Post Paid on IG

WHAT'S NEW?
Loading...

Vlog Jadi Trend Konten Blog 2017

“ Aku menulis (di blog) maka iklan (job review dan sejenisnya) datang “, demikian salah satu komentar pada postingan alasan suka blogging. Artinya, dengan aktif ngeblog secara sendirinya akan membuka salah satu pintu “tawaran job”.

Saya Bismillahirrahmaanirrahiim setuju dengan komentar yang terdapat dari tersebut. Keaktifan menulis di blog yang diseriusi, cepat atau lambat akan menarik “pengiklan” untuk numpang promosi, baik berupa soft selling maupun hard selling. Tak perlu diperdebatkan lagi, Menulis di blog, seringkali merupakan uraian inspirasi, pengalaman, yang mengajak pembacanya berwacana lebih lanjut. Berawal dari hobi (menulis) kemudian bisa menjadi sumber daya kreatif untuk mendapatkan penghasilan, ya kan cool banget. Lebih dari itu, kan umumnya para penulis blog berawal dari kesukaan dan atau hobi menulis.

Kalau tren blogger tahun-tahun sebelumnya terdapat kecenderungan untuk membuat blog yang di branding dengan tema spesifik: parenting, traveling, stylish food, wisata, kuliner, fashion dan seterusnya. Maka main stream tren blogger di tahun ini besar kemungkinan akan berlanjut bagaimana membangun blog (apapun niche-nya) yang lebih kuat daya tariknya. Konsisten dengan tema blog yang sudah dibangun sebelumnya dan melakukan make over dalam membuat konten yang dilengkapi dengan konten multimedia, tak hanya berupa gambar atau feature yang berupa hasil karya info grafis, tapi akan lebih dicetharkan dengan audio visual (sepertinya semacam VLOG kan?).
Vlog Jadi Trend Konten Blog 2017, yaitu Blog dengan konten berkualitas yang memadukan teks, gambar, dan video dalam postingan akan memiliki daya tarik lebih tinggi bagi pengunjung. Apalagi semua blogger tentu mendambakan torehan tulisannya di blog memiliki life time ever green and forever. Artinya, segmen pembaca ke depannya adalah generasi yang lahir sebagai native digital yang memiliki cita rasa terhadap produk-produk digital dan derivatifnya yang bisa di baca sambil disimak, atau bahkan mungkin hanya dengan melihat visualisasinya sudah dapat tuh intisarinya.
Toh saat ini sudah banyak aplikasi yang bisa diunduh dan digunakan untuk membuat video yang impresif. Bisa saja video yang dibuat merupakan kompilasi dari foto-foto yang dirangkai menjadi sebuah tayangan visual yang menarik. Atau memang sengaja membuat skenario untuk membuat video serta sengaja mengambil rekaman sendiri.

Agar lebih efektif, efisien dan multiple benefit, video di unggah ke akun Youtube dulu untuk kemudian digunakan link-nya ditempelkan pada postingan. Ini namanya, sekali mendayung bisa update Youtube dan postingan di blog. Kalau blog dan youtube sudah sama-sama terdaftar di Adsence, hasil juga akan berasa dari dua sumber: dari blog karena bisa menarik banyak pengunjung dan dari youtube.

Oh iya, selain itu tetap penting untuk membuat tulisan yang bersifat Story telling, lengkap dan detail yang menyertakan banyak data tapi tetap bisa membuat pembaca betah untuk membacanya hingga kalimat yang terkahir. Selanjutnya, tulisan sudah stabil dengan kualitas yang prima tersebut, bukan tak mungkin akan membuat pembaca yang mampir ke blog akan ketagihan dan menanti-nantikan new entry berikutnya. Kira-kira, miriplah seperti candu yang terdapat pada serial drama Korea. 

Jadi,
Kalau Anda ingin terkenal, menulislah ! Atau, berbuatlah sesuatu sehingga orang akan menulis tentang perbuatan Anda tersebut ~
Prof. Dr. Mukti Ali.

21 comments: Leave Your Comments

  1. Sebenarnya mau vlog, infografis atau konten-konten lainnnya, yang penting informasi yang dikemas benar-benar bisa mencerahkan penikmatnya #apeu. Dan yang paling penting dari yang terpenting lain adalah bisa menarik perhatian ahensi :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. NAh itu, kalau concern untuk menarik ahensi, itu aku anggap sebagai bonus Mbak. SEcara straight, aku nyaadar kalau postingan yang ku buat masih semau guweh neh

      Delete
  2. Yay vlog jadi tren, apalagi setelah selebgram yang digandrungi abege-abege pada ngevlog. Kece ya kalau bisa jadi candu kayak drakor :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahahaa...ajib tenan kalau punya blog yang kontennya bisa jadi candu kayak drakor.

      Delete
  3. Sebagai pembaca, artikel yang disertai vlog memang akan menjadi daya tarik tersendiri. Tidak membosankan dan lebih berwarna.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siyappp Mbak, eh, setujuuuuuu banget Mbak

      Delete
  4. Vlog jadi tren baru, tapi yang nonton harus siap-siap kuota dulu. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pakai paket kuota yang bonusnya banyak, trs pas lihat Vlog disesuaikan dengan masa pakai bonus tsb. *blogger hemat*

      Delete
  5. Saya juga sekarang jadinya belajar bikin vlog, supaya isi blogku semakin berwarna dan konten semakin lengkap :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mantap Mbak, ntar ajarin saya bikin Vlog ya...

      Delete
  6. Ngeblog sekaligus ngebvlog adalah sesuatu yang dibutuhkan supaya pembaca bisa mengetahui siapa dan bagaimana bentuk rupa yang punya blog.

    ReplyDelete
  7. Suka dengan quote yang paling bawah. Ditunggu konten vlog mba Ririe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. KOnten Vlog? ehmmm....masih sekdar aplut-aplut di IG dan youtube neh Mbak. Belum bisa editing Vlog...*maluu*

      Delete
  8. Dari tahun kmrn mau belajar vlog ngak kesampean mulu #EdisiMales

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo belajar Vlog Mas, ntar ajarin aku ya *lhoh?

      Delete
  9. Belum bisa "ngebacot" depan kamera, udah keasikan behind the gun hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kala aku, gagap bicara kalau di depan kamera juga di depan banyak orang *parah*

      Delete
  10. Aku ga pede mb, wajahku ga kamera genic etdah wakakka

    ReplyDelete

Leave a comment or just be silent reader, still thank you so much.
Terima kasih telah singgah di Kidung Kinanthi.
Mohon maaf, komentar terindikasi SPAM atau yang mengandung link hidup tidak akan dipublikasikan...
So, be wise and friendly.