan membuat beberapa cara, perbedaan waktu dan cuplikan isi blog/postingan yang berbeda-beda saat membagikan suatu entri blog, kemungkinan besar akan mendatangkan lebih banyak lalu lintas pengunung blog. 

Strategi sharing postingan blog via sosial media ini tidak hanya untuk new entry, postingan lama juga bisa dishare lagi berkali-kali di media sosial dengan cara menampilkan berbagai sorotan yang berbeda atau cuplikan paragraf lainnya yang mengandung informasi menarik.

6. Mengevaluasi kebiasaan dari pengunjung blog.
Evaluasi mengenai kebiasaan pembaca dan pengunjung blog bisa menjadi bahan koreksi untuk memperbaiki aktifitas blogging. Kita bisa mempelajari apa yang sesuai dengan minat pembaca dan mendapatkan informasi tentang jenis konten yang perlu ditingkatkan fokus penulisannya sehingga menghasilkan konten unik, menarik dan bernas dari segala aspeknya. .

Misalnya, memeriksa sumber masuk lalu lintas, postingan yang viewnya memiliki progress pembaca meningkat, waktu kunjung yang paling tinggi, dan kata kunci apa yang mengarahkan lalu lintas ke blog kita serta hal-hal lainnya yang relevan untuk mempelajari habit pengunjung blog. 
[Mempelari] Lalu lintas Pengunjung blog dari Negara dan browser
Mengetahui kebiasaan pengunjung blog, akan memungkinkan untuk memaksimalkan nilai konten. KIta juga perlu melacak output konten dan membandingkan dengan jumlah engagement pengunjung blog pada postingan. Kemudian kita bisa membuat patokan terhadap lalu lintas total situs untuk menentukan jadwal penerbitan optimal.

Jika kita bisa mengetahui konten apa yang paling banyak di klik orang dan jenis artikel apa yang mengarahkan lalu lintas paling banyak dari Google, maka kita bisa menumbuhkan audiens dengan lebih cepat dengan memperbaiki hasil temuan tersebut. Dengan mengetahui ‘kebiasaan’ pengunjung dan pembaca blog, sebagai bahan untuk melakukan evaluasi, yang kemudian bisa kita tindaklanjuti dengan koreksi (perbaikan) pada postingan selanjutnya. 

7. Berinteraksi dengan pembaca (audiens) blog.
Berinteraksi dengan pembaca blog yaitu dengan membalas komentar secara positif (meskipun isi komentarnya ada yang bikin darah mendidih atau bermuatan sentimen), suka dan berbagi pembaruan, dan sampaikan terima kasih atas masukan/saran yang diberikan serta  permintaan maaf manakala ada yang kurang berkenan atau tanpa sengaja ada yang tersinggung karena kita tidak tahu seberapa limit emosional dari setiap pengunjung blog kita. Dengan berinteraksi akan membangun hubungan yang akrab dan akan membuat pengunjung ikhlas dan bisa menumbuhkan rasa rindu untuk kembali lagi dan lagi mengunjungi blog kita. Setia orang menyukai persahabatan, kebersamaan dan bersosialisasi, termasuk dalam konteks blogging. Dan kita tak akan pernah, one day keakraban yang terjalin tersebut bsia jadi bonus yang luar biasa dimana kita bisa memperoleh sumber inspirasi untuk konten dan tulisan selanjutnya. 
Please remind, our blog's visitors are human being and let's being human for them.
8. Ciptakan “ brand ” diri pada blog.
Barang dan jasa akan mudah dikenal dan diingat ketika memiliki Merek atau brand yang mengesankan. Ada istilah love at first sight. Maka ada juga first impression karena penampilan blog kita, seperti: judul blog, logo/banner pada header, Tagline, quote, motto dan pesan yang kita sematkan pada widget dan atau mungkin setiap kita up date status pada sosial media. Singkat uraiannya, personal branding melalui blog akan memberi kita ruang yang lebih kondusif untuk membentuk identitas diri secara online. 

9. Akrab dengan SEO
Jangan menganggap SEO hanya untuk me-monetize Cara mudah untuk meningkatkan minat baca bagi pembaca blog tersebut akan lebih cetar gemanya bila kita tidak enggan untuk berusaha mempelajari dan menerapkan SEO pada blog. Meski untuk urusan SEO friendly membutuhkan skill yang (agak-agak) expand, tentu saja dan tetap jangan merasa sulit untuk menerapkan SEO ya.

Saya sendiri sebenarnya juga tidak gaul soal SEO, apalagi yang coding, gagap parah deh. SEO kan tak melulu soal coding, bisa kok mulai diterapkan teknik-teknik SEO yang sederhana dan saya yakin tidak akan sulit untuk diterapkan, seperti pemilihan keywords, memberikan perlakuan yang khusus terhadap frase-frase yang dianggap penting (bold, under line, Italic), SEO On/off page, dan teknik SEO dalam blogging lainnya yang dianggap tidak bikin kepala puyeng (seperti yang saya rangkum dalam postingan Belajar Menerapkan SEO dalam Blogging.

Sebenarnya tema ini merupakan challenge liga blogger yang terpaksa saya skip karena ini dan itu alasannya. Berhubung tema tersebut  sangat kece wal keren sekaligus sebagai brain storming bagi diri saya sendiri khususnya, plus saya terlanjur mengumpulkan referensi, jadi ya saya berketetapan lanjutkan saja untuk menuliskannya dengan judul 9 Cara Mudah untuk Meningkatkan Pembaca di Blog ini. Jadi, tolong di NOTED apa yang saya uraikan dalam point-point di bawah ini merupakan wacana dan pengetahuan bagi saya dan belum 100% saya aplikasikan (harapannya sih ya bisa menerapkannya dengan baik dan konsisten), tepatnya ada beberapa point yang belum bisa saya terapkan. 

Iya sih, 9 cara sederhana agar pembaca blog bisa meningkat ini memang tidak bisa serta merta diterapkan. Tapi jika memang sudah concern dan fokus, bukan hal yang mustahil untuk menerapaknnya dan silahkan lihat hasilnya. Tidak ada yang sesuatu hal yang bisa langsung terwujud, semua butuh ikhtiar yang konsisten (waktu). Lha yang namanya bikin mie instant saja tetap butuh usaha dan waktu juga kan? Kecuali kalau Anda mau makan mie instant tersebut secara langsung, cukup sobek bungkusnya dan langsung disantap. Etapi, jangan sering-sering makan mie instant lho ya? 

Epilognya gak nyambung bangettttttt….yang pasti at least semoga ada sebagian (semuanya) dari 9 Cara Mudah untuk Meningkatkan Pembaca di Blog  ada yang mudah untuk langsung dipraktekkan.
Nah, dari 9 cara meningkatkan pembaca di blog tersebut, poin mana yang sudah anda terapkan selama ngeblog ? 
Atau, cara mana yang paling mudah untuk diaplikasikan menurut anda? 
Yang punya cara ajib untuk meningkatkan kunjungan di blog, boleh dong dibagikan juga ?

20 comments: Leave Your Comments

  1. keren banget nih mbak Riri, jareng deh blogger yang membahas traffic dari sisi selengkap tulisan ini
    aku baru ngerti lho teori piramida terbalik untuk menulis, termia kasih banyak ya sharingnya
    ntar aku pelajari lebih teliti lagi deh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama mbak.
      Tulisan ini dalam rangka pembelajaran diriku bangett.
      Untuk piramida terbalik ini, aku pun belum bisa konsisten menerapkan, masih sering alur maju-mundur.

      Delete
    2. efaluasi kontent, nah pengunjung saya suka dengan hal-hal yang gimana gitu. Hot-hot, dan seksi yang dicari. Sayapun membuat artikel rata-rata tiga paragraf.

      Delete
    3. hot-hot itu kayak mie kuah panas atau sambal super pedas ya Mas? hehehe

      Delete
  2. Bermanfaat banget nih, Teh, dari semua diatas, memang berakrab dengan para blogger lain juga penting, seperti halnya blogwalking, interaksi. Selain dapat membaca apa yang ditulis blogger lain, kita juga bisa sembari ambil pelajaran dari tulisannya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Interaksi dengan pembaca, mungkin belum bisa saya lakukan. Terkendala kuoata.

      Delete
    2. Saya pun sudah setahunan ini ngedrop Blogwalking dan balas komen teman-teman. Maaf banget semuanya

      Delete
  3. Saya belajar nulis aja masih susah kak, mohon bimbingannya kak

    ReplyDelete
  4. Terimakasih kiatnya. Sangat bermanfaat.

    ReplyDelete
  5. Kalau soal artikel saya malu-malu dan tersipu. Saya membuat artikel asal kena, yang penting gambar sudah ada, nanti tinggal langsung ketik. Tidak pernah membuat yang namnya draf atau head-head. Saya menulis dengan melihat gambar, membayangkan suasana gambar tersebut.
    Wah kalau ngomongin template, jadi tersindir. Loading blog saya berat dan tata letak widget begitu amburadul. Kalau brand ,semoga tidak ada yang menyamai, Tukang Photo bukan Photographer.

    ReplyDelete
  6. Tambahan mbak, kalo saya Biar enak dibaca perparagraf dibuat maksimal 3-4 baris. biar yang baca gak jenuh. :)

    ReplyDelete
  7. Wah, blog saya belum banyak pembacanya.

    ReplyDelete
  8. Wah klo point sebar link di medsos aku masi cupu alias malu mb ri, takut dibilang sok soan huhu, harusnya ma pede aja kali ya

    ReplyDelete
  9. keren banget mba Ri :) makasih ulasannya buat aku yang masih newbie niy jadi nambah ilmu lagi baca ini

    ReplyDelete
  10. Nah urusan SEO ini kayaknya sya masih harus belajar banget :)

    ReplyDelete
  11. Lhaa ini yang saya perlukan, soalnya statistik blognya mandeg di angka itu-itu terus malah kadang turun kalau di momen tertentu misal liburan, hiks.

    ReplyDelete
  12. wah mantap sekali teorinya..apalagi piramida terbalik. Jadi makin semangat nih nulis.

    salam kenal mbak !

    ReplyDelete
  13. klo saya dengan cara share ke sosial media dan dengan seo blog. btw tips yang bagus.

    ReplyDelete
  14. aku nerapin template dan konten mbak, bersinergi bisa bikin naik traffic. Utk iklan masih galau euy, pengennya semua ukuran dipasang, tapi ternyata bikin berat loading ya

    ReplyDelete

Leave a comment or just be silent reader, still thank you so much.
Terima kasih telah singgah di Kidung Kinanthi.
Mohon maaf, komentar terindikasi SPAM atau yang mengandung link hidup tidak akan dipublikasikan...
So, be wise and friendly.