Post Paid on IG

WHAT'S NEW?
Loading...

Destinasi Wisata Baru Japanese Cave Grajagan di Banyuwangi

Goa Jepang merupakan tempat yang bentuknya serupa goa, yang dulunya digunakan oleh Jepang untuk berlindung, sebagai tempat persembunyian dan sebagai base camp pertempuran  gerilya  saat menghadapi paskan sekutu. Bandung, Papua, NTT, Yogyakarta, Jawa Tengah. Jepang yang berada di Indonesia selama 3,5 tahun meninggalkan tapak sejarah berupa goa Jepang. Disebut Goa Jepang, pada umumnya merupakan jenis goa buatan yang menggunakan tenaga romusha. Pada umunya keberadaan dan pembuatan goa Jepang untuk tempat persembunyian, pertahanan, perlindungan dan penyimpanan senjata.

Sesuai dengan peruntukannya, letak goa Jepang rata-rata medannya sulit dan tersembunyi. Selain itu, Bismillahirrahmaanirrahiim biasanya juga keberadaan goa-goa  Jepang berada tidak jauh dari pantai (perairan laut), klop dengan cara pendaratan pasukan Jepang di Indonesia kala itu kan lewat jalur laut. Tapi itu sih duluuuu, sekarang rata-rata jalur menuju goa Jepang sudah enjoyable kok. 
Dengan perkembangan industri pariwisata, penemuan-penemuan Goa Jepang pun membawa atmosfer baru dalam dunia pariwisata.  Tiap-tiap goa jepang memiliki pesona keindahan yang berbeda-beda. Goa Jepang yang sudah ditemukan antara lain:
1. Biak (Papua), 
2. Manado dan Kawangkoan (Sulawesi Utara),  
3. Sungai Liliba, Kupang (NTT),  
4. Klungkung (Bali), 
5. Bukittinggi (Sumatera Barat), 
6. Kaliurang dan Berbah (Sleman-Yogyakarta), 
7. Taman Hutan Raya  Bandung,  Garut, Pangandaran (jawa Barat)
8. Bandealit, Jombang, Mojekerto, Batu, Malang, Banyuwangi (Jawa Timur).

Dan Belum lama ini, sebuah goa Jepang ditemukan di Banyuwangi yang berlokasi tak jauh dari Garajagan.  Goa Jepang atau Japanese Cave yang baru ditemukan ini berada di sebelah barat G-land atau Pantai Plengkung, tepatnya di petak 39 RPH Grajagan BKPH Curahjati KPH Banyuwangi Selatan, yang termasuk dalam wilayah administratif desa Grajagan Kecamatan Purwoharjo Kabupaten Banyuwangi. 


Sekilas info mengenai penemuan Goa Jepang ini memang sengaja di pamerin ke saya oleh dari seorang teman via WA, dengan spesial note: di posting di Blog saya ini nih. Seneng, hepi, antusias dong, artinya blog saya yang jarang update ini dipercaya untuk membantu sounding pesona wisata Japanese Cave di Grajagan ini. Meskipun dan walaupun, resolusi foto-foto pendukung yang diberikan terbilang kecil. Jadi sebelumnya mohon dimaafkan ya kalau image yang terpasang dianggap belum mewakili penampakan pesona Goa Jepang ini. Semoga saja, justru menjadi pemantik rasa penasaran untuk bergegas berkunjung dan berwisata di Japanese Cave Grajagan ini ya?

No matter, Alhamdulillah ada alasan dan bahan untuk update blog lagi. Siapa tahu nanti dikasih akomodasi lengkap buat explore ke sana oleh beliau kan ya? *kode-kode*

Penemuan Japanese Cave di Grajagan ini menambah deretan destinasi wisata di Banyuwangi yang menggoda iman untuk di jelajahi. Secara resmi, destinasi wisata berupa goa peninggalan Jepang ini sudah dilaunching sejak 21 Juni 2017 lalu. Artinya, sekarang ada dua goa Jepang di Banyuwangi, karena seingat saya ada sebuah goa Jepang yang berada tak Jauh dari Pantai Teluk Ijo. Tuh kan, membuat saya terbawa arus kepo ingin mengunjunginya (kalau ke Banyuwangi lagi), sekaligus berburu foto-foto sambil melihat langsung bagaimana rupawannya Japanese Cave yang sudah di make over menjadi tempat yang eksotik dan historis. 

Menurut penuturan teman saya (Mas Rendi a.k.a suaminya Jeng Dian, teman kerja di Lab. Banyuwangi), Japanese Vace di Garajagan ini sudah humble untuk dikunjungi karena tak ada lagi kesan angker, bau dan lembab lagi. 
“ Dinding goa dikasih pajangan foto-foto pada masa Jepang berada di Banyuwangi. Terus,  dari celah celah dinding goa pengunjung (wisatawan) bisa melihat perahu-perahu nelayan yang sedang melaut di Pantai Grajagan. Apalagi kalau malam hari, indah banget pokok’e melihat lampu-lampu dari perahu nelayan yang tersebar di permukaan laut beradu dengan pancaran bintang-bintang di angkasa “. Tambahan cerita dari Pak Rendi ini neh yang semakin memancing rasa ingin menikmati langsung petualangan jelajah goa Jepang. 

Sepertinya, saya harus nodong Nyonya Rendi untuk memfasilitasi blusukan goa Jepang di Garajagan, sekaligus nginep di sana agar bisa menikmati romantisme suasana malam di zona wisata goa tersebut. Kebayang tuh, bikin api unggun sambil mendengarkan alunan gitar dan menikmati jagur bakar atau ikan bakar, bakal jadi pengalaman yang ajib banget kan?

Yang sudah punya agenda berwisata di Banyuwangi, khususnya yang mau ke Japanese Cave di Garjagan ini, tak perlu galau soal penginapan deh karena di dekat lokasi wisata goa Jepang radius sekitar 200 meter, sudah terdapat cottage dan Bungalow. Bagi yang ingin piknik alami, maksudnya benar-benar menyatu di alam, tersedia juga camping ground. Tiket masuk ke Goa Jepang Grajagan ini sangat bersahabat lho, yaitu Rp 7500 per orang baik malam maupun siang hari.


More info, feel free kontak untuk ke narasumber guest post ini via : renhatsupriyadi1502@gmail.com

5 comments: Leave Your Comments

  1. di Indonesia banyak banget ya tempat wisata sejarah, salah satunya goa jepang ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya Mbak, banyak wisata sejarah yang sesungguhnya sangat menarik, sayangnya belum gencar publikasinya.

      Delete
  2. Aku belum pernah ke sana. Tempat-tempat bersejarah semacam goa jepang ini cukup menarik untuk di kunjungi. Children frendly nggak ya mbak?

    ReplyDelete
  3. Kayanya kok horror ya Mbak? :'D

    ReplyDelete
  4. Destinasi baru nih kalo ke banyuwangi....

    ReplyDelete

Leave a comment or just be silent reader, still thank you so much.
Terima kasih telah singgah di Kidung Kinanthi.
Mohon maaf, komentar terindikasi SPAM atau yang mengandung link hidup tidak akan dipublikasikan...
So, be wise and friendly.