WHAT'S NEW?
Loading...

Alam[i] Waktu yang Membingungkan

Ehmmm, masih bingung dan belum yakin mau nulis apaan yaaa....Alam[i] Waktu yang Membingungkan, tararaaaaa.......Bingung itu kan antonim-nya Yakin? Then write go on manakala kita sudah punya suatu “keyakinan” [bulat] untuk membuat sebuah keputusan dan atau pilihan, apalagi keyakinan tersebut diyakini sudah berdasarkan sumber data yang dipercayai  dan dimantabkan dengan serangkaian doa, logikanya [Saia] keyakinan tersebut tak akan mudah digoyahkan meski taruhan nyawa sekalipun, seperti apa yang dilakukan oleh para pahlawan kita dalam memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia tercinta ini. Atau Bismillahirrahmaanirrahiim contoh actual yang ada diantara kita yaitu manakala seseorang hijrah kepercayaan [kalau dalam agama yang saya anut disebut mualaf], bukankah mereka demikian bergeming meski apapun resiko, konsekuensi, akibat dan pressure yang se-complicated apapun datang bertubi-tubi. Sebuah keyakinan yang bulat tak akan membuat kita set back jadi ragu dan bimbang oleh friksi-friksi yang muncul sebagai paket integral atas keyakinan tersebut, apalagi jika friksi tersebut kita tahu hanya bersifat temporer, tak akan berlangsung lama dan tidak bersifat fatal. Maka sangat tidak LOGIS jika kondisi tersebut kemudian memunculkan gagasan childish dan mempertimbangkan untuk ambil langkah kabur sejuta?!

Setiap pilihan yang diambil pasti ada alasan dan goal tertentu yang ingin direngkuh. Dan akan ada hal yang dikorbankan [sekecil apapun] untuk setiap keputusan yang dibuat. Seberapa banyak pengorbanan tentu akan berbanding linear dengan goal yang ditargetkan. Memang Idealnya dalam segala bidang dan aspek kehidupan secara alami berlaku hukum ekonomi, seminimal mungkin tingkat pengorbanan dengan pencapaian hasil yang maksimal, dan syukur-syukur jika tidak perlu mengeluarkan pengorbanan tapi meraih hasil luar biasa. Semua tentu mau banget jika bisa achieved the glorius moment without any fighting....ada gak yahhh? Lha bahkan meski tinggal menyantap sepiring nasi yang terhidang di depan kita saja tetap perlu usaha kan? Jadi menurut saya, tidak ada pencapaian [sesuatu] without any effort at all....menang undian pun butuh usaha juga kan? 
Desain image by Insan Robanni
Dari sejak awal penciptaan manusia juga sudah difitrahkan bahwa setiap manusia itu warrior...pejuang yang siap menghadapi setiap tantangan dan sigap mengambil semua peluang yang ada serta tak kenal menyerah untuk mengusahakan dapat kesempatan-kesempatan berikutnya. Dan dalam pengalaman sehari-hari kita benar-benar menyadari waktu “sekarang” sebagai kegiatan puncak yang membagi masa lalu [yang sudah diketahui kondisinya] dan masa depan [yang masih diliputi rahasia]. Kita menyadari tentang kediaman sementara: tentang hal-hal yang terjadi, yang meledak dan muncul menjadi kenyataan, untuk kemudian memudar menjadi kenangan yang menambah deret kisah dalam bingkai masa lalu.

Pola pikir dan bahasa kita berisi campuran ungkapan ruang dan waktu yang sederhana dan yang complicated, serta pertentangan yang membawa pada kebingungan tanpa akhir. Di tengah kebingungan ini kita memperdebatkan masalah itu sebagai alam waktu, panah waktu dan keinginan melawan pembakuan. Kita membayangkan waktu mengalir me-lewat-i kita, diri kita bergerak menembus waktu, masa depan mendekat dan masa lalu menjauh, serta pemikiran kita memegang konsep-konsep yang penuh pertentangan dan beberapa asa yang sejauh ini gagal disesuaikan. Kita hanya bertanya, pada kecepatan berapa “sekarang” bergerak menembus waktu, dan bagaimana pengertian sementara dapat disesuaikan dengan keabadian. Jika doktrin Parmenides menyatakan bahwa kenyataan adalah tidak berubah dan pengalaman kita adalah ilusi, mana yang benar---gagasan atau pengalaman?---merupakan masalah yang membuka perdebatan tanpa akhir, mungkin setipe dengan perdebatan lebih dulu mana telur atau ayam?

Dan sepertinya Alam[i] Waktu yang Membingungkan, akan membuat bingung semua orang yang membacanya, termasuk saya sendiri juga bakal bingung untuk memperpanjang tulisan ini, yang mirip kebingungannya kalau disuruh  lari sebanyak tujuh kali keliling lapangan Sepak Bola Manchester United, dan semoga tidak ada yang berkomentar dengan menambahkan kebingungan saya untuk me-reply-nya yaaaa.....Hehehee....

Selamat menyambut Bulan heroik: Welcome NOPEMBER !


Mudik By Probowangi

Usai long wiken Idhul Adha...jadi ngayal kalau tiap bulan ada long wiken 4 hari gitu pasti indah sekaliiiii...... #Plakkk [digampar klompen]. Long wiken meski akrab dengan tripnya yang super duper crowded, menggoda kesabaran dan menguras tenaga, tetap merupakan moment yang selalu awesome pokoknya deh. Bismilllahirrahmaanirrahiim mudik liburan Idhul Adha kemarin memang saya planning berbeda dari biasanya dengan harapan bisa sampai rumah lebih cepat. Sudah sejak lama diprovokasi oleh Nurul yang aseli wong Jember untuk sesekali mencoba rute mudik by train, sebagai second choice karena selama ini [trip berangkat mudik biasanya start sepulang kerja +16.00 wiB] naik Bis butuh waktu sekira 4-5 jam hanya untuk Banyuwangi-Jember.

The Main Reason is
: agar ada alasan yang eligible untuk berangkat lebih awal. Kalau naik bis kan setiap saat ada tuh bis yang jalan, beda dengan KA yang jadwalnya pada tertentu saja. KA Probowangi yang beroperasi siang hari [kelas ekonomi] untuk jurusan Banyuwangi-Probolinggo dan saya sengaja ambil rute hanya sampai Jember, tepatnya Stasiun Rambipuji dengan harga tiket Rp. 10.500,- dengan alasan kalau sampai stasiun terakhir perhitungan waktu tempuhnya akan jauh lebih molor dari jalur bis umum, maklumlah KA kelas ekonomi kan biasae harus ngalah dengan KA kelas lainnya sehingga sering polll berhenti deh. Oia, dinamakan Probowangi karena jarak tempuhnya hanya Probolinggo s/d Banyuwangi.


Ilustrasi Tiket. Gambar dari http://megapolitan.antaranews.com/berita/4978/tiket-mudik-lebaran-stasiun-bekasi-habis-terjualhttp://megapolitan.antaranews.com/berita/4978/tiket-mudik-lebaran-stasiun-bekasi-habis-terjual
Ilustrasi Tiket. Gambar dari http://megapolitan.antaranews.com/berita/4978/tiket-mudik-lebaran-stasiun-bekasi-habis-terjualhttp://megapolitan.antaranews.com/berita/4978/tiket-mudik-lebaran-stasiun-bekasi-habis-terjual

Naik KA memang bukan hal baru lagi, begitupun naik KA kelas ekonomi sudah pernah saya lakoni untuk Surabaya-Jakarta. Tapi untuk rute Banyuwangi-Jember, ini merupakan pengalaman pertama saya, apalagi siang hari dengan cuaca yang extrem panass seruuu bro! Kamis jam 12.30 saya dan Nurul berangkat dari kantor #ssttt..ngabur separuh hari kerja dan KA berangkat jam 12.49 WIB  ~ Waktu Indonesia wilayah Banyuwangi.  Kalau soal seat sih gak ada masalah, kan tiketnya harus sesuai ID card sehingga gak ada kasus penumpang gak dapat tempat duduk lagi. Yang jadi masalah, hawa panasnya yang tak mampu diusir meski AC ON terus, maksudnya AC ~ Angin cendelo lho? Pedagang asongan juga hilir mudik dan di tiap stasiun selalu ada penumpang yang naik dan turun. Plus pastinya entah berapa kian kali berhenti karena ‘mengalah’ pada KA lain yang melintas.
Start stasiun jika naik Lori wisata
“ Horee, sudah sampai Kalibaru...”
“ Please deh, lha ini kan baru sampai stasiun Rogojampi...” samber Nurul gemes karena saya mulai ‘cerewet’ menghitung stasiun pemberhentian.
“ Kurang berapa stasiun lagi ini..?” tanya usil saya selanjutnya
“ Kayaknya sih kurang 10 tuh..”
“ Serius kurang sepuluh stasiun? Lha iki wes jam telu, lhak iso-iso sampai Rambipuji Maghrib nek ngunu?”
Stasiun Garahan - Jember #abaikan penampakan [saia]
Dan kalau dinaratifkan semua kebawelan saya dalam mudik By Probowangi ini bisa jadi satu cerpen kayaknya. Di bangku depan kami ada sepasang suami istri yang membawa seorang anak Balita yang lucu sekaligus agresif, lha Ibuk’e saja kewalahan. Mereka juga dalam rangka mudik ke rumah sang suami yang ada di Jember, jadi mereka turun lebih dulu ketimbang saya dan Nurul, dan kemudian digantikan oleh penumpang baru seorang Ibu muda yang anaknya belum genap setahun usianya, dengan didampingi sang adiknya yang lengkap membawa file-file literatur skripsinya dalam satu map yang dikempitnya. Saat saya tanya sih hendak ke Probolinggo.

Jurusan apa di ITSnya Mbak?” tanya saya sok akrab saat melihat jaket almamater yang dikenakannya.
Saya dari FMIPA Matematika, Lha embaknya juga dari ITS ta?”
Iya sih, tapi angkatan luama kuk...
Ah masak, wong kelihatannya masih muda banget getu lho Dhek...” weleh-weleh, manggilnya langsung ganti sebutan ‘dhek’ yang membuat si Nurul spontan nulis di screen Hpnya dan ditunjukin ke saya.
Yakin kalau dia lebih tua darimu...?”
Hahahaa...ya jangan salahkan daku, wong sudah kubilang kalau aku lebih tua tapi dia kagak percaya kuk.....”
Terowongan: Rel KA dibawah perbukitan mrawan
Sebenarnya, perjalanan by train ini melalui jalur pemandangan alam yang sangat menarik yang dimulai dari stasiun Kalibaru hingga Garahan karena melintasi area perkebunan, jurang dan terowongan. Dan untuk bisa menyaksikan pemandangan langka ini secara leluasa dan langsung, silahkan dicoba dengan naik Lori wisata yang setiap hari beroperasi di session “jam kosong” jadwal laju KA. Sekali trip bayar Rp. 500.000 [semoga belum naik lagi tarifnya] dengan minimal penumpang 5 orang dan maksimal 10 orang. Dijamin bakal puas menikmati adventure naik Lori wisata ini lho..#selingan promosi.
Sebagian view kanan-kiri rel KA
Dan ketika sampai di stasiun Garahan, bisa menikmati makan pecel ‘mahal’ yang terkenal dengan nama “pecel Garahan”. Saya sebut mahal karena untuk sepincuk nasi dikasih sayuran yang disiram bumbu pecel dan lauknya dua krupuk petulo [yang sering digunakan untuk lomba makan kerupuk saat Agustusan itu lho] harganya telung ewu ~ tiga ribu. Kalau tidak mau kerepotan ngambil dari jendela yang butuh tangan panjang untuk menjangkau uluran sepincuk nasi tersebut dari tangan sang penjualnya, silahkan belinya dari ambang pintu KA saat berhenti di Garahan karena para penjualnya tidak masuk dalam KA. 
Pemukimaan yg tampak dari Rel KA di atas Jurang
Dan tak lama berselang, saya pun mengakhiri perjalanan by probowangi ini di stasiun Rambipuji dan lanjut naik bis. Prediksi saya meleset total, ternyata jalur jalan raya juga mengalami lonjakan lalu lintas sehingga terima nasib deh tiba di terminal Bungurasih hampr jam sebelas malam serta mendapati kenyataan yang fantastic: Penumpang mbludhak! Di Area penurunan penumpang saja pemandangan penumpang berebut naik ke bis yang baru datang langsung bikin saya klepek-klepek “WOW” bagaimana saya bisa berebutan naik bis dengan bawa barang berat begini? 
Nasi Pecel Garahan
Emergency call ke adik gagal karena radiatornya bocor jadi gak mungkin menjemput saya. Ask another help juga nihil karena kakak yang dari Tangerang baru arrived di LA sekira jam 9 malam! Ide cerdas pun melintas : naik Taxi karena ada sukarelawan keponakan si Andri yang siap mengantar saya pulang sampai LA. Dan taraaa...ongkos naik taxi dari Bungur pun ikutan edan naik berkali lipat. Ya sudahlah, last option di jemput motor dan melaju sampai home sweet home dengan naik sepeda motor. Demikian reportase singkat kepanjangan mudik by probowangi dengan bonus: Hari Jumat saya nglembur seharian tiduuurrr.....#indahnya mudik kan?


Note: Foto-foto [selain foto tiket KA] dalam postingan ini merupakan hasil jepretan saat naik Lori wisata.



Kutahu yang kumau

Mengutip salah satu Bab yang ada dalam buku Quantum Ikhlas: The power of Positive Feeling [by Erbe Sentanu] Bismillahirrahmaanirrahiim  pada Bab “ Goal Praying” bahwa agar kita sukses merasakan kesuksesan perlu diperhatikan salah satu dari beberapa syarat doa yang efektif, yaitu Direction: Meminta dengan niat yang jelas. Kutahu yang Kumau [ Sense of Direction] ”....AKU dekat...AKU mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-KU~ Al baqarah:186 ” Tuhan memang Maha Tahu apa yang kita mau, tapi masalahnya justru apakah kita tahu apa yang kita mau? Oleh karena Tuhan bukanlah Mahapemaksa, melainkan Mahapemberi maka Tuhan memberikan apa yang kita minta [saja].

Apakah Kita tahu apa yang kita mau?
Apakah kita merasa bahwa kita ijut andil menentukan nasib dan kesuksesan diri  kita?
Apakah kita hidup dalam gairah untuk mewujudkan niat-niat kita?
Apakah kita selalu merasa segar tanpa lelah karena dorongan hasrat yang membara di dada? 
Bersyukurlah jika kita menjawan IYA karena artinya kita mengetahui siapa diri kita dan hubungan dengan alam semesta, dengan demikian akan mudah untuk meraih kesuksesan dalam mewujudkan berbagai niat [baik] dalam hidup kita.

Namun jika kita merasa TIDAK bahagia karena banyak hal yang masih belum bisa diraih :
-   Selalu berada dalam kesulitan finansial meskipun kita selalu ingin dan berusaha untuk mendapatkan lebih banyak uang;
-         Selalu mengalami kesulitan dalam berhubungan dengan seseorang atau sekelompok orang karena sulit mengerti cara berpikir mereka dan mereka pun kelihatannya sulit mengerti kita;
-         Atau badan kita yang kita rasakan ‘salah’ – mungkin bentuknya, beratnya, atau rasanya yang lain-lain lagi..
Maka langkah pertama untuk menyelesaikan semua itu adalah dengan bertanya, sungguh-sungguh bertanya pada diri sendiri: APA YANG SEBENARNYA SAYA INGINKAN?

Ayoo...sapa yg mau ikut mudik naik KA [serunya naik lori wisata.....]
Kejelasan niat, inilah point yang dimaksudkan. Oleh karena kesuksesan adalah sebuah pilihan, maka kita akan dengan mudah meraihnya ASAL tahu lebih dulu apa yang kita mau. Persoalannya banyak orang yang tidak tahu apa yang kemauannya. Niat di dalam doanya tidak jelas sehingga apa yang dicapainya melenceng jauh. Bagaimana kita bisa mendapatkan sesuatu yang kita inginkan KALAU apa yang kita inginkan saja tidak jelas?

Tanyakanlah terus apakah yang sebenarnya kita inginkan?
Tanyakan terus juga pada Tuhan apa yang sebaiknya kita inginkan?
Dan nantikanlah kehadiran jawabannya di hati dan segera tindaklanjuti dengan ikhtiar yang optimal.

Marilah kita hayati sebentar masalah yang ingin kita selesaikan, karena dengan benar-benar  apa yang kita mau [clear], hal tersebut harusnya bukan masalah lagi. Suatu hal masih akan terus sebagai problem selama kita tidak jelas atau belum CLEAR akan hal yang kita mau.

Just remember, Tuhan selalu menjawab apa yang kita minta lewat perasaan dihati. Jika perasaan kita tidak jelas, maka “ketidakjelasan”-lah yang dikabulkan. Dan jika minta dengan jelas dan penuh keykinan, maka hal-hal “meyakinkan”-lah yang akan dikabulkan dan terjadi.

Demikian acara mengutip sebagian [kecil] tentang Kutahu yang Kumau, selamat menyambut dan merayakan Idhul Adha bagi semua yang merayakannya. Semoga kita mampu memaknai Hari Raya Kurban ini dengan lebih baik dalam manifestasi sehari-hari sehingga membawa diri menuju tingkat Ahsani Taqwim yang lebih baik. Amiinn....

Dan happy long vacation tentunya. Pastinya saya juga tahu apa yang saya mau: Mudiiikkkkk must GO ON......




Kerang Plus Vit C = Poisonic

Niat dan tujuan baik serta dilakukan dengan berusaha baik-baik namun hasilnya kadang masih out of the expectation ketika ada faktor khilaf atau lupa, Bismillahirrahmaanirrahiim kejadian yang sempat saya alami beberapa waktu lalu bisa jadi salah satu contohnya. Hari Sabtu lalu sepulang lembur sudah menunjukan jam lima sore. Karena siangnya sudah skip makan siang, maka saya mencetuskan ide untuk sekali tempo [pinjam istilahnya Pak Marsudiyanto] makan bareng sambil menikmati nuansa malam minggu di Dapur Osing [pusat kuliner Banyuwangi]. Iyap, sekali tempo menikmati the beauty of being still single: makan bareng sesama single dengan santai dan menikmati live music yang kebetulan kemarin mementaskan live acoustic.  “ Sesekali hang out seperti ini kan wajar, We deserve this for refreshing....”
Bukan sebagai pembenaran atau saya bermaksud mem’beo trehadap statement ucapan teman saya tersebut, akan tetapi memang perlu sesekali mencari variasi yang bisa menyegarkan segenap saraf sukma. Sehari-hari bisa dibilang kegiatan kami dominan dengan rutinitas. 

Beberapa sumber Vitamin C
Jadi singkat prolognya, sabtu lalu saya bersama seorang teman kantor yang mengajak 2 teman kostnya = kami berempat meluangkan waktu gathering di malam minggu. Karena tujuan utama memang untuk makan, jadi begitu sampai di tempat kuliner saya pun langsung pesan menu yang mengacu pola makan 4sehat: nasi, lauk [pilihan utama suka varian sea food], sayur plus minuman yang  berformulasikan buah-buahan #ssstttt, sok disiplin pola makan sehat neh. Sea food yang saya pilih adalah kerang dan minumannya adalah jeruk hangat [padahal awalnya niat banget pengen juz alpukat]. Makanan pun ludes, minuman pun kandas dan kami masih bertahan hingga jam 9 malam untuk menikmati alunan denting gitar dan suara artis lokal menyanyikan lagu-lagu rikues pengunjung yang cukup banyak di tempat kuliner di malam minggu tersebut.

Sesaat saya sampai di rumah, something is going wrong. Rasa nggliyeng...ehmm apa ya istilah umumnya, pening atau setipe dengan pusing kira-kira gitulah, mulai mengganggu stabilitas diri saya. Beberapa jeda, saya berusaha mengenali rasa nggliyeng tersebut apakah just for while karena barusan kena hembusan angin malam atau memang ada yang gak beres dalam tubuh saya. Lima menit berlalu dan rasa ‘aneh’ yang saya rasakan tak kunjung reda. Akhirnya saya berusaha mereview dan meng’audit #jiahhhh, kupret...kemelipen istilahnya neh kira-kira deviasi apa yang sudah saya lakukan selama lembur di Laboratorium Mikrobiologi. Dan saya yakin tak ada critical control point before, during and after ‘bermain-main’ dengan bakteri yang saya langgar. Dan tibalah untuk menganalisa menu makanan yang saya santap dengan lahap dan tararaaaaa....duerrrrr.....gubrakkkk: kerang dan minum jeruk!
Udang dan aneka olahan produk udang
Saya alpha, khilaf, lupa, pikun....serta istilah lainnya yang semakna, bahwasanya Kerang merupakan salah satu jenis seafood yang gak bisa akur jika disantap dalam waktu bersamaan dengan minuman/makanan yang mengandung vitamin C. Dan seperti kita tahu bahwa jeruk merupakan jenis buah yang mengandung vitamin C. Secara reaksi kimiawi, untuk seafood jenis Udang, Kerang dan kepiting mengandung senyawa Arsenic Pentoxide (As2O5), dimana senyawa ini jika bertemu dengan Vitamin C akan terjadi reaksi kimia yang membuat As2O5 berubah menjadi Arsenic Trioxide (As2O3) yang sangat beracun. Akibat fatal terurainya Arsenic Pentoxide ini pada: jantung hati, jantung, pembuluh darah rusak, ginjal, usus keluar darah, pembuluh darah melebar yang bisa berujung pada kematian yang mengenaskan dengan kelima panca indera mengeluarkan darah.

Jadi , setelah [banyak] makan udang, kerang atau kepiting, JANGAN minum Vitamin C atau minum air jeruk/buah yang banyak mengandung vitamin C pada saat yang bersamaan. Vitamin C memang salah satu vitamin yang essential bagi kesehatan tubuh kita dan baik jika dikonsumsi setiap hari. Akan tetapi perlu diingat, kehadiran Vitamin C yang natively berguna untuk kesehatan tubuh ini justru AKAN menjadi pemicu terjadinya POISON atau keracunan yang berujung pada kematian jika dikonsumsi setelah menyantap hidangan udang, kerang atau kepiting.

Sebagai tambahan, apabila kita sedang dalam masa pengobatan dan harus mengonsumsi beberapa jenis obat-obatan, sebaiknya juga harus STOP minum vitamin C dan jauhi minum jeruk atau produk berbahan buah yang kandungan vitamin C-nya tinggi keberadaan vitamin C dapat mempengaruhi dan mengganggu kinerja dari obat-obatan. Bahkan jika kita minum obat dan produk jeruk dalam waktu yang berbeda pun interaksi reaktif antara Vitamin C dengan beberapa jenis obat akan tetap ada. Untuk lebih confidence dan amannya, silahkan dikonsultasikan dengan dokter atau apoteker saat menerima resep obat karena bahan kimia tertentu yang ada dalam buah jeruk dapat mengganggu metabolisme berbagai jenis obat dalam sistem pencernaan yang dapat membahayakan proses pengobatan sekaligus bisa menyebabkan efek samping yang serius.

Semoga sharing experienced makan Kerang plus Vit C =Poisonic saat malam minggu tersebut menjadi [sedikit] wacana atau mengingatkan kembali bagi yang sudah memahaminya, agar bisa lebih aware terhadap pilihan menu makan/minuman kita, sehingga TIDAK SAMPAI TERJADI tujuannya mau menyantap menu makan dengan pola yang sehat justru mengalami keracunan yang fatal.



Bahaya E.Coli yang ‘Special’

Kalau kita mendengar sebutan atau kata “bakteri”, maka secara spontan yang langsung melintas dalam pikiran dan benak kita adalah makhluk mikro yang berbahaya dan sebagai penyebab berbagai macam penyakit. Judul tulisan yang nyleneh dan memang isi tulisannya juga tidak umum, tentang makhluk mikro[organisme] yang pada kondisi umum lebih dikenal merupakan ‘enemy’ bagi kesehatan manusia. Beberapa jenis makhluk mikro yang sebenarnya sudah ‘akrab’ sebagai part of my job.  Bismilllahirrahmaanirrahiim kali ini menjadi ide untuk meuliskannya di blog. Tidak detail dan specific, karena aselinya merupakan ‘a little scene’ yang beberapa hari lalu memunculkan lagi guyonan lama saya dan teman-teman kerja.

kalau dipikir-pikir kerjaan kita memang rada aneh sedikiiiit......Kita dengan sengaja menumbuhkan jenis bakteri [patogen]..mengamatinya...menghitungnya...dan memastikannya jenis bakteri tersebut dalam jenis apa. Padahal bagi kebanyakan orang akan langsung histeria hanya dengan mendengar namanya kan?”

Kurang lebih, isi kalimat tersebut adalah salah hal yang yang kami kerjakan. Dan kemarin kami kembali bercanda tentang betapa specialnya makhluk Mikro[ba] yang sedang jadi obyek riset. Bgaimana tidak istimewa jika species patogen tersebut diajak ‘jalan-jalan’ dari Banyuwangi hingga Jakarta. Singkat cerita, karena lokasi risetnya di Banyuwangi dan waktunya yang tidak banyak sehingga dibuat skenario tahap awal riset yaitu tahap enrichment [menaruh matrik sample pada media yang significant bagi pertumbuhan jenis bakteri tertentu] kemudian media tanam tersebut pun diangkut ke Surabaya. Selama masa jeda menunggu jadwal flight ke Jakarta, media bertabur bakteri dititipkan sementara di Laboratorium yang ada di Surabaya, untuk kemudian diajaklah naik pesawat ke Jakarta demi penyelesaian tahapan identifikasi jenis bakteri yang dijadikan target riset.

Bawa properti media laboratorium apa gak kena hadang pas boarding, Bu...”
Ya pastinya Mbak, waktu berangkat kemarin kita sudah hampir kena cekal lho. Akhirnya kita minta petugas untuk mengundang orang Karantina biar mereka yang menjelaskan pada pihak maskapai...”
Udah kebayang deh njlimetnya pertanyaan yang diajukan tuh..tentu dikiranya mau bikin senjata biologi ya...”
Hehehehe.....iya Mbak. Apalagi untuk bawaan trip back ke Jakarta yang sekarang...”
Kalau ada yang mau nyobain lihat besok, dikasih ijin saja Bu...”
“ Iya semoga saja mereka gak tertarik untuk uji rasanya saja ya....bisa gawat darurat banget”
Cemaran Bakteri E.Coli dari Sanitasi dan Higiene yang tidak konsisten
Dan masih terkait dengan si Mikro[ba] Special yang terbang gratis dan mendapat perlakuan istimewa tersebut, jadi ingin memamerkan beberapa hasil kreatifitas [baca: usil + iseng] yang saya buat dengan Mikro[ba] special tersebut.

Nama Escherichia coli atau lebih friendly dengan panggilan nama bekennya E. Coli namun hanya sebatas tahu jika bakteri ini adalah penyebab infeksi saluran pencernaan. E.Coli ini termasuk jenis bakteri gram negatif dan jika dilihat dengan mikroskop yang memiliki pembesaran properly maka akan bisa dilihat bentuknya yaitu menyerupai batang dengan panjang sekitar 2 micrometer dan diamater 0.5 micrometer. Dimana volume sel E. coli berkisar 0.6-0.7 micrometer kubik. Bakteri ini termasuk umumnya hidup pada rentang 20-40oC, optimum pada 37o C.

Secara umum habitat bakteri ini bisa dapat ditemui dalam usus besar manusia dan binatang berdarah panas. Sebagian besar  E. Coli tidak berbahaya dan justru menguntungkan manusia dengan memproduksi vitamin K2, membusukkan sisa-sisa makanan dan atau berperan mencegah bakteri berbahaya di dalam usus. E. coli banyak digunakan dalam teknologi rekayasa genetika. Biasa digunakan sebagai vektor untuk menyisipkan gen-gen tertentu yang diinginkan untuk dikembangkan. E. coli dipilih karena pertumbuhannya sangat cepat dan mudah dalam penanganannya. merupakan jenis bakteri yang menjadi salah satu tulang punggung dunia bioteknologi. Hampir semua rekayasa genetika di dunia bioteknologi selalu melibatkan E. coli karena genetikanya yang sederhana dan mudah direkayasa dimana E. coli sebagai model untuk aplikasi ke bakteri jenis lainnya.

Bakteri ini juga merupakan media cloning yang paling sering dipakai. Teknik recombinant DNA tidak akan ada tanpa bantuan bakteri ini. Dan Tidak bisa dipungkiri pula jika banyak industri kimia mengaplikasikan teknologi fermentasi yang memanfaatkan E. Coli, seerti dalam produksi obat-obatan [insulin, antiobiotik], high value chemicals [1-3 propanediol, lactate]. Secara teoritis, ribuan jenis produk kimia bisa dihasilkan oleh bakteri ini asal genetikanya sudah direkayasa sedemikian rupa guna menghasilkan jenis produk tertentu yang diinginkan. Melihat keterlibatan E.Coli dalam kemajuan ilmu bioteknologi dalam aspek-aspek kehidupan manusia, maka tidak bisa dipungkiri juga betapa besar manfaat E. coli bagi kita.

Dari sejumlah strain E.Coli yang telah teridentifikasi, ada beberapa [sedikit] jenis yang bisa menimbulkan penyakit yang serius, sebut saja salah satu contohnya E.Coli tipe O157:H7. Tipe ini dapat mengakibatkan keracunan makanan yang serius pada manusia yaitu diare berdarah karena eksotoksin yang dihasilkan bernama verotoksin dimana racun ini bekerja dengan cara menghilangkan satu basa adenin dari unit 28S rRNA, sehingga menghentikan sintesis protein. Gejala yang muncul jika seseorang terkontaminasi bakteri ini berupa sakit perut seperti kram dan diare dan pada sebagian kasus, dapat mengeluarkan diare berdarah (haemorrhagic colitis), demam dan muntah. Masa inkubasi E.Coli antara tiga sampai delapan hari, rata-rata empat hari. Sebagian besar pasien dapat sembuh dalam 10 hari. Tapi pada keadaan khusus, penyakit dapat berlanjut menjadi parah dalam kondisi yang disebut dengan haemolytic uraemic syndrome (HUS).

Maka jika ada yang terpapar penyakit dengan penyebab bakteri E.Coli, maka bisa langsung ditebak jika makanan/minuman/sayuran yang dikonsumsi diolah dengan kondisi sanitasinya yang tidak hygine dan atau yang mengolah [manusia] yang menjadi sumber kontaminasi [ingat: habitat aseli E.Coli adalah di usus besar!]. Untuk analisa E.coli secara manual jika memang positif E.Coli [tidak menggunakan jalur rapid test], membutuhkan waktu 10 hari sejak tahap awal penanaman matrik sample yang disuspect tercemar E.Coli sampai tahap akhir . Langkah preventive terhadap ‘kadatangan’ E.coli ini sebenarnya tidak sulit, yaitu jaga kebersihan, pisahkan bahan mentah dengan makanan matang, masak makanan sampai matang, jaga makanan pada suhu aman dan gunakan air bersih untuk mencuci bahan pangan. Oia, jangan lupa cuci tangan yang bersih selesai BAB tentunya, sebelum makan juga deh.
Aseptis, Bakteri E.Coli
Kok jadi makin serius ya nulisnya, padahal awalnya HANYA karena saya punya koleksi foto bakteri E.Coli ketika ditumbuhkan pada media yang memang spesifik bisa membuat bakteri ini tumbuh. Singkat cerita, foto-foto bakteri yang saya publish dalam postingan ini merupakan hasil ‘keisengan’ saya ketika ‘menemukan’ sample yang positif mengandung E.Coli. Matrik yang saya ‘goreskan’ dalam huruf-huruf dalam di petridish berisi agar media tersebut sengaja diambil dari tahap awal analisa E.Coli sehingga bisa diperoleh species E.Coli dan Coliform agar mendapatkan dua warna penampakan Bakteri. 

Untuk Coliform akan memberikan penampakan warna biru sedangkan E.Coli tampil dengan warna merahnya. Tapi sepertinya hasil ‘kreatifitas’ saya kurang maksimal sehingga bentuk hurufnya mblabar deh..... #maaf, bagi yang gak ‘tegaan’ melihat tampilan Mikro[ba] yaaaa....

Noted: Foto bakteri E.Coli ketika ditumbuhkan pada media yang memang spesifik unavailable (kemungkinan karena pergantian template dan stock foto asli raib entah dimana)



Award Sahabat

Bismillahirrahmaanirrahiim, Award dari sahabat blogger selalu membuat saya excited, menyemangati untuk happy blogging dan semoga bisa mempererat ukhuwah dan silaturahim sesama blogger. Meski masih sebatas dunia maya. True friendship can come through for any line, as long for better reasons and purposes I’ll always welcome untuk berteman dengan siapa saja. The naturally  friendship is universal... terhadap setiap kunjungan, comment, kritik, saran dan yang pengisi buku tamu serta bahkan anonym dari semua teman blogger yang sudah berkenan singgah di blog saya merupakan sebuah apresiasi terindah buat saya...dan saya ucapkan terima kasih. Mohon maaf jika ada jejak comment saya kurang berkenan/tidak nyambung. Juga Mohon maaf jika ada yang terlewatkan untuk saya kunjungi balik, silahkan ingatkan saya bila ‘kelewatan’ banget saya tidak pernah BW balik ya...

The Purpose Of a friendship
Is Not To Have Some one
Who Might Complete You,
But
To Have every one With Whom you Can Share and reach Completeness.!!

Dan sekarang saya sengaja membuat Tab khusus untuk menempatkan Award dari para sahabat blogger (di susun dari yang terbaru) agar memudahkan untuk menyimpan dan melihat-lihatnya kembali.  So, here the Awards are:

Award di Desember 2013, so special karena di masa-masa yang labil ngeBLOG tapi Mas Nakusan masih mem'bukmak saya untuk mendaptkan cinderamata spesial ini:


Bingkisan menarik berupa editan foto yang KHUSUS dipersembahkan kepada 10 komentator paling rajin yang tentu saja, atas penilaian Komandan Tertinggi blog Catatan Indrayana, inilah AWARD dari A.Y Indrayana.....surprissed:



Gak nyangka masuk Top Commentator di blognya Kakak EKSAK neh dan anugerah award juga deh #cie-cie...'kakak'  whahahhaaaa:

Alhamdulillah dapat THR dar Sobat Ahmad Suwito makin menyemarakkan Ramadhannya jadinya


Award dari Mbak Syam untuk partisipasi di  A special Give Away  Birth Day [menang juga untuk kategori tulisan Istimewa]

Award dari Mbak Noorma untuk partisipasi di Give away Cah Kesesi AyuTea

The Versatile Blogger Award dari Aiinizza Aggriani  dengan mantranya nyebuti 7 Fakta Unik tentang diri saya...fufufufu, Fakta Uniknya silahkan di tebak sendiri yaa dan untuk awardnya adalah:

      Ceritanya sang Puteri Cahaya di nobatkan sebagai salah satu dari  Top Ten Chimer teroke abad ini ( di blog Heart Chime) yang kemudian sang puteri pun mengadakan pembagian Award tersebut untuk 10 blogger yang memiliki komentar terbanyak di blog Kemilau Cahaya Emas dan inilah award’nya:


      Award dari Danang Abimanyu untuk  10 blogger yang  comment pertama pada postingan : 05-04-2012
     Inspiration Award dari Mas Huda dan commentnya: “wow... blognya keren banget.”...
     Hehehe asli keren karena ada yang bantuin desain lho?


        Friendship Award dari Arr Rian

      Cube Award dari Arr Rian


      Award Seratus Cinta Gamazone dari Dhenok Habibie 





      Award – award sebelumnya di brangkas  yang ini