Post Paid on IG

WHAT'S NEW?
Loading...

Yogurt dan Jahe untuk Obat diare tradisional

Diare merupakan salah satu jenis penyakit yang terjadi ketika pencernaan tidak berfungsi sebagai mana mestinya. Akibatnya seseorang sering buang air besar dan buang air kecil yang lebih sering dari kondisi biasa, umumnya lebih dari 3 kali BAB dalam sehari bisa dikategorikan sebagai kondisi mengalami diare. 

Banyak hal yang Bismillahirrahmaanirrahiim bisa memicu terjadinya diare ini, seperti makanan yang terlalu pedas, sudah basi, tidak cocok dengan salah satu atau beberapa jenis bumbu, dan beberapa jenis makanan lainnya yang tidak familiar dengan pencernaan. Diare juga bisa terjadi karena karena infeksi virus, infeksi bakteri, kontaminasi makanan dan minuman, stress akibat banyak fikiran, dan penyakit usus. 

Adapun gejala sakit diare pada umumnya ditandai dengan sakit perut, kembung, mual, hingga dehidrasi, akibatnya sakit diare ini membuat badan lemas, tidak bisa bepergian jauh dan aktifitas pun jadi terganggu.

Saat mengalami diare, umumnya kita, tepatnya saya (masih) sering mengikuti warisan nenek moyang untuk menggunakan bahan-bahan alami yang cepat diperoleh dan mudah untuk mengonsumsinya seperti minum air teh tawar kental, makan daun jambu biji muda atau ramuan tradisional lainnya. Dan berikut ada obat diare tradisional yang baru saya kenal (dan belum pernah nyobain) yang konon bisa digunakan untuk mengobati (mengurangi) diare, diantaranya:

1. Yogurt

Yogurt bukan hanya sebatas makanan biasa yang banyak di pasarkan di super market. Tetapi yogurt juga menyehatkan pencernaan yang dapat menyembuhkan penyakit diare. Karena yogurt ini mengandung bakteri baik yaitu bakteri lactobacillus acidophilus dan bifidobacterium. Bakteri ini dapat menghancurkan bakteri buruk yang ada pada usus. Alhasil usus terbebas dari bakteri buruk dan pencernaan akan normal kembali sebagaimana mestinya. 
Yogurt untuk Obat diare tradisional
Gambar: http://www.resepharian.com/cara-membuat-yoghurt-mudah-praktis-sederhana/
Yogurt mengandung probiotik yang berfungsi sebagai antibiotik sehingga mengurangi penyakit diare. Selain itu, yogurt pun mengobati infeksi bakteri yang disebabkan oleh diare. Untuk hasil yang cepat dan maksimal menghilangkan penyakit diare, anda dapat mengonsumsi 2 gelas kecil yogurt per hari. Selain itu bisa juga ditambahkan dengan megonsumsi pisang. 

2. Jahe

Jahe seringkali digunakan sebagai bumbu masakan di dapur. Sebenarnya jahe pun dapat digunakan sebagai obat diare tradisional. Karena jahe berfungsi untuk mengobati keracunan makanan dan membantu mengurangi kram serta nyeri perut.  Adapun cara mengolahnya dengan memarut sepotong kecil jahe yang telah bersih. 
Jahe untuk Obat diare tradisional
Gambar: http://herbal.munjhu.com/herbal-umbi/khasiat-herbal-jahe-untuk-menurunkan-kolesterol-dan-sakit-pinggang/
Agar tidak terlalu kesat di mulut, anda dapat juga menambahkan satu sendok teh madu  untuk dikonsumsi. Hindarilah minum air putih setelah mengonsumsi jahe. Karena hal itu dapat mengurangi khasiat jahe sebagai obat diare. Untuk mengoptimalkan penggunaan jahe sebagai obat diare, anda dapat mengonsumsinya 2 – 3 kali sehari.  Tidak semua orang mau mengonsumsi jahe secara langsung seperti ini. Oleh sebab itu, anda dapat meminum obat diare  yang dipesan dari goApotik.com. 

Anyway, pilihan mengunakan obat tradisional untuk menyembuhkan diare memang kerap direkomendasikan dan jadi alternatif pertama yang cepat dan aman. 

Tapi, jika diare tidak kunjung mereda atau bahkan intensitas BAB malah meningkat, artinya orang yang mengalami diare harus di bawa ke dokter, klinik kesehatan, puskesmas. Intinya jangan menunda-nunda lagi untuk berobat ke medis manakala diare yang dialami belum membaik setelah mengonsumsi obat diare tradisional.



* Sponsored Post

2 comments: Leave Your Comments

  1. boleh deh besok dicoba klo kena gangguan bab ��

    ReplyDelete
  2. Aku kalo diare ya makan daun jambu biji, Mbak. Hihi. Baru tahu malah kalo yogurt sama jahe bisa juga sebagai alternatifnya. Tapi itu yogurtnya apa bisa sembarang merek yg dijual di pasaran?

    ReplyDelete

Leave a comment or just be silent reader, still thank you so much.
Terima kasih telah singgah di Kidung Kinanthi.
Mohon maaf, komentar terindikasi SPAM atau yang mengandung link hidup tidak akan dipublikasikan...
So, be wise and friendly.