WHAT'S NEW?
Loading...

Kopi Jawa

Fantastisnya aroma dan suara hujan Bismillahirrahmaanirrahiim jadi lebih komplit manakala ditemani dengan segelas kopi panas dan singkong rebus yang masih hangat. Maklum, saya lebih suka singkong yang direbus daripada di goreng.....so healthy choice kan? Tapi kalau kopi Jawa, adakah yang punya imaji seperti apakah itu? Saya sendiri kalau minum kopi lebih suka kopi tubruk dimana kopi bubuknya aseli bawa dari Rumah Lamongan sono. Sudah track record sejaka masih kuliah dan Alhamdulillah masih terlestarikan sampai sekarang. #EH?

Skip pembahasan soal kopi tubruk made In Ndeso-nya dan kembali pada Kopi Jawa, yang ini sih judul sebuah puisi karya Agus R. Sarjono.

Bijih-bijih legenda
Ada dan tiada
Seperti mutiara hitam
Tersulam di jubah malam

Berlayar ke manca negara
Menjelma lagu dan seduhan rindu
Mengikat kenangan manis
Akan ladang-ladang tropis
Yang subur dibasuh air mata

Di tanah kelahiran
Ia menjelma hari-hari prosa,
Hari-hari politisi, hari-hari berita:
Encer dan sembrono, seperti nasib jelata
Dan secuil penguasa kaya
Yang bersolek
Dengan berkilo gula

Bijih-bijih legenda
Ada dan tiada
Seperti mutiara hitam
Tersulam di jubah malam
Resensi; Review Buku
Buku Kopi Jawa
Kopi Jawa ini merupakan salah satu puisi dalam buku kumpulan puisi yang diberi judul Kopi, Kretek, Cinta. Saya memang penyuka puisi tapi harap maklum tidak banyak tahu tentang para penyair. Buku ini pun saya dapat dari suami. Nah suami saya di kasih oleh seorang temannya, katanya buku ini sengaja diberikan untuk saya. Selidik punya selidik, lha sang teman suami tersebut tahu jika saya suka puisi dan sesekali nulis begaya puitis.

“Kok bisa tahu kalau aku nulis sok puitis, Bi?”
“ Ya kan beberapa kali pernah aku tunjukkin sms yang model puisi itu..?”
“ Hahhh?!”


You Own your story and each story can empower others~ credit dari koran



Sekilas Info Peserta LBI

Friendship is always wonderful dan Bismillahirrahmaanirrahiim langkah pertama untuk bisa membuat sebuah Friendship tentulah dengan perkenalan. Sama-sama nyebur di event LBI 2014 tapi tak banyak yang sudah saya kenal. Sebagian peserta LBI tahun ini adalah kontestan tahun 2013 dan sebagian besarnya adalah peserta baru. Jika pada edisi yang lalu LBI dibagi dalam dua divisi, maka untuk periode yang sekarang cukup satu divisi saja.

Panitia LBI menggagas tantangan untuk saling berkenalan antar sesama peserta LBI, dipersyaratkan 4 peserta dengan komposisi dua peserta wanita dan sisanya untuk peserta laki-laki. Rasanya belum lengkap jika hanya nampilin 4 peserta. Tapi nyebutin semuanya juga....ehemm, ambil jalan pintas saja ah, sekrin sut saja daftar peserta LBI yang terpampang di www.ligabloggerid.com. 
Kompetisi blog

Sedangkan sekilas info Ringkas dan singkat untuk 4 sosok peserta LBI, here they are....anggap saja sekilas info tentang mereka:
  1. Yang Pertama, satu-satunya peserta LBI yang sudah ketemu secara face to face alias kopdar sebanyak 2 kali yaitu Yuniari Nukti yang akrab dengan sapaan Mbak Yuni. Akun  Twitter : @yuninukti dan alamat Blognya http://yuniarinukti.com/. Kopdar pertama kami difasilitasi oleh Pakdhe Cholik tentunya di Bumi Galaxy nan permai. Yang kedua di moment KBN beberapa bulan lalu tuh. Mbak Yuni orangnya ramah dan cukup ramai, sehingga bagi yang ngerasa dirinya pendiam....don’t worry deh kalau ketemu sama Mbak Yuni ini, bakalan heboh suasananya.
  2. Yang Kedua, sesosok blogger yang cantik dengan ID ngetopnya MizTia atau Mizan Tiara, katanya sih: Bukan Orang Penting, Gak perlu menghakimi....ini saya curi dari tulisan di akun twitternya: @weblogMT. Alhamdulillah, ternyata ketemu dengan anggota KPK juga di ajang LBI ini. Lha ternyata MizTia ini juga member KPK dan taraaa....saya pun baru tahu saat dia buka kartu dalam salah satu komentarnya. Bagi yang mau tahu banyak banget bagaimana MizTia ini menghiasi dan memenuhi blognya, silahkan langsung saja menuju http://miztia.blogdetik.com/.
  3. Blogger yang ketiga pastinya bergender laki-laki, blogger yang berasal dari Purworejo Jawa Tengah [berarti kita tetanggaan dunk?], ngakunya suka nulis tapi bukan penulis [lha yang diisikan di blognya itu apa ya namanya kalau bukan tulisan?], dia juga ngaku suka foto tapi bukan fotografer, yaitu Arit Santoso. Cekidot deh akun twitternya @artisantoso. Kalau mau bersilaturahim langsung ya buruan samperin saja di www.penjelajahjalan.blogspot.com 
  4. Nah satu lagi, hemmm...terpilihlah Wawan Setyawan, sang peserta LBI ini sepertinya di Liga 2013 merupakan salah satu peserta yang cukup agresif menjawab tantangan di setiap pekannya #semogagaksalahingat. Info personal lainnya, maaf...tahunya yang ini neh akun Twitter : @Wawa_eN dan URL Blog : http://wawanwawa.blogspot.com/

Horeeee....sudah mencapai kuota dalam short posting. Selanjutnya..... 
Selamat merayakan tahun baru Imlek bagi yang merayakan dan hepi long wiken semuanya yaaaa  

[Belum Join] Komunitas Blogger Daerah

Senada dan seirama serta sejalan dengan pergerakan jumlah blogger di ranah negeri ini, maka Bismillahirrahmaanirrahiim fenomena bermunculannya Komunitas Blogger pun melengkapi dunia per-blogger-an. Lahirnya Komunitas  blogger memiliki beragama latar belakang, alasan dan tujuan tapi saya yakin  pada dasarnya hampir semua komunitas blogger  untuk wadah kebersamaan agar interaksi dengan sesama blogger lebih guyub dan greng dalam kebaikan yang lebih baik #mbuletpenjelasannya.
Selamat Menikmati berkomunitas [baik]
Dan selama saya menjejak dunia blogsphere, beberapa komunitas memang sudah saya ikuti tapi dengan tingkat status keanggotaan yang  PASIF, kalau ada kegiatan/event jika bisa ikut ya ikut, masih sebatas itu keterlibatan saya pada komunitas blogger. Termasuk pula komunitas blogger daerah, yang ini lebih parah...lha ternyata saya malah belum gabung dengan KBD manapun! #tepotjidat. Padahal kalau melihat asal muasal, setidaknya saya bisa memenuhi kriteria untuk bergabung dengan Komunitas Blogger LA [ Lamongan sudah ada komunitas blogger apa belum ya?], LO = Lare Osing [Banyuwangi] dan Yogyakarta [domisili saat ini]. Setelah saya ubek-ubek dirumah mbah gugel, ketemu deh sama komunitas blogger Yogya http://bloggerjogja.org dan http://www.angkringan.or.id.  Sebenarnya sudah langsung mau register, tapi si Miss Connection lagi kumat ngalemnya, sehingga gagal deh untuk bergabung.

Saya pribadi menganggap jika berkomunitas itu banyak nilai positifnya. Equal dengan hukum alam bahwa manusia memang makhluk individu yang sekaligus makhluk sosial, keduanya tak bisa dilepaskan. Maka demikian pula jika dianalogikan dengan seorang blogger. Meski tanpa survey, tapi presumtif saya 99,99% blogger tentu join dengan komunitas blogger.

Sebenarnya postingan ini tantangan tema LBI untuk minggu ketiga, tapppiiiii...karena bikinnya at last day dan pas publish at last hour yang ternyata pas pula dengan koneksi gak support.....ketimbang hanya menghuni file di lapi, tetaplah ditayangkan meski lewat edisinya. Nah, sudahkah anda bergabung dengan komunitas blogger di daerah masing-masing?
 
 
 

Interdependence relationship yang double impact

Berkaitan dengan jenis pekerjaan saya yang baru yaitu salah satunya adalah melakukan verifikasi jenis usaha yang diajukan untuk dilegalisasi yang membawa berkah Bertemu Penulis Produktif BUKAN blogger [maksudnya, saya tidak tahu beliau punya blog/web atau tidak]. Sssstt, ini rahasia Bismillahirrahmaanirrahiim sebenarnya saya tidak bertemu langsung dengan sang penulis produktif tersebut. sesuai SOP bagi yang mengajukan perijinan usahanya, akan dilakukan check kebenaran isi/data yang tertera dalam form registrasi.  Ceritanya ketika kami [saya dan teman sekantor] mendatangi tekape dan beberapa belak-belok dan sempat salah alamat, kami pun tiba di tekape yang benar. Straight to the point, setelah membuka percakapan atau opening meeting gettu deh, kami mengajukan beberapa pertanyaan terkait dengan jenis usahanya.

Sesi wawancara usai dan lanjut mencocokkan dengan realitas yang ada di balik layar agar data yang kami peroleh via wawancara match yaitu melihat serta mendokumentasikan kegiatan/proses produksi mulai awal bahan baku, fasilitas gedung-peralatan, sarana prasarana pendukung, SDM hingga produk akhir.

Nah apa hubungannya cuplikan skenario pekerjaan saya dengan sosok penulis produktif bukan blogger ini? Biar tidak semakin blunder, saat itu kami melakukan cek lokasi untuk sebuah usaha percetakan dimana sang pemiliknya adalah Nyonya Bambang Triatmodjo. Eitsss....ini bukan Ny. Bambang yang ituh lho? Sang pemilik usaha percetakan ini adalah Dra. Hj. SRI JAMILAH PUJIWATI yang merupakan istri dari Prof. Dr. Ir. Bambang Triatmodjo, DEA. Dengan support sang suami, Beliau MEMILIH berkarir di rumah dengan membuka usaha percetakan.
Usaha; UMKM
Bu Bambang bersama Kru dan sebagian hasil Percetakannya
Sebenarnya jenis usaha yang ditekuni Ibu Bambang ini sama seperti usaha percetakan pada umumnya yaitu menerima berbagai jenis order cetak mulai dari undangan, brosur, leaflet, spanduk, buku dll. Yang menjadi center of point dan menarik perhatian adalah manakala saya menyampaikan pertanyaan tentang buku apa saja yang sering dicetak? Jawaban yang saya peroleh sungguh sangat mengagumkan, karena ternyata mayoritas buku-buku yang dicetak merupakan karya tulis [ilmiah] dari sang suami yang peredarannya untuk konsumsi mahasiswa alias buku-buku pegangan untuk jurusan teknik Sipil umumnya. Jadi nama Prof. Dr. Ir. Bambang Triatmodjo, DEA tentunya sudah tak asing lagi bagi sebagian besar komunitas mahasiswa teknik tak hanya di UGM, tapi juga PTN/PTS lain di negeri ini karena buku-buku karya beliau merupakan salah satu buku pedoman kuliah yang sudah edar secara nasional. 

UGM; Guru besar Teknik
Menurut Ibu Bambang, sang suami sangat concern untuk menerbitkan buku karena salah satu out put utama sebagai seorang pendidik adalah berbagi ilmu melalui buku. Sang suami tidak ingin waktu di luar kesibukannya sebagai akademisi dihabiskan untuk mengurusi proyek-proyek yang muaranya pada perolehan finansial semata.  selain buku-buku beliau yang terbilang “berat”, saya istilahkan berat karena menuliskan buku berisikan materi akademik jelas perlu teori-teori ilmiah dengan tingkat pemahaman yang expert karena buku-buku tersebut nantinya akan jadi literatur science dalam rangka kaji terap pada penemuan-penemuan yang akan diaplikasikan untuk kepentingan masyarakat secara luas.

Yang membuat saya semakin kagum, Pak Bambang ini tak hanya skilled menuangkan tulisan ilmiah/science, yaitu:
  1. Sebuah buku berjudul MENUJU KEJAYAAN INDONESIA sudah pula diterbitkan yang mengangkat tema sosial untuk memberi masukan dan saran kepada pemerintah, membangkitkan semangat dan motivasi kepada pemuda, mahasiswa dan Rakyat Indonesia untuk maju dan berjuang bagi kejayaan Bangsa dan Negara. 
  2. Beliau juga telah sukses menulis sebuah novel religi – musikal: MENTARI BERSINAR LAGI yang dilengkapi dengan sebuah CD berisi 10 lagu pendukung: Falling In Love, Mengalah, Broken Heart, Sendiri, CU in My Dream, Percayalah, Katakan Saja, Dengarlah, Maaf ya..., Curing With Love, 9 lagu diciptakan, diaransemen dan dinyanyikan oleh Fara.
Melihat dan merenungkannya, saya kok jadi pengen malu pada diri sendiri. Lha saya yang nulis asal jadi tanpa perlu dasar-dasar ilmiah, cukup berpedoman TIDAK SARA dan Menjauhkan dari bebauan Porno, nulis sekenanya bisa publish di blog, masih sering blenthong-blenthongnya. Malu dan gak PeDe-nya Saia gak perlu ekspos kan? Yang penting saya suka untuk mengambil nilai motivasinya antara lain:
  1. Spirit kepenulisannya Beliau yang dengan kesibukannya sebagai pengajar/akademisi aktif, Guru Besar Jurusan Teknik Sipil dan Lingkungan, dan aktfitas personal serta sosialnya sudah menulis setidaknya sudah 10 buku bidang teknik [belum terhitung yang jurnal ilmiah dan sejenisnya]
  2. Bergelut dengan dunia teknik, ternyata tidak membuat beliau menutup gerak penanya untuk menuliskan novel [fiksi] dan karya tulis bertemakan sosial yang beliau angkat dari hasil pengamatan dan keperduliannya terhadap fenomena sosial politik yang berkembang di Indonesia Raya tercinta.
  3. Interdependence relationship yang double impact #jadi ingat judul pilem, Usaha percetakan yang dikelola oleh Ibu Bambang atas dasar ide dan fasilitasi sang suami yang pada operasionalisasinya ternyata mendukung profesi Pak Bambang Triatmodjo sebagai pendidik/pengajar dan penulis produktif. Tuh apa coba namanya kalau bukan Interdependence relationship yang double impact?
Eniwei baidewei bus way lewat dan semoga banjir yang melanda segera surut, saya yang sudah jelas menunjukkan ekspresi terkesima oleh kiprah produktif Pak Bambang dalam menulis buku, jadi semakin bergairah manakala ditunjukkan sample-sample buku karya beliau., maka Bu Bambang pun dengan tulus bukan basa-basi menawari untuk membawa buku-buku apa saja untuk oleh-oleh. Hemmm.....so sweet, tumbu enthuk tutupe, Seperti tahu isi hati dan pikiran kami banget tuh. Cobalah tengok gambar berikut ini :
 

Kemaruk alias serakah dot kom ya? Gpplah, mumpung bisa bawa buku edisi langsung dari penulis dan penerbitnya. Sesuatu banget, kan bisa nambahin koleksi buku....#efek suka ngoleksi buku karena pengen bikin perpustakaan pribadi. Coba waktu itu ada Pak Bambang, pasti saya minta tanda tangan plus poto bareng pula.

Eh, biar lebih afdhol edisi bercerita dan pamer bukunya....Percetakan yang saya sebut-sebut di atas adalah: BETA OFFSET yang beralamatkan di Perum Fakultas UGM, Seturan Condong Catur XX/III,  Depok.  Sleman - Yogyakarta

Sekaligus ini penawaran terbuka terutama yang di DIY [biar mudah prosesi pengambilan bukunya], jika diantara sobat-sobit atau punya kenalan/sodara yang berkuliah dan menggunakan buku-buku [selain Mentari Bersinar Lagi dan Menuju Kajayaan Indonesia], silahkan inbox ke ririekinanthi8p@gmail.com. Dengan senang hati saya akan memforward buku-buku teknik tersebut bagi yang memang menggunakan untuk pedoman kuliahnya.

MILAD KEB keDua

Sejak membaca info di FB mengenai milad KEB untuk membuat postingan serentak pada tanggal 18 Januari mulai jam 08.00 AM – 23.59 PM, saya pun sudah berniat Bismillahirrahmaanirrahiim untuk ikut merayakannya dengan sebuah postingan sederhana untuk Milad kedua KEB. Lha kok sabtu malah tepar dengan sukses, yang sudah dimulai dari beberapa hari sebelumnya bergejala flu dan batuk. Al hasil, konsumsi vitamin make it double dan konsumsi obat generik biasa pun masih gak mempan. Ya sudah, it’s time untuk bersilaturahim dengan the doctor [sesuai pula dengan warning di kemasan obat: bila dalam 3 hari gejala flu tidak berkurang segera hubungi dokter atau unit pelayanan kesehatan]. Eh...kok malah curhat ya? Kan mau bikin postingan untuk KEB yang mengalami delay. Alhamdulillah, sudah bisa buka lapi dan meski super too late, tapi tak ada doa dan harapan yang berkadaluarsa kan?

Then, 18 Januari di usianya yang kedua especially doa terbaik untuk KEB dan emak2 semua, semoga terus berkarya dan menginspirasi, karena KEB adalah salah satu media untuk menyalurkan potensi beremansipasi wanita di jalur internet. Melalui KEB semoga bisa mewujudkan eksistensi perempuan Indonesia di era digital dengan ide-ide inspiratif secara lebih optimal. Kumpulan Emak2 Blogger pun semoga kian hari semakin eksis menebar pesona kemanfaatan untuk para emak-emak dalam mengeksplorasi kemampuan diri dengan menuangkan dalam tulisan sehingga bisa jadi bahan sharing dalam merenda hari-hari yang lebih kaya warna bahagia dan kebersyukuran.


Dan bersama postingan Milad KEB ini, teriring doa semoga banjir yang saat ini mendominasi wilayah Jakarta dan beberapa daerah lain di Indonesia bisa segera surut dan aktifitas bisa kembali normal.  Semoga semua warga yang terkena banjir bisa bertahan dan mampu menghadapinya dengan kesabaran. Dengan kondisi banjir yang masih jadi tamu tahunan di negeri ini semoga menjadi pembelajaran untuk lebih bijaksana dalam berinteraksi dengan alam sekitar yang dimulai dari diri kita sendiri seperti: tidak membuang sampah sembarangan sebagai salah satu langkah konkritnya. Semboyan BEBAS banjir BUKAN banjir yang bebas melanda dimana-mana, tapi Semoga memang benar-benar terwujud zona yang terkena banjir semakin berkurang dari waktu ke waktu.




Blogger [Semi] Marketing

Jika membicarakan mengenai konten marketing di dunia per-blogger-an, Bismillahirrahmaanirrahiim secara definisi adalah ulasan dan atau tulisan yang secara langsung maupun tidak langsung akan bermuara pada fungsi pemasaran. Saya yakin hampir semua blog pernah memuat tulisan yang memiliki sifat dan fungsi marketing.

Dan terkait dengan konten marketing pada blog, maka [menurut saya] setidaknya terdapat dua kriteria blog yaitu: full konten marketing dan semi konten marketing. Untuk blog yang full konten marketing, tidak bisa dipungkiri jika semakin hari jumlahnya meningkat secara significant. Perkembangan era digital dan Trend belanja on line merupakan salah satu fenomena yang mendongkrak pertumbuhan blog full marketing, dimana sang pemilik usaha secara khusus meng-create blog dengan tujuan utama sebagai media informasi, promosi dan sekaligus pemasaran bagi produk-produknya, baik yang berupa barang maupun jasa yang hendak dijual-belikan.
Cerita Kinanthi; Opini; Pernik-Pernik
Pict-nya masih nyambung kan? Konten Marketing ~ Pemasaran ~ Jual-Beli
Mengelola blog konten marketing tentu perlu konsistensi dan komitmen yang lebih dibandingkan nge-blog yang termasuk golongan semi marketing karena yang termasuk Blogger [Semi] Marketing kebanyakan tendensinya dalam membuat tulisan adalah dalam rangka happy blogging #tunjukdirisendiri.

Walaupun secara eksplisit tidak bermaksud membuat postingan yang bernada marketing, tapi faktanya hampir semua blogger pernah membuat konten marketing. Lha semisal kita buat cerita saat jalan-jalan atau gathering, unsur marketing lokasi tujuan, kuliner, dan oleh-oleh yang diborong akan menimbulkan reaksi rasa ingin tahu atau jadi bahan tutur tinular dari pembaca ke komunitasnya dan seterusnya ada reaksi serta proses marketing yang terjadi di kemudian hari.

Nah, Blogger [semi] Marketing yang menimbulkan hubungan mutualisme adalah jika ada tawaran Job Riview. Kayaknya ini merupakan jenis postingan yang membuat nge-blog become awesome kan? Ada banyak kemanfaatan jika seorang blogger sering dapat riview, antara lain:
  1. Double pleasure karena menulis di blog kan memang merupakan passion yang di sukai, eh...ada yang bersedia memberikan fulus? Seru banget kan, minimal bisa untuk coverage cost internet dan domain.
  2. Mendongkrak rating Blog. Walaupun rata-rata blogger membuat pernyataan jika rating blog tidak menjadi masalah....tapi blogger mana yang gak girang super poll jika traffic pengunjung blognya stabil walaupun sang empunya blog sedang hiatus? Alexa-nya ramping, PR-nya gendut....saya sih mau banget.
  3. Value added secara tak langsung untuk blog yang sudah di monetize. Iya kan, jika konten marketing yang dibuat termasuk most wanted kan jadi mengundang banyak visitor yang implikasinya jam tayang widget-widget Adsence-nya semakin sering sehingga mempercepat PO deh.
  4. Menambah jumlah postingan manakala lagi blank idea, eh ada tawaran ripiu kan jadi ada sesuatu untuk ditampilkan sebagai new entry kan?
Ada yang mau nambahin kenapa konten marketing memiliki manfaat yang mutualisme? Atau mau nawarkan Job Ripiu lagi biar konten marketing di Blog saya jadi lebih semarak sesemarak jelang Piala Dunia 2014.



Liga Blogger Musim Kedua

Liga Blogger Musim Kedua tahun 2014 Bismillahirrahmaanirrahiim dimulai sejak minggu pertama di Bulan Januari ini. Aturan mainnya masih sama dengan LBI musim pertama yaitu selama tiga bulan pada setiap minggu membuat tiga postingan dimana satu postingan telah ditentukan temanya. Alhamdulillah di LBI pertama saya bisa menyelesaikan tantangan LBI sebanyak 36 entry dalam periode Januari – Maret 2013, walaupun banyak tulisan yang published semata kejar setoran...#ups, pengakuan dosa!.

Kalau di LBI musim pertama saya bisa setor postingan dengan patuh, taat dan disiplin...tidak demikian dengan LBI musim kedua ini. Untuk periode minggu pertama yang mengambil tema Blogger di Tahun Politik, saya absen dengan sukses, tanpa bikin postingan sepatah katapun. Bukan hendak berdalih ataupun demi pemakluman, yang ada saya memang sedang On Mobile alias ambil cuti kerja dan start tanggal 3 Januari melakukan long trip dengan tiga destinasi : Banjarbaru [Banjarmasin]---> Lamongan---> Banyuwangi---> Back To Ngayogyokartohadiningrat [11 Januari].
  1. Banjarbaru dalam rangka mengikuti dan melengkapi acara keluarga, tepatnya keluarga Kakak saya yang punya hajat dan saya diberi kuota untuk menyertai [tapi ngalami little accident: ketinggalan pesawat!]
  2. Banyuwangi untuk menyelesaikan sedikit PR yang saya tinggalkan saat resmi pindah dari kerjaan di Laboratorium [tempat kerja saya di BWI]
  3. LA City sekalian mudik biar mantabs, secara dua destinasi dengan jarak berjauhan yang perlu alokasi waktu beberapa hari, sehingga saya putuskan ambil jatah cuti tahun ini di Januari.
Pengen mindahain huruf R-nya tuh
Bisa disebut ini edisi semi mbolang after married karena full week long trip dengan permit suami alias anak-anak sama sang Ayahanda di rumah. Lha sudah edisi masuk sekolah soale dan planning ini pun sudah saya sampaikan sebulan sebelumnya kok.
Reuni Narsis bareng, Berasa masih jadi Fellows-nya LPPMHP...
Iya sih, idealnya dimanapun dan kapanpun bikin tulisan bisa must go ON. Tappii...ya sudahlah, saya completely absen LBI di pekan pertama. Tidak hanya LBI, lha saya juga semangat ikutan Event [bukan lomba] komunitas J50K dengan tantangan bikin tulisan sebanyak 50.000 kata selama Bulan Januari ini juga masih blank postingan. Ampuuunn deh! Kedua event tersebut dengan sengaja dan semangat saya ikuti dalam rangka asas manfaat agar ada semacam schedule “resmi” yang memacu pikiran untuk  menggerakkan jari-jari lentik saya dalam merangkaian kata demi kata menjadi tulisan sebaik-baiknya deh pokoknya.

Ada rasa gimannaa....gettu wong sudah semangat mendaftar tapi ngabur. Al hasil, di pekan kedua ini saya berusaha untuk masuk ke hajatan LBI. Sedangkan untuk event J50K.....masih tetap berharap bisa mengikutinya, meski mungkin super molor karena memang puengeeennn banget bikin tulisan dengan 1 tema dalam satu tulisan yang berkesinambungan dan berkelanjutan kemudian berkesudahan menjadi sebuah buku [LAGI]. Aamiin.

Then....here is my first post untuk LBI musim kedua dan semoga bisa menyelesaikan LBI musim kedua ini dengan always happy blogging tapi masih kacau balau edisi BeWe-nya.

Hujan Bulan Juni

Postingan perdana di awal tahun 2014 ini pun bukan dalam rangka membuat review atau resensi tapi Bismillahirrahmaanirrahiim dalam rangka merekam kalau saya sudah pernah membaca bukunya [karena buku tersebut pinjam dari Dhek Bro Kempor] dan sepertinya Judul buku ini pun match dengan nuansa awal tahun yang diwarnai senandung hujan sepanjang siang dan malam hari.

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana:
Dengan kata yang tak sempat diucapkan
Kayu kepada api yang menjadikannya abu

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana:
Dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
Awan kepada hujan yang menjadikannya tiada

Dengan membaca Dua paragraf puisi diatas, tentu sudah langsung menebak siapa sang penyairnya. Puisi karya Sapardi Djoko Damono pada tahun 1989 ini sangat fenomenal dan saya pun kali pertama tahu Pak Sapardi dari dua bait puisi tersebut. Dan inilah edisi pamer sepintas mengenai buku hasil sabotase saya:  
Judul Buku       : Hujan Bulan Juni 
Pengarang        : Sapardi Djoko Damono
Penerbit            : Gramedia
Harga               : [tanya jeung Una]
Halaman           : 130 Pages [ Total ]
Cetakan I         : Juni 2013

Untuk Hujan Bulan Juni sebenarnya kali pertama terbit tahun 1994 yang diterbitkan oleh Grasindo, berisi kompilasi sajak mulai tahun 1964 s/d 1994. Sedangkan untuk versi cetak dari Gramedia berisikan sajak beliau mulai 1954 s/d 1994 dan diberi judul yang sama yaitu Hujan Bulan Juni Sepilihan Sajak. Sebanyak 102 Judul sajak/puisi yang dirangkai dalam diksi yang sederhana, secara umum kata-kata yang digunakan diambil dari kosa kata yang biasa kita pergunakan dalam percakapan sehari-hari. 

Dari Sajak AKU INGIN di atas, bisa dilihat bukankah kata demi kata yang dipilih oleh Pak Sapardi memang demikian akrab dengan lidah dan telinga kita setiap hari? Dengan instink pujangga dan kepiwaiannya, kata-kata tersebut pun mengalir membentuk rangkaian kalimat yang puitis nan menggetarkan labirin hati, demikian Indah dan sarat makna yang dalam. Dan makna tepatnya sebuah puisi atau sajak, sang penulisnya yang lebih tahu ya tho? Kalau saya, sebatas penikmat yaitu menikmati rangkaian kalimat-kalimat yang memunculkan rasa indah, sejuk, damai dan tak jarang mememendarkan sense Romantisme lho! 

Dengan level Sebagai penikmat sastra, bukan berarti saya serba bisa menikmati semua hasil karya pujangga kok. Tak jarang saya mengalami kebingungan dan meskipun membaca berulang tapi masih bingung. Demikian pula saat membaca Sepilihan Sajak dalam Hujan Bulan Juni ini. Seperti judul sajak JARAK ini [1968]: 
dan Adam turun di hutan-hutan
mengabur dalam dongengan
dan kita tiba-tibadi sini
tengadah ke langit: kosong sepi...

Al hasil, saya abaikan saja kebingungan tersebut dan lebih K O N S E N T R A S I untuk menikmatinya. Makanya kalau ada yang mau nge-test saya untuk membuat tafsir mimpi sebuah karya sastra, terutama puisi dan sajak, Alhamdulillah saya dengan PeDe bakal merespon dengan Sweet Smile saja. Apalagi jika ikut lomba bikin puisi, sukses deh jadi puisi gaya bebas yang asal-asalan merangkai kata. Lha wong entry di blog ini yang saya kasih label ‘puisi’ tak lebih dari kata dan kalimat yang saya  rangkaikan semata berdasarkan feel subyektifitas pribadi, entah karena habis membaca buku, koran atau pun saat di jalan ‘mendapatkan’ satu frase kalimat yang menarik untuk diexpansikan dalam beberapa paragraf. 

Wew...kok malah bikin tulisan melenceng dari Hujan Bulan Juni ya? Hehehehe...ya maklum, pengen nulis ulasan lebih mendalam terhadap sepilihan sajak sebanyak 1-2 judul ini tapi kagok dan stag. Demi melegakan hati, sekalian saya tulis saja untuk puisi [hal. 104] yang terpilih sebagai judul Buku:

Hujan Bulan Juni 
Tak ada yang lebih tabah
Dari hujan bulan juni
Dirahasiakannya rintik rindunya
Kepada pohon berbunga itu

Tak ada yang lebih bijak
Dari hujan bulan juni
Dihapusnya jejak-jejak kakinya
Yang ragu-ragu di jalan itu

Tak ada yang lebih arif
Dari hujan bulan juni
Dibiarkannya yang tak terucapkan
Diserap akar pohon bunga itu

Jadi KETIKA Saya membuat puisi  karena faktor mood ‘ingin’ dan kebetulan menemukan beberapa istilah yang ketika diresapi memiliki sense yang puitis [lagi-lagi menurut subyektifitas personal saya], jadi HARAP tulisan puisi alay saya JANGAN diperbandingkan dengan puisi karya pujangga seperti Sapardi Djoko Damono ini, nyata-nyata langsung kelihatan bedanya mana tulisan seorang pujangga asli dan saya yang sok jadi pujangga alay plus karbitan. 

Kebenaran dalam pandanganku,
Mengandung satu kesalahan dalam pandangan orang lain.
Dan kebenaran dalam pandangan orang lain,
Mengandung satu kesalahan dalam pandanganku. (Imam syafi’ie)

Yang telah berlalu sejatinya tak pernah benar-benar berlalu karena akhir dari suatu rentang masa adalah awal untuk periode cerita selanjutnya. Selamat mengukir sejarah dengan skenario yang lebih baik di tahun 2014, semoga rangkaian sukses demi kesuksesan senantiasa bertabur. 

Waktu yang merentang,
Ketika masa lalu dan masa depan merentang pada kekinian
Ketika cahaya senja menipis di antara mega-mega pada kaki cakrawala
Ketika malam meluruhkan diri dengan gemulai pada bentang buana
Ketika jejak langkah beringsut menuju jilid babak baru


SEMOGA serangkum 12 purnama dalam jilid kesilaman membawa hikmah pada diri untuk menapaki babak baru dengan penuh semangat dan asa yang lebih baik dengan hidayahNYA dan senantiasa dalam naungan Ridhlo sang Ilahi. Amiinn:)