Mbah Karyo

Kenapa tidak mau menerimanya, Mbah?”
Mbah Karyo menggeleng, seulas senyum berpadu ukiran keriput wajahnya yang berkarisma.
Aku ikut berjuang mempertahankan kemerdekaan negara ini, tidak pernah terpikir meminta imbalan
Ada gemuruh kekaguman saat mencoret nama Mbah Karyo sebagai penerima Kompensasi BBM. Rasa nasionalisme dan Semangat juangnya tidak luntur meski diusia 80 tahun ini hidup sendirian di rumah yang lebih tepat disebut gubuk.


99 comments:

  1. Mbah Karyo, benar-benar melekat semangat perjuangannya sampai ke tulang sumsum. Jempol dua belas nggih Mbak Yut

    ReplyDelete
    Replies
    1. Keren, pak ies jempolnya ada 12, hehehe....

      Delete
  2. woooww disaat lainnya meminta dana BBM itu tapi mbak karyo ora i :D

    ReplyDelete
  3. Saluut sama mbah Karyo.
    Bisa menjadi pembelajaran bagi kita

    ReplyDelete
  4. Terima kasih atas partisipasi sahabat
    Segera dicatat sebagai peserta Kontes Unggulan;Enam Puluh Tiga
    Salam hangat dari Surabaya

    ReplyDelete
  5. flash fiksi yang sukses menggambarkan semuanya mbak,

    ReplyDelete
    Replies
    1. 63 kata mas, sempat bingung jugak..lha kebiasaan nulis bertele-tele sih saia

      Delete
  6. Replies
    1. terinspirasi waktu lht profil veteran yg tetap menyala jiwa patriotisme-nya kendali kondisi hidupnya pas-pasan Mbak

      Delete
  7. wah perjuangan tanpa pamrih tetap melekat pada sosok simbah. Keren juga ceritanya :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. simbah yg berjiwa patriotisme ya sob

      Delete
    2. kayak saya ya keren?

      #lempar kue

      Delete
  8. Udah gitu aja mbak? tiwas aku wis siap-siap baca lagi hehe

    Ini fiksi mbak?sepertinya di jaman sekarang susah menemui orang semacam Mbah Karyo ini :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, udag gettu sajah. lha tantangannya pakdhe bikin FF dalam 63 kata je

      Delete
  9. mantap.... semoga masih banyak mbah karyo lainnya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. aamiin, saya yakin dan berharap semoga banyak generasi yg mewarisi semangat juang Mbah Karyo

      Delete
  10. Mbah Karyo contoh orang kaya sejati...kaya hati..patut dicontoh!

    ReplyDelete
    Replies
    1. ayuukk rame-2 nyontoh sikap Mbah Karyo

      Delete
  11. mbah Karyo wujud dari pejuang sejati..yang rela berkorban demi negara dan bangsa tanpa mengharapkan imbalan apapun....luarbiasa,
    selamat berlomba..semoga menjadi salah satu yang terbaik :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mbah Karyo yang lain semoga masih buanyak di negeri ini, mksd saya sikap dan semangat hidupnya

      Delete
  12. jarang2 ada orang se'tinggi' Mbah Karyo ini. salut mbah ;)

    ReplyDelete
  13. semua tergantung mental, kalau mental tangan di bawah akan terus di bawah, tapi sebaliknya :)

    ReplyDelete
  14. patut diconto itu perjuangan mbah karyo...

    ReplyDelete
    Replies
    1. sikap yg sdh langka di jaman modern ya mbak

      Delete
  15. Hidup berarti berjuang. Hidup nikmat tanpa badai taufan adalah laksana laut yang mati. Tetap smangat mbah katyo wlau usia sda tua tdak mnjdi pnghlang, ok di tnggu kunjungannya di warung pojok dyan thanks,

    ReplyDelete
  16. ini sekuelnya si doel pas mas karyo udah embah2, sayang Basuki udah gak ada :)
    sukses bude kontesnya :)

    ReplyDelete
  17. semoga bisa menjadi inspirasi kaum muda

    ReplyDelete
  18. apapun yang terjadi, tetap berjuang dan semangat mbah :)

    ReplyDelete
  19. inilah salah satu potret nasib para pahlawan bangsa :)

    ReplyDelete
  20. Mbah Karyo emang Roso! :-)

    ReplyDelete
  21. Hm... sayang tak banyak yg seperti mbah Karyo ini ya...
    Siip.. mini FF yang keren ! Sukses di GA Pakdhe ya.. :)

    ReplyDelete
  22. hadir kembali menyapa Mbah Karyo :-)

    ReplyDelete
  23. semoga sukses ya mbak contestnya. ini artikel mbah karyo di ikutkan contest kan? :D

    ReplyDelete
  24. malu ya sama mereka yang begitu mencintai negeri ini sampai-sampai tak memikirkan dirinya sendiri :-)

    sukses kontesnya ya, Rie :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. jiwa para pahlawan sejati banget ya Mbak:)

      Delete
  25. Kereen Jeng Ririe mengungkap sepi ing pamrih dalam 63 kata. Salam

    ReplyDelete
  26. Benar2 Pejuang Tangguh. . . :)

    ReplyDelete
  27. Padat, tapi dalam. Salut dan mantabs! ^_^

    ReplyDelete
  28. Bantuan tunai langsung sementara lebih banyak salah sasaran, hanya jadi bancakan para kroni-kroni pemangku jabatan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. yups, sptnya mmg BLt msh bnyk penyimpangan

      Delete
  29. Sesosok pejuang yang perlu kita contoh semangat dan kepeduliannya terhadap tanah air ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. jempol deh buat sosok spt spt mbah karyo

      Delete
  30. Mbah Karyo pance oye.....!

    Salam wisata

    ReplyDelete
  31. padat, singkat, mengena,,semoga sukses mbak kontesnya :)

    ReplyDelete
  32. masih ada orang di negeri ini yang setulus mbah karyo :')
    jujur mbak rie, saya ingin bertemu dgn orang-orang seperti itu, yg tidak pernah menyerah dalam hidup dan tidak mau meminta-minta :''')

    ReplyDelete
    Replies
    1. sebenarnya, saya juga HANYA pernah lht sosok veteran yg berjiwa spt Mbha Karyo di TV mbak. Pas ada liputan ttg para veteran yg hidupnya jauh dr sejahtera tapi tak ada yg mengeluhkan keadaannya

      Delete
  33. Yang bener2 'miskin' aja ga mau nerima, eh ini orang2 pada ngaku miskin biar bisa nerima... Hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. kebanyakan malah ngaku-ngaku miskin tuh biar dpt BLT

      Delete
  34. Kontes yang sangat ramai sekali ya, banyak pesertanya. Semoga anda menjadi pemenangnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. aamiin, setidaknya sdh bisa meramaikan dulu

      Delete
  35. Mbah Karyo 80thn yah Mbak? bukan 63 yah?

    sukses GA nya yah Mbak ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. yg hrs 63 kan jumlah katanya mbak #yg saya pahami sih

      Delete
  36. Begitulah mental veteran yang sesungguhnya! Rela berkorban meski tak dapat imbalan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. semoga demikian juga mental para generasi mudanya ya:)

      Delete
  37. namanyan sama kayak mbahku "Mbah Karyo"

    ReplyDelete

Be silent reader or write comment, tetap terima kasih telah singgah di Kidung Kinanthi. Tapi harap maklum jika SPAM bisa masuk 'karantina' lho...So, be wise and friendly...