WHAT'S NEW?
Loading...

Penemuan Partikel Tuhan

Jangankan Siapa pemenang Indonesian Idol, bahkan finalisnya saja banyak di antara kita yang [minimal] tahu namanya. Siapa saja yang masuk nominator Chef Indonesia, boys/girl band dan atau jenis audisi-audisi entertainment lainnya, tentu sangat banyak yang tahu dan kenal. Dan tak heran kalau ada yang jadi pendukung fanatik salah satu finalisnya sehingga tahu banget hal-hal yang menyangkut sang finalis tersebut. Tapi apakah sebanyak itu orang-orang yang tahu dan mendengar jika ada anak bangsa ini yang mengukir prestasi mengagumkan di bidang science? Dan Bismillahirrahmaanirrahiim inilah postingan artikel yang kebetulan pas Bulan Juli lalu saya secara ‘nyasar’ singgah di Newsroom Blog tentang Fisikawan Indonesia yang terlibat dalam penemuan partikel Tuhan. Artikel yang dipublish oleh Famega Syavira Putri ini mengabarkan tentang salah satu generasi muda Indonesia yang telah gemilang membukukan pencapaian suksesnya di bidang fisika, yang sangat mungkin kita sendiri sebagai sesama warga Indonesia BELUM mengetahui hal ini:
=========================================================================
Fisikawan Indonesia, Suharyo Sumowidagdo, terlibat dalam penemuan partikel yang dijuluki sebagai partikel Tuhan, Higgs boson. Lembaga penelitian nuklir Eropa Conseil Europeene pour la Recherche Nucleaire atau CERN mengumumkan penemuan Higgs boson pada 4 Juli 2012. Dunia fisika dikejutkan dengan penemuan partikel Higgs Bosson. Selama ini keberadaan partikel ini hanya ada dalam model teori standar. "Tanpa partikel ini tak ada akan ada berat, maka tak ada alam semesta. Tak akan ada apa-apa," kata Haryo saat diwawancara melalui voice chat, 5 Juli 2012.

Partikel Tuhan adalah partikel terakhir dalam teori model standar. Ilmuwan mulai mencarinya sejak tahun 1964. Dalam model ini, alam semesta tercipta dari 12 partikel dasar dan enam pembawa gaya. Sebelumnya, baru lima partikel pembawa gaya yang ditemukan. "Selama ini kita melihat benda-benda yang punya berat, ada gravitasi yang membuat bumi berputar. Artinya, harus ada sesuatu yang menghasilkan massa untuk partikel-partikel itu," kata pria kelahiran Tabanan, Bali ini. Sebuah partikel Higss bisa mempengaruhi massa jutaan partikel lain. Selama ini dia selalu ada di seluruh alam semesta, tapi baru ditemukan.

Jadi Fisikawan gak bikin Haryo Botak lho?
Haryo adalah satu dari dua fisikawan Indonesia yang terlibat dalam penelitian ini. Fisikawan lain, Rahmat Rahmat, bekerja dari laboratorium Fermilab di Amerika Serikat. Adapun Haryo bekerja di laboratorium CERN di Jenewa, Swiss. Menemukan partikel ini bukan hal yang mudah. Ribuan peneliti yang ada dalam dua kelompok, ATLAS dan CMS, bekerja bersama untuk menemukan partikel tersembunyi ini. "Ini bukan hasil kerja segelintir orang tapi kolaborasi banyak lembaga dari puluhan negara," kata dia.  Haryo terlibat dalam penelitian CMS di Jenewa, Swiss, untuk menemukan Higgs boson. "Saya bertanggungjawab untuk memastikan komponen detektor beroperasi. Komponen detektor itu harus terus dipelihara, untuk bisa mendeteksi partikel," kata doktor berusia 36 tahun ini.

Lulus sarjana dan master di Universitas Indonesia, Haryo kemudian mendapatkan beasiswa untuk program doktoral di Florida State University tahun 2001. Di situlah dia mulai terlibat dalam pencarian Higgs Boson, berkolaborasi dengan Fermilab. Pada Januari 2009, Haryo menjadi bagian dari tim CERN di Swiss.  Haryo juga berperan dalam pengambilan data dari percobaan yang sudah berlangsung selama bertahun-tahun ini. Dia juga disibukkan dengan kolaborasi dengan peneliti-peneliti lain serta diskusi dengan peneliti yang lain. Dia juga terlibat dalam beberapa percobaan lain mengenai fisika partikel. Pencarian Higgs boson dilakukan dengan mesin Large Hadron Collider yang beroperasi selama 24 jam, tujuh hari seminggu.

Haryo sendiri bekerja tak kalah keras, biasanya dimulai pukul delapan pagi hingga sebelas malam. "Ilmuwan itu dinilai dari produktivitasnya, seperti pengusaha. Kalau tak kerja sebanyak-banyaknya, sulit untuk menang dari peneliti lain," kata Haryo yang gemar memotret saat senggang. Selain meneliti, Haryo juga menguasai ilmu teknik. Pasalnya, alat penelitian ilmuwan partikel tak bisa dibeli di supermarket terdekat. Mereka harus bisa membuat alatnya sendiri, atau setidaknya tahu cara memelihara dan merawatnya. Lalu apa sebenarnya guna penemuan partikel Higgs boson untuk umat manusia?  "Ini penemuan yang ada di luar imajinasi kita. Pengetahuan baru yang ilmuwan pun belum tahu apa kegunaan praktisnya," kata pemegang gelar doktor dari Florida State University ini. Kegunaan praktis itu mungkin belum akan diketahui dalam puluhan bahkan ratusan tahun ke depan. 

Haryo mencontohkan, penemuan ini seperti teori relativitas Einstein yang ketika diumumkan tujuh puluh tahun lalu belum bisa dipahami. Kini, GPS bekerja berdasarkan teori itu. Tanpa teori Einstein, GPS tak akan bisa menunjukkan lokasi dengan tepat dan akan meleset 50 hingga 100 meter.  "Bagi ilmuwan, mendapat pengetahuan baru tentang dunia dimana kita hidup, akan membawa apresiasi lebih kepada hidup ini," kata Haryo yang saat dihubungi tengah menghadiri konferensi International Conference for High Energy Physics di Melbourne. 


Klipping Koran yang memotivasi
Penemuan Higgs boson istimewa bagi Haryo karena penemuan ini mengingatkannya pada kejadian yang menginspirasi dia menjadi seorang fisikawan partikel. 18 tahun lalu, seorang fisikawan Indonesia bernama Stephan van den Brick ikut membuktikan adanya partikel quark top, salah satu partikel yang juga mendukung model standar. "Waktu itu saya baru diterima di UI, tak tahu apa-apa. Saya takjub bahwa ada lulusan UI yang bisa menjadi bagian dari penemuan menakjubkan itu," kata dia. Guntingan koran tahun 1994 itu masih disimpannya hingga sekarang. Kini, Haryo benar-benar mencapai cita-citanya. Dia ikut menemukan partikel Higgs boson, keping terakhir model standar, kunci dari rahasia besar alam semesta. Namun kerja belum selesai. Penemuan ini baru awal pekerjaan panjang para ilmuwan. Karenanya, Haryo berharap, penemuan ini menginspirasi anak muda Indonesia untuk menjadi fisikawan.  "Semuanya mungkin asal mau bekerja keras. Jangan takut mencoba dan meninggalkan zona nyaman," kata Haryo.
=========================================================================

Sengaja saya re-publish artikel ini sebagai ungkapan kekaguman dan apresiasi personal untuk Suharyo Sumowidagdo atas prestasinya yang luar biasa tersebut. Saya yang memang menyukai hal-hal yang berbau fisika NAMUN sayangnya saya tidak begitu menguasai ilmu fisika, bahkan guru Fisika yang sekaligus wali kelas saya pernah memberikan ‘protes’ pada saya karena nilai pelajaran Fisika saya ‘mengenaskan’ padahal saya nyata-nyata memilih jurusan Fisika dengan senang hati. Seperti harapan Haryo, semoga penemuan partikel Tuhan ini menginspirasi banyak generasi negeri ini untuk menyukai dan mengukir prestasi di bidang Fisika khususnya, dan bidang keilmuan lain yang berguna bagi kesejahteraan umat manusia.

105 comments: Leave Your Comments

  1. Higgs boson banyak diberitakan di Media, Penemuan awal ini semoga manfaat bagi umat manusia.

    Serem juga sih Mbak Rie Namanya 'Partikel Tuhan'.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kenapa namanya serem ya?....menurut saya gak juga kok,

      Delete
    2. Yang paling bangga tentu kedua orang tuanya, pengin rasanya bisa punya anak yang berguna bagi bangsa dan negara.

      Delete
    3. Saya juga pengen jadi anak yg bisa membuat bangga kedua orang tua saya lho...hehehe

      Delete
  2. "Jangan takut mencoba dan meninggalkan zona nyaman." Perlu keberanian dan jiwa enterpreneur yang tinggi ya Mbak hehehe...

    Saya pernah baca kalau gak salah di kompas Mbak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. "meninggalkan zona nyaman" inilah yg seringkali membuat kita 'enggan' mencoba...#nunjuk diri sendiri!

      Delete
  3. ehm, ternyata ada juga ya lulusan indonesia yang ahli dan berprestasi sampai sampai ikut terjun dalam penelitian luar negri. meski aku sendiri pun ga paham apa itu partike tuhan yang dimaksud di atas. ya ikut bangga aja dah ya. jadi ga cuma kenal indoneisa idl aja, tapi ilmuan idol

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya mmg kan kalau prestasi yg demikian kurang populer bagi masyarakat umum, gak kayak pencapaian dalam lomba-lomba yg kayak boy band, dll

      Delete
  4. wiw, partikel tuhan, ngeri banget,,,,

    hihi... mbak pernah diprotes karena nilai fisika yang mengenaskan, kalau begitu saya protes, maksud partikel tuhan disini apa? masak partikel penyusun tuhan -_-, manusia kan gak akan mampu mengungkapkannya kecuali dengan izin Allah XD

    ReplyDelete
    Replies
    1. KAlau mau bahas soal seIzin Allah, absolutely semua hal terjadi atas kehendakNYA dunk. Di uraian artikel tersebut kan sudah dijelaskan kalau partikel TUhan tersebut untuk menamai salah 'sesuatu' yang berperan dalam terjadinya partikel-partikel yg bermassa...utk detailnya ya maap diriku juga kurang paham bro

      Delete
  5. Mantef mbak. Dengan prestasi ini, mudah2an nama indonesia terangkat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. sipp, dan semoga tetap cinta tanah airnya

      Delete
  6. Kenapa disebut Partikel Tuhan, mbak Khayan? :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hemm..kenapa yaa? NAnti klo saya ketemu sama MAs HAryo ta tanyain deh

      Delete
  7. indonesia banyak yg jadi ilmuwan ya mbak... tapi pemerintah kurang menghargai. jadi banyak ilmuwan yang kerja di luar negeri,lebih dihargai. kalau baru ada ilmuwan indonesia yg kerja di luar negeri menemukan sesuatu,pemerintah langsung gembor2 kalo dia ilmuwan indonesia.

    ReplyDelete
    Replies
    1. sepakat dengan yang ditulis Mbak Rakyan, berapa banyak orang pintar dari negeri ini yang dimanfaatkan orang lain. Bahkan ketika masih SMA saja sudah diiming-imingi dengan pendidikan dan kehidupan gratis di LN. Ketika mereka lulus, 'wajib' mengabdikan ilmunya sekian tahun dan tentu aset kepintaran ini menjadi bermanfaat bagi negara yang menyekelohkan. Dan lebih menyedihkan jika yang bersangkutan sudah 'terlanjut' enak kerja di situ dan menetap di situ. Ya sudah ....

      Delete
    2. Iya Mbak dan PAk Ies, banyak ilmuwan kita yang 'dibiayai' oleh negara lain sehingga penemuannya pun di'setor' pada negara penyandang dananya kuliah.

      Banyak kesempatan beasiswa ke LN yg terikat dengan kontrak mengikat 'wajib' beberapa tahun menghasilkan penemuan-2 tertentu utk diberikan pada sang penyedia beasiswa

      Delete
  8. Negara lain menghargai rakyat kita yang pinter, kita sendiri....??? dihargai kalo ada untungnya buat kantong kita sendiri!. itulah jauhnya peradaban Indonesia dari negara lain. cuman katanya aza yang saling menghargai, padahal jaaaaaauhhhh!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hemm...iya, padahal sebenarnya potensi SDM dan generasi brilian kita sangat luar biasa, namun sayangnya banyak yg akhirnya mengembangkan diri di luar negeri

      Delete
  9. nyimak aja mba...hehe
    kok namanya partikel tuhan ya...apa ga ada nama yg lain ?

    ReplyDelete
  10. Salam sahabat
    Maaf telat
    Luar biasa sosok mas Haryo, jadi bangga juga xixixi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salm juga Mbak Dhana, sptnya makin asyik dengan si kecil yaa..hehee

      Delete
  11. partikel tuhan..... hadew.. ilmu itu ada -ada aja ya...

    ReplyDelete
  12. Pernah baca tentang ini juga di yahoo... Negara kita selalu mengkampanyekan pendidikan gratis tapi malah tidak menghargai mereka yang berpendidikan... Negara kita harus sadar bahwa perkembangan bangsa ini ditentukan oleh kaum intelektual tersebut...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga heran, dimana-mana katanya pendidikan gratis tapi kenapa di masyarakat biaya pendidikan masih mahal ya? Katanya sampai SMA sekolah gratis tapi faktanya iurannya masih buanyannkk

      Delete
  13. Semuanya mungkin asal mau bekerja keras. Jangan takut mencoba dan meninggalkan zona nyaman,kata yang sangat bijak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. TAkut mencoba sih gak juga kok, hanya pikir2 saja menghadapi resikonya...#sama ya?

      Delete
  14. berarti jangan takut jadi ilmuwan ya, ga botak kok :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya...biasanya ilmuwan identik dengan kepala botak ya

      Delete
  15. aku mbaca artkel ini lho di banyak media, tapi pancet ae ga ngerti maksudnya... haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga gak begitu paham...tapi suka banget kalau ada penemuan ttg fisika, kimia atau bioteknologi

      Delete
  16. saya ga suka fisika, susah nyangkut di otakku ... nah ini malah ada penemuan partikel tuhan ... waduh, maksudnya apa, gunanya gimana? tambah bingung hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. YA udah ta temeni ya Mbak, biar gak t`mbah bingung...hehee

      Delete
    2. hahahaaa..bingun ya Mbak,saya juga gak paham banget Mbak

      Delete
  17. Subhanallah...anak negeri ini ternyata punya kualitas hebat.
    untuk haryo :..pulang kampung yah setelah beres doktor nya, jamak deh!! kalau kelebihanmu disini kurang dapat penghargaan yang layak jika dibandingkan dinegara lain...okeh!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga Mas Haryo-nya bisa pulang kampung dan keilmuannya bisa di aplikasikan demi kemajuan bangsa ini...sekaligus mendapatkan media pengembangan yang appropriate tentunya

      Delete
  18. anak bangsa sebetulnya byk yg berprestasi y :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. yups, bener banget Mbak. Banyak anak bangsa ini yg punya prestasi science skala internasional

      Delete
  19. Hebat! Subhanallah... turut bangga mengetahui ada anak negeri ini yang begitu berprestasi. Tapi kenapa dinamakan dengan partikel Tuhan ya? ga ada nama lain apa ya? Kok kesannya gimana membaca nama penemuannya itu....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kesannya berasa unik ya Mbak...hehehehe.

      Aku sangat salut sekaligus ngiri tiap kali ada generasi negeri ini bisa berprestasi yang membanggakan nama Indonesia. Ngiri kok aku gak bisa gettu ya

      Delete
  20. mantep dah tuh si Haryo...
    tetangga gue, tuh!!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. keren namanya "partikel tuhan"!! mungkin entar "partukel malaikat" yang nemuin gue...
      bhahahaha

      Delete
    2. ukee, ta tungguin loh penemuan partikel malaikatnya sob?

      Delete
  21. semoga aja prestasi pak Haryo ini akan gethok tular memotivasi calon ilmuwan muda lainnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiin, semoga saja bisa jadi motivasi calon ilmuwan muda lainnya, daripada wasting utk hal-hal yg gak jelas kan?

      Delete
  22. banyak aset bangsa begini yang luput dari perhatian pemerintah. betapa banyak rekan2 kita yang hebat bahkan tidak digunakan disini. harusnya ada kebijakan yang diisi perhatian yang baik dari pemerintah. sayang pemerintahnya begini ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, sangat disayangkan banyak SDM berprestasi dan kompeten justru difasilitasi phak asing karena concern dr pemerintah kita sendiri yg masih kurang support

      Delete
  23. Wow hebat yaa mbak, kerja gag kenal lelah, non stop gitu kapan pacarannya yaa, kapan nikahnya, kapan istirahatnya :D #lho

    Mbak rie, namanya fisika mah niar gag begitu suka, tapi mau gag mau dapet juga kali ini hari di dalamin lagi :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaha...mereka pacarannya sesama scientist tuh, jd sambil riset sekaligus pacaran deh.#sok teu

      Delete
  24. CERN mengumumkan penemuan Higgs boson pada 4 Juli 2012 ya, Tanggal 4 Juli itu bertepatan dengan Ulang Tahun Negara Amerika Serikat. Apa ada benang merahnya dengan Amerika Serikat? Jadi tanda tanya juga nih.

    Mengagumi suatu bidang disiplin ilmu memang boleh saja, dan tidak harus selalu kita punya prestasi bagus di bidang yang kita sukai tersebut. Salam :)))))))))))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waaa...perhatiann banget neh KAng Asep, gak ada benang merah tapi benang putih kang? hehehee

      Delete
  25. Tanpa partikel ini tak ada akan ada berat, maka tak ada alam semesta. Tak akan ada apa-apa.....lalu apakah itu berarti alam semesta ini tercipta karena adanya salah satu unsur itu,...perlu penelitian yang lebih dalam lagi,..
    karena bagi saya yang awam fisika...partikel Tuhan itu adalah partikel ke 13 dari 12 partikel dasar, karena partikel Tuhan tidak bisa ditebak dan diduga bahkan ditemukan oleh siapapun, hanya ALLAH yang MAHA TAHU....semoga saja temuan ini tidak menjadikan dasar bahwa kelak manusia juga akan mengatakan Eureka...kami telah menemukan keberadaan Tuhan :)
    salut buat Suharyo Sumowidagdo yang telah mengharumkan nama Indonesia :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. partikel ke 13 dr 12 ya Bang? unik juga neh istilahnya Bang Hari ya..

      Semoga saja penemuan ini menjadi pengetahuan baru tentang dunia dimana kita hidup, akan membawa apresiasi lebih kepada hidup ini dan lebih tunduk padaNYA

      Delete
  26. Salut sama Haryo. Masih muda sudah doktor. Kita senasib mbak Rie. Saya dulu jurusan Fisika tapi di NEM saya nilai Fisika jeblok untung tertolong dengan nilai ijazah. Sampai2 wali kelas khusus memanggil saya :D

    Mudah2an dengan penemuan ini, ada di antara ilmuwan itu yang makin meyakini Tuhan, khususnya Allah.

    Kalo di bidang lain, sy pernah baca bukunya, ada penemuan "God Spot" di otak manusia. Jadi ada bagian otak yang aktif saat orang ybs sedang dalam keadaan spiritual yang bagus. Jadi fitrah manusia sebenarnya adalah mencari Tuhannya, masalahnya adalah apakah mereka benar2 bertemu Tuhan atau mereka mengira bertemu Tuhannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sepertinya saya juga pernah baca ttg 'God Spot' ini Mbak. Bener banget secara fitrah, manusia pada hakekatnya akan mencari Tuhannya...berkontemplasi diri untuk menuju tujuan hidup yg sebenarnya.

      Sangat salut dengan Mas HAryo..muda dan cerdas, di bidang fisika lagi...

      Delete
  27. aku lebih menyoroti botaknya mbak, kalo botak sih itu ada unsur genetiknya. tapi kebanyakan orang sain yang aku suka itu tampil sederhana. walopun ilmunya banyak dan hartanya juga banyak, mereka lebih memilih untuk hidup sederhana dan berguna untuk peradaban manusia. karena mereka mempelajari alam dan isinya yang pada dasarnya adalah saling menghormati dan saling menghargai.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehehee...serius amat ngamati title gambarnya ya? Intermezo sob, biar bisa membaca postingan ini sambil tersenyum.

      Salut banget pada mereka yg mendedikasikan ilmu dan hidupnya demi penemuan yang mendukung peradaban manusia dan alam semesta

      Delete
  28. Wah, pokokna mah hebat pisan lah, ... acungkan 2 jempol atuh bwt kang Haryo yang kasep tea.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kasep tea? Ini bahasa sunda ya...artinya hebat kan ?

      Delete
  29. Fisika adalah sebuah teori yang hingga kini sulit saya pahami, tapi saya salut dan bangga atas prestasi yang diraih Haryo..

    finalis Indonesia Idol dan masterchief? saya gak tahu tuh, saya justru lebih kenal Ririe Khayan :P

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahahaa...aseli tersanjung MODE ON neh, Om Lozz lebih kenal si Ririe Khayan ketimbang Indonesian Idol..

      Delete
  30. namanya spektakuler banget... hmm.. bahkan kata tadi kurang mengartikannya.. mungkin teori M bisa menjelaskan masalah penemuan tersebut barangkali ya :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. teori M? saya malah gk ngerti neh ttg teori M ini

      Delete
  31. sebenarnya orang yg pertama kali yg harusnya mengakui kebesaran Allah SWT adalah para ilmuwan ya? karena mereka tiap hari ngubek dan ngurai ilmu sampe partikel terkecil. Kalo ga mengakui, pasti something wrong with their brain! Sayangnya, para ilmuwan barat cuma beberapa yg mengakui kebesaran ini ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semakin dalam ilu seseorang memang bisa berdampak utk semakin merunduk seperti ilmu padi...atau sebaliknya menjadi merasa seperti 'dewa' karena merasa serba tahu.

      Delete
  32. "Semuanya mungkin asal mau bekerja keras. Jangan takut mencoba dan meninggalkan zona nyaman," i like'd mbak :)

    ReplyDelete
  33. begitu kalau ilmuwan indonesia di luar negeri.. pasti berkarya... coba kalau di sini hasilnya ga jelas.. malah sering masuk tv terus komen komen ga penting... seperti komentar ini hehehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. nah apalagi saat-saat moment PON dan Pilkada gini ya? MEndadak pada muncul komentator dengan segenap dalil-dalilnya...hehehe

      Delete
  34. Partikel Tuhan itu adalah Partikel yang diciptakan oleh Tuhan, atau mungkin dengan kata lain partikel ini pusat dari segala Partikel yang sangat sulit untuk ditemukan,,
    hehehe... teoriku ngawur kayaknya nih.... hahahaha.. :D
    segala kekurangannya saya mohon maaf yang sebesarnya.. xixixxi..:D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehee...lha saya kalau jawab nanti malah lbh parah ngawurnya neh..

      Delete
  35. Sebagai orang Indonesia, sebaiknya gak usah merasa pesimis berlebihan, menganggap bangsanya tidak mampu berkontribusi dalam perkembangan peradaban dunia, padahal liat deh buktinya, banyak lho WNI yang berperan di banyak bidang ilmu pengetahuan Dunia. Dan saya tidak ragu untuk salut pada mereka.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaaa, bnyk ilmuwan kita yg terlibat dalam banyak penemuan penting skala internasional..hanya sj bnyk yg kita gak tahu kiprah mereka karena kita lbh kenal bintang sinetron dan boy/girl band yaa

      Delete
  36. kalau di negeri antah brantah yang dibanyakin artisnya, jangan heran setiap tahun ada kontes artis tapi jarang kontes ilmuwan. jika ada juga tidak ada penghargaan yang memadai.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kontes entertainment lbh memikat dan apresiasinya luar biasa. Kalau ada olimpiade fisika, kimia, matematika atau bidang non entertainment...sepi peminat dan sponsor

      Delete
  37. Ilmuwan malah rambutnya lebat ya.. yang ga ilmuwan aja pada rontok, hehehe... so, jangan takut jadi ilmuwan :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya gak takut kok jadi ilmuwan, tapi kok ya otaknya gak support neh:(

      Delete
  38. Sungguh luar biasa. Semoga penemuannya bermanfaat bagi umat manusia.

    ReplyDelete
  39. Mbak Ririe sudah lupa padaku :'(
    hiks hiks ...
    BW nya tak terlihat lagi ...


    komentar postingan ..
    Judul yang sangat menarik 'Partikel Tuhan'. Seperti telah menemukan sesuatu yang bisa bermanfaat bagi banyak orang.
    Semangatlah terus untuk kita Semua ....

    ReplyDelete
    Replies
    1. maap, bukan lupa...tp memang acara nge-blogd an BW masih akna sering terganggu neh sampai bulan nopember :(

      Delete
  40. Kereeen. Salut dehama MAs Haryo.
    Harusnya profil profil gini yang diliput media massa dan elektronik ya,Mbak.Biar gak melulu kecanduan boyben-gelben-toksinasi :D

    Inget partikel Tuhan jadi inget Davinci Code :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. kecanduan boyben-gelben memang jadi toksin...bahkan anak-anak sekarang lbh tahu artis sinetron ketimbang pahlawan nasional ya..#menyedihkan

      Delete
  41. Izin nyimak aja ya mbak, lam knl semoga sukses ??

    ReplyDelete
  42. Replies
    1. maksudnya sdh lama membaca ttg berita penemuan partikel Tuhan ya sob?

      Delete
  43. Saleum,
    Mudah2an aja makin banyak ilmuwan muda bangsa ini terkenal dengan penemuannya.

    ReplyDelete
  44. Subhanallah, ikut bangga :D

    Orang Indonesia memang banyak yang hebat yaaa...

    Kita?

    Hebat juga dong mestinya #jadimalu#

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya? hemm...masih jd penonton neh Mbak...#super maluuu

      Delete
  45. Mb' Ririe the next ilmunyanya amin

    ReplyDelete
    Replies
    1. waaa ini kan re-publish ttg sosok Mahs Haryo yg terlibat dalam penemuan partikel Tuhan

      Delete
  46. keren ya mereka, berhasil meraih cita-cita mereka untuk mendapatkan partikel tuhan

    ReplyDelete
    Replies
    1. semoga Ocha bisa mengikuti jejaknya Mas haryo yaa

      Delete
  47. MARI BERWISATA KESINI
    PANTAI PULANG SYAWAL GUNUNGKIDUL,DIY
    BENER BENER MANTAP PASIR PUTIHNYA..
    DI TUNGGU YAH...

    ReplyDelete
    Replies
    1. oke...dengan senang hati mau adventure sampai gunung kidul jika ada kesempatan ke jogya dalam waktu yg longgar

      Delete
  48. masa sh klo ada ilmuan Indonesia yg terlibat., selama ini aq jg dgr beritax tntng 'Partikel Tuhan' tp gk nyangka klo ada ilmuan Indo yg terlibat didalamx.., thx infox ya mbk..,


    mf baikx penulisan 'Partikel Tuhan' memakai tanda kutip *smile

    ReplyDelete
  49. waow keren sob...?
    Sungguh luar biasa. Semoga penemuannya bermanfaat bagi umat manusia.

    ReplyDelete
  50. ga semua para ilmuwan kepala nya botak :D

    ReplyDelete

Leave a comment or just be silent reader, still thank you so much.
Terima kasih telah singgah di Kidung Kinanthi.
Mohon maaf, komentar terindikasi SPAM atau yang mengandung link hidup tidak akan dipublikasikan...
So, be wise and friendly.