WHAT'S NEW?
Loading...

NO TIME for Nothing


Saat paling berbahaya bagi akal/pikiran adalah manakala pemiliknya menganggur dan tidak melakukan apa-apa. Jika suatu saat kita menganggur and nothing to do bisa diibaratkan seperti mobil yang berjalan dengan kecepatan tinggi dengan sopir yang blank pikirannya, akan mudah oleng ke kanan dan kiri or worst: getting eccident !

Pada saat kita menganggur tanpa kegiatan (awas bengong, ayam tetangga bisa mati lohh…hehehe..), maka bisa diprediksi akan dihampiri rasa sedih, feeling blue, gundah gulana, cemas, etc. Karena dalam keadaan kosong (without activity), pikiran akan mulai mengembara ( tanpa di suruh-suruh tuh) dan menerawang kemana-mana: mulai dari mengingat kegelapan masa lalu ( tidak apa-apa kalau hanya mengingat masa-masa belum ada listrik..), menyesali keadaan saat ini yg belum seperti harapan, hingga mencemaskan kekelaman masa depan yang belum tentu kita alami. Dan itu bisa membuat akal pikiran kita tak terkendali dan lepas control (nah lho, hati-hati kalau pikiran kosong tuh bisa membawa energi negative kalau sampai nyasar yang tidak-tidak tentang masa depan !)

So, Do something…make move…create anything…mengerjakan hal-hal meski kita anggap kecil tapi tetap jauh lebih efektif daripada larut dalam kekosongan yang menghanyutkan pada aliran-aliran pikiran tidak productive ( gula larut dalam air masih bisa di pisahkan dengan mudah, nah kalau pikiran dan akal kita terbawa larut dalam gelombang negative perlu banyak energy tuh buat menetralkannya). Singkat kalimatnya, membiarkan diri dalam kekosongan (totally no activity) sama halnya dengan merusak tubuh dengan narkoba (Just stay away from narkoba, never ever think to curious about that thing!)

Waktu kosong itu tak ubahnya dengan siksaan halus ala penjara Cina: meletakkan nara pidana di bawah pipa air yang hanya dapat meneteskan satu tetes air setiap menit selama bertahun-tahun dan dalam masa penantian yang panjang itulah biasanya seorang napi akan menjadi stress dan gila.  Berhenti dari kesibukan itu kelengahan, dan waktu kosong itu adalah pencuri yang culas (sudah pencuri masih culas lagi: parah banget kan?). Adapun akal pikiran kita merupakan mangsa yang empuk yang siap untuk dimangsa dengan ‘nikmat’nya oleh KELENGAHAN dan si PENCURI CULAS tersebut.

Let’s stand up…kerjakan sholat, baca buku, bertasbih, menulis, merapikan kamar, setrika, mencuci baju (kalau tidak baju kotor lagi, buka laundry gratisss saja ya…hehehe), berkebun, beternak (tapi jangan beternak ulat bulu lho ?!). Or At least, berbuat sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain alias kerka bakti social untuk mengisi kekosongan. Tikam setiap waktu kosong dengan ‘pedang’ kesibukan. Lihatlah para nelayan, kuli bangunan, petani (Ayahku termasuk salah contohnya neh, suka bilang kalau menganggur/tidak ke sawah malah merasa sakit semua badannya ) yang tetap ceria bersenandung dan mendendangkan lagu-lagu seperti burung-burung di alam bebas. Hidup itu untuk bekerja, bekerja untuk ibadah….jadi tidak ada istilah pensiun dalam artian nganggur selama hayat masih di kandung badan deh.

Kebajikan itu sebajik namanya, keramahan seramah wujudnya, dan kebaikan sebaik rasanya. OOrang yang pertama kali akan merasakan manfaat dari  semua itu adalah diri kita sendiri (yang melakukannya), akan merasakan “buah”nya seketika itu juga dalam jiwa, akhlak, dan nurani, sehingga bisa selalu lapang dada, tenang, tenteram dan damai.



Dedicated to Myself and everyone who love their life to be live

6 comments: Leave Your Comments

  1. pikiran kosong dan otak tdk dilatih untuk terus berpikir ,konon juga membuat membuat otak cepat menua loh,,hehe katanya sih

    ReplyDelete
  2. yuuuk minum air putih biar pikiran tambah fresh ^^

    ReplyDelete
  3. @Rakyan Widhowati Tanjung : Yuuk minum air putih yang cukup, ya sekitar 3liter deh biar sehat ya sist...

    ReplyDelete
  4. @al kahfi : Membiarkan otak "empty" memang bisa membuat sel-sel otak semakin lama akan mati yang pada akhirnya mengakibatkan PDI (penurunan daya ingat) deh :)

    ReplyDelete
  5. aku malah pengen nganggur tapi banyak uang.. pie jal tu caranya..ahehehe..jadi tiap hari pengennya jalan2 terus liburan terus..ahihiihihi :D

    ReplyDelete
  6. @ip-ip : wah...boleh tuh, nanti sharing ya gimana caranya punya uang banyak tanpa kerja? hehehe..At least, the point of view 'menganggur' adalah otak/pikiran kita (yg saya maksudkan dlm tulisan tersebut)

    ReplyDelete

Leave a comment or just be silent reader, still thank you so much.
Terima kasih telah singgah di Kidung Kinanthi.
Mohon maaf, komentar terindikasi SPAM atau yang mengandung link hidup tidak akan dipublikasikan...
So, be wise and friendly.