WHAT'S NEW?
Loading...

Benda yang Wajib Dibawa Saat Jalan-Jalan

Saat berpergian baik versi long trip/short trip, dalam rangka mbolang [sekarang sudah jarang sey], mudik,  ataupun saat on duty keluar kota, Selain dompet,  HP beserta kroninya dan pocket camera, Bismillahirrahmaanirrahiim masih segabrek barang-barang renik yang bikin ransel saya bejubel. Dan karena yang dipersyaratkan dalam GA-nya Mbak Myra Anastasia ini benda yang wajib dibawa saat jalan-jalan selain HP, kamera dan powerbank, maka dengan pertimbangan dan perdebatan yang cukup alot bin sengit *lebay*, maka inilah 3 benda yang hampir selalu saya bawa ketika bepergian:
  1. Tempat obat yaitu sebuah dompet kecil berisikan beberapa jenis obat-obatan yang sekiranya dibutuhkan setiap saat. Sakit saat diperjalanan dan apalagi naik angkutan umum, kan tidak mungkin untuk mendapatkan obat yang kita butuhkan as soon as possible. Biasanya dompet obat  tersebut saya isi Obat: Maag, sakit kepala, diare dan beberapa multivitamin. 
  2. Kaos Kaki ini saya anggap merupakan benda yang fundamental buat persiapan jika ternyata terpaksa harus sholat di saat masih dalam perjalanan. Kalau naik kendaraan pribadi tentu tak ada masalah jika hendak sholat sesuai jadwalnya. Tapi perjalanan jauh dan jalur darat seperti rute mudik saya ke LA yang rawan macet, saya sangat perlu untuk mempersiapkan diri JIKA kondisi membuat saya harus sholat dalam perjalanan.
  3. Buku menjadi salah satu benda yang mendapatkan priorotas untuk di bawa dengan alasan dan tujuan untuk menaruh uang/cost yang dibutuhkan selama dalam perjalanan. Membawa Buku ini menjadi hal yang sesuatu sekali semenjak mengalami kecopetan dompet. Kalau naik kendaraan umum dan beberapa kali pindah Bis/kendaraan tentu sebanyak itu pula [minimal] saya mengeluarkan dompet untuk membayar atau hal lainnya. Oleh karenanya, posisi dompet pun mudah saya akses. Hingga suatu ketika, itu dompet raib dengan sukses tanpa ada jejak. Semenjak saat saat itu saya menggunakan buku sebagai pengganti dompet selamat perjalanan. Saya meletakkan sejumlah uang di dalam buku untuk opersional selama perjalanan dan dompet saya letakkan di posisi yang aman. Jadi, jangan berbaik sangka kalau saya dhemen baca buku saat di perjalanan karena saya termasuk orang yang tidak bisa menikmati bacaan saat berada dalam perjalanan. Kalau untuk beberapa menit, InsyaAllah masih bisa. Tapi untuk durasi lama, pusing pun menyerang dengan sukses yang memunculkan rasa mual seperti hendak mabuk gettu deh. Tapi meski mengalami kepusingan untuk membaca buku ketika dalam perjalanan, toh tetap merasa ada yang kurang jika on the trip tidak membawa buku. Jadi, sebenarnya kebiasaan membawa buku sudah sejak lama dan mengalami penguatan peran kehadiran buku dalam perjalanan setelah mengalami tragedi kehilangan dompet.
Nah, itulah ketiga benda yang memiliki hukum [semi] wajib dibawa ketika saya bepergian.
Kalau anda, benda-benda apa saja yang memiliki prioritas untuk di bawa saat bepergian selain hand phone, kamera, atau powerbank?


Postingan ini diikutsertakan dalam "1st GA - Benda yang Wajib Dibawa Saat Jalan-Jalan"



♠ Facebook | Twitter | Instagram | Linkedin 


SMOGA KESUKSESANNYA MENULAR BUAT MEMBER2 BARU YG RAJIN..AMIINN




14 comments: Leave Your Comments

  1. Wah, ternyata buku punya fungsi khusus selain utk dibaca ya, Rie? Ide bagus juga tuh. Pasti yang namanya maling emoh malingin buku ya? Hehe. Kalo benda wajibku bisa di lihat di blog wordpressku deh. :)

    ReplyDelete
  2. hehehe... ternyata bukunya mempunyai fungsi lain ya mak... :)

    ReplyDelete
  3. Saya ga pernah bawa obat. Paling koyo Salonpas sekotak. Hi..hi...hi...
    Maklumlah, aki aki.

    @nuzululpunya

    ReplyDelete
  4. ooo ternyata di situ disembunyikan, hehehe

    ReplyDelete
  5. saya apa ya kalo kemana2 itu bawanya cemilan hehee

    ReplyDelete
  6. kalo saya bawa batu, Mbak.
    buat mandi. soalnya kalo mandi tanpa batu, kayaknya ada yang kurang deh.

    ReplyDelete
  7. kalau aku punya barang lain sebagai pengganti dompet juga

    ReplyDelete
  8. wah, nyelipin uang di buku kalo aku bisa ilang malah mba ;p Secara aku pelupaan gitu orangnya ;p

    ReplyDelete
  9. wah bener juga yaa! ngga kepikiran loh buat narok duit di buku. jadi salah satu cara mencegah kecopetan yaaa....

    ReplyDelete
  10. saya juga gak bisa baca buku kalau dalam perjalanan. Tapi, baru tau kalau bisa juga buat 'dompet'. Thx idenya, Mak :)

    ReplyDelete
  11. kalau jalan sendiria,paling asik bawa buku,kalao bosan bisa baca2^^

    ReplyDelete

Leave a comment or just be silent reader, still thank you so much.
Terima kasih telah singgah di Kidung Kinanthi.
Mohon maaf, komentar terindikasi SPAM atau yang mengandung link hidup tidak akan dipublikasikan...
So, be wise and friendly.