Header Ads

Life is flowing in its story leaving history
  • What's News

    Andai [kau tahu] ini Ramadhan Terakhir

    Mungkinkah hanya perasaan saja jika Ramadhan ini terasa cepat mengalir, hari demi hari terbingkai pekan dan akhirnya sebulan? Tapi demikian ketentuanNYA, menghadirkan moment super special dengan segala keutamaan dan keberkahan. Ketika Ramadhan ini tiba saatnya berlalu, Semoga tak hanya meninggalkan kenangan tentang kemilau euforia aktifitas yang semarak berhias kekhusyukan pada setiap sujud dan munajat, tapi semoga spiritnya akan selalu hadir pada titian hari-hari selanjutnya. Bismillahirrahmaanirrahiim sengaja menampilkan rangkaian puisi ini [pinjam dari sebuah majalah]  semoga bisa jadi renungan bagi diri saya pribadi khususnya dan semua yang berkenan singgah di sini...

    Andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
    Tentu siangnya engkau sibuk berdzikir
    Tentu engkau tak akan jemu melagukan syair rindu
    Mendayu….merayu…kepadaNYA Tuhan yang Satu

    Tentu sholatmu Kau kerjakan di awal waktu
    Sholat yang dikerjakan..sungguh khusyu’ dan tawadhlu
    Tubuh an qalbu…bersatu memperhamba diri
    Menghadap Rabbul Jalil…menangisi kecurangan janji

    ( Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku dan matiku…
    Kuserahkan hanya kepada Allah Tuhan  seru sekalian alam)

    Andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
    Tidak akan kau sia-siakan walau sesaat yang berlalu
    Setiap masa tak akan dibiarkan begitu saja

    Di setiap kesempatan juga masa yang terluang
    Alunan Al-Qur’an bakal kau dendang..bakal kau syairkan
    Andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
    Tentu malammu kau sibukkan dengan bertarawih….
    Berqiyamullail..bertahajud…
    Mengadu…merintih…meminta belsa kasih
    “Sesungguhnya aku tidak layak untuk ke syurgaMU
    Tapi aku juga tidak sanggup untuk ke nerakaMU”


    Andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
    Tentu dirimu tak akan melupakan mereka yang tersayang
    Mari kita meriahkan Ramadhan
    Kita buru..kita cari..suatu malam idaman
    Yang lebih baik dari seribu bulan

    Andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
    TEntu engkau bakal menyediakan batin dan zahir
    Mempersiapkan diri…rohani dan jasmani
    Menanti-nanti jemputan Izrail
    Di kiri dan kanan….lorong-lorong ridho Ar- Rahman

    Duhai Illahi..
    Andai ini Ramadhan terakhir buat kami
    JAdikanlah ia Ramadhan paling berarti…paling berseri..
    Menerangi kegelapan hati kami
    Menyeru ke jalan menuju ridho serta kasih sayangMU ya Illahi
    Semoga bakal mewarnai kehidupan kami di sana nanti

    Namun …
    Tak akan ada manusia yang bakal mengetahui
    Apakah Ramadhan ini merupakan yang terakhir kali bagi dirinya
    Yang mampu bagi seorang hamba hanyalah
     Berusaha…bersedia…meminta belasNYA    
    Semoga masih diberi banyak kesempatan
    Diri melebur dengan banyak Ramadhan berikutnya
    Dengan umur, kesehatan dan iman yang lebih baik..



    Keep on spirit with Ramadhan...semoga suksesnya pencapaian ibadah
    di bulan Ramadhan akan membias dalam keseharian kita selanjutnya...
                                                                                  


    • Majalah [donatur] Oase 2010



    114 comments:

    1. benar - benar menggugah..
      menjadi kan waktu sebagai sandaran misteri..
      memburu nafas untuk dekat kepada Illahi..

      ReplyDelete
      Replies
      1. eee.. sudah gak dimoderasi ya mbak ririe.. :D

        maaf pemirsa sekalian : pertamaX habis

        Delete
      2. ganti minyak tanah aja Kang :p

        Delete
      3. @ a.i.r: Iya moderasinya sdh dilepas, semoga tak ada lagi comment tidak sopan. Saya sendiri merasa gak enak jika kelamaan gak membuka moderasi soale...hehehehe

        @ Lozz: Weiii..jangan salah minyak tanah mahalll lho? Di desa saya hatga minya tanah 1 Liter sdh 10rb tuh

        Delete
    2. bersikap seolah-olah ini adalah Ramadhan yang terakhir bagi kita adalah sangat menentukan bagaimana sikap dan prilaku kita saat beribadah di bulan suci Ramadhan ini....salam Ramadhan

      ReplyDelete
      Replies
      1. DAn betapa susahnya berperilaku seolah-olah ini adalah Ramadhan yang terakhir bagi kita...#merenung

        Delete
      2. susah itu bukan berarti tidak bisa kan,...salam Ramadhan :)

        Delete
      3. hehhee..iya mas, susah bukan berarti gak bisa:)

        Delete
    3. Semoga masih ada ramadhan2 berikutnya...Aminn

      ReplyDelete
      Replies
      1. Amiiinn, semga masih diberikan kesempatan bertemu banyak Ramadhan dengan kondisi kesehatan dan iman yang lbh baik:)

        Delete
    4. Semoga Ramadhan ini bisa membawa kita menuju derajat muttaqin. Amiin...

      ReplyDelete
      Replies
      1. Amiinnn, semoga juga bisa ahsani taqwin..

        Delete
    5. Seandainya manusia bisa melihat masa depan dan bisa memprediksi apa yang akan terjadi, apakah besok akan mati, maka semuanya akan berbondong2 menyipakan diri untuk bekal di akhirat nanti

      ReplyDelete
      Replies
      1. Iyaa, andai kita tahu kapan ajal akan menjemput ya?

        Delete
      2. setuju banget banh SOFYAN,orang-orang yang pada ngga menyiapakn diri untuk bekal akhirat khususnay memanfaatkan bulan ramadhan seperti ini buat ibadah,mungkin karna merasa hidupnya masih lama kali ya...@mba Ririe Khayan,salam kenal mba...

        Delete
      3. Salam kenal juga sob:)
        Terima kasih sudah singgah.

        Delete
    6. saya masih berharap bisa bertemu kembali dengan Ramadhan selanjutnya. Amin ya Rabbi amin..

      postingan ini menyentuh mbak, membuat diri ini semakin tertunduk memohon ampun.

      ReplyDelete
      Replies
      1. Harapan dan doa...masih ingin dipertemukan dengan banyak Ramadhan dalam kondisi yang lebih baik:)

        Delete
    7. dari posting ini, ketangkep benar betapa Mbak telah menghayati arti penting bulan yang bernama ramadhan. syukurilah Mbak..

      saya kadang merenung, apakah saya termasuk golongan yang demikian. sementara saya malah kadang kepikir, koq lebaran masih lama ya... (ya Allah, jadikan kami golongan yang mengerti arti setiap ibadah kepada-Mu). saya dalam proses memperbaiki sikap mental itu. di saat istri dan anak-anak saya sudah lebih dahulu berada di depan untuk urusan ini. (ya Allah, selalu beri kami petunjuk-Mu)

      ReplyDelete
      Replies
      1. Melalui posting ini, yang sebenarnya adalah saya pribadi mengingatkan diri saya dan berusaha memotivasi agar lbh 'melting' bersama Ramadhan. Menguatkan lahir dan bathin agar bisa lbhbaik dalam menjalani setiap detik Ramadhan yang penuh nikmat ini.

        Kalau soal lebaran, mungkin karena dulu saya terbiasa dengan kondisi tak ada baju baru sehingga bagi saya lebaran justru kurang menarik..ini dalam kerangka pikir saya saat amsih kecil lho.

        Kalau sekarang, lebaran juga merupakan momentum yg special karena itu saat kita bisa lebih banyak bersilaturahim..bertemu dengan banyak teman dan saudara.

        Delete
    8. BEnar kata Mas Zachflazz. Kita akan selalu cemas dan kalau kita tau bahwa umur ada ditangan Allah, maka setiap menit dan setiap kesempatan adalah EMAS, dan Emas itu harus dimanfaatkan. Dalam arti setiap ada kesempatan untuk berbuat amal kebajikan harus segera dilaksanana selagi ada kesempatan

      ReplyDelete
      Replies
      1. Waaahh mbak ririe.. nice posting banget.. sangat menyentuh, dan semakin terus menerus meminta belasNya.

        komentar nya Pak Asep, bikin gia mendarat disikan jandinya.. hehehe. Dalam arti setiap ada kesempatan untuk berbuat amal kebajikan harus segera dilaksanana selagi ada kesempatan. --> Menikmati segala Proses Kehidupan dengan lebih teliti lagi dalam melaksanakan kesempatan-kesempatan EMAS yang sudah diberikan oleh Allah.

        Delete
      2. @ Asep H : Semoga kita bisa memanfaatkan dengan baik kesempatan special ini ya Pak:)

        @ GIA : Amiin Mbak, semoga bisa Menikmati segala Proses Kehidupan dengan lebih teliti lagi dalam melaksanakan kesempatan-kesempatan EMAS yang sudah diberikan oleh Allah.

        Delete
    9. berbagi kata kata motivasi gan
      Lebih mudah untuk melawan ribuan orang bersenjata lengkap dibandingkan melawan kesombongan diri sendiri.
      semoga bermanfaat dapat di terima dan salam kenal ya gan :D , ku tunggu kunjungan baliknya :D

      ReplyDelete
      Replies
      1. mengalahkan diri sendiri memang sangat sulit, dan kemenangan yg sesungguhnya adalah saat kita bisa mengalahkan [nafsu] diri sendiri:)

        Delete
    10. Gag bisa bayangin mbak rie, terlalu banyak waktu yang terlewatkan di bulan ramadhan ini,berharap taun2 besok masih bisa berjumpa lagi dengan ramadhan :D

      ReplyDelete
      Replies
      1. Hayoooo...kemana saja neh? Ke kampung Ramadhan ya...hehehe

        Delete
    11. Sepemikiran denganku..
      malem baru mau posting tentang ramadhan terakhir..
      Hiks..
      Semoga aku masih bisa menemukan ramadhan2 berikutnya..
      Amin..

      ReplyDelete
      Replies
      1. Alhamdulillah kita sepemikiran neh Mbak...#TOS!

        Amiin, smeoga masih diberikan kesempatan bertemu banyak Ramadhan berikutnya:)

        Delete
    12. semoga kita bisa memanfaatkan ramadhan ini dengan sebaik-baiknya ya mbak...

      ReplyDelete
    13. jika tahu kesempatannya tinggal ini satu-satunya pasti akan berupaya mempersembahkan sebagus-bagusnya ya mbak

      ReplyDelete
      Replies
      1. Dan meskipun kita tak akan pernah tahu apakah Ramadhan yg terakhir atau bukan, semoga kita selalu berusahan beribadah yang sebaik-baiknya ya pak:)

        Delete
    14. semoga saja di ramadhan ini amal ibadah kita sudah melebihi angka cukup untuk bertemu denganNya yaa.. :)

      ReplyDelete
      Replies
      1. iya sob, semoga kita bisa mengumulkan bekal yg ckup utk perjalanan hiudp berikutnya:)

        Delete
    15. lakukan hal seperti hari ini adalah terakhir untuk dirimu.... hebat tulisannya nih....

      ReplyDelete
      Replies
      1. Dan bukan hal yg mudah utk mensetting: beribadhalah seolah-olah esok akan meninggal

        Delete
    16. yang jelas bukan yang pertama
      super sekali...

      ReplyDelete
      Replies
      1. Hehehe...ramadhan ang pertama dalam hidup saya, saat itu saya belum bisa puasa Mas.

        Delete
    17. semoga dapat yang terbaik di bulan ini....

      ReplyDelete
      Replies
      1. amiinn...do the best, hope for the best!

        Delete
    18. Ramadhan terakhir buat mbah ku mbak... beliau meninggal hari ini...

      ReplyDelete
      Replies
      1. Innalillahi wa inna ilahi rojiu'un..

        Kalau Ramadhan tahun lalu merupakan Ramadhan terakhir utk salah satu adiknya ibu saya..

        Benar2 maut tak pernh kita tahu kapan akan menjemput.

        Delete
      2. betul mbak ririe..... semuanya sudah diatur...

        Mbak dapet THR... cek di blog saya....

        Delete
      3. OKE..SEgera di ambil THRnya sob:)

        Delete
    19. Kutipan puisi yg menggugah.....
      Mmg walau semua tahu bahwa Ramadhan adlah bulan penuh berkah, namun msh juga menyia-nyiakannya...
      Kalau saja semua tahu, Ramadhan tahun ini adalah yg terakhir baginya, tak akan tersia-sia...
      Tks, mbak.. Ini renungan buat saya juga....

      ReplyDelete
      Replies
      1. Andai saya dan kita semua bisa menata hati, niat dan sikap utk menganggap Ramadhan yg datang sebagai Ramadhan terakhir...alangkah menakjubkanya ya pak:)

        Delete
    20. puisinya indah dan menggugah hati

      ReplyDelete
      Replies
      1. semoga bisa jadi renungan bagi kita semua:)

        Delete
    21. Aamiin doanya Rie, semoga didengar Allah dan dikabulkan!

      ReplyDelete
    22. chika juga merasa ramadhan ini berlalu begitu cepat
      semoga kita mendapat keberkahan d ramadhan kali ini :)

      ReplyDelete
      Replies
      1. iya neh, terasa banget jika Ramadan demikian cepat dan semoga kita mendapatkan yang terbaik utk bekal hidup di luar Ramadhan:)

        Delete
    23. hmmm... Bulan yg sangat spsesial mbak
      awal puasa kemaren aku bela2in pulang kampung. Biar bisa ngerasain suasana bulan puasa bersama keluarga...
      Juga karena takut bulan berikutnya tidak bisa berkumpul lagi... Tapi semoga saja tidak

      ReplyDelete
      Replies
      1. yupss, saluut. Biasanya saya juga berusaha mudik menjelang Ramadhan. Dan mudik jelang Idhul Fitri, InsyaAllah masih ada kesempatan utk menikmati indahnya Ramadhan di tengah keluarga:)

        Delete
    24. ini lagunya ungu bukan yah. Andai ku tahu....

      kita memang tidak akan tahu apakan tahun depan masih bertemu dengan ramadhan yang mulia atau tidak, mari kita maksimalkan ibadah kita mumpung masih bertemu dengan ramadhan tahun ini

      ReplyDelete
      Replies
      1. Andai ku tahu...memang lagunya Ungu, populer beberapa tahun lalu.

        Delete
    25. ya mb..kdg terpikir..apa taon depan msh bisa berjumpa ramadhan lg..
      smg Allah masih memberi kesempatan kita utk berjumpa ramadhan lagi yaa mb..aminn..
      trimaksih sdh share ya mb ririe.. :)

      ReplyDelete
      Replies
      1. Semoga kita masih memberi kesempatan kita utk berjumpa ramadhan lagi dengan Iman yg lebih bak ya Mbak:)

        Delete
    26. semoga kita masih jumpa dengan Ramadhan tahun depan ya mbak Rie

      ReplyDelete
      Replies
      1. Semoga mas, amiin..itu yang selalu yang masih menajdi doa dan harapan saya:)

        Delete
    27. semoga ini bukan ramadhan terakhir kita.. tp alangkah baiknya emang kita sellau berpikir spt itu ya, biar kita khusyu beribadahnya :)

      ReplyDelete
      Replies
      1. Setuju bgt. Dengan begitu kita akan takut menyia nyiakan bulan suci ini. :D

        Delete
      2. Ke2nai: Semoga masih kesempatan bertemu Ramadhan ya Mbak:)

        Yuyud: Semoga kita bisa hadir lebih khusyuk di bulan Ramadhan ini:)

        Delete
    28. Seneng kalo ngaji lewat puisi gini...
      Ilmunya dapet keindahan kata2nya juga dapet...
      Selamat menjalankan Ibadah Ramadhan

      ReplyDelete
      Replies
      1. Selamat menunaiakn ibadah di BUlan Ramadhan juga buat pak MArs sekeluarga:)

        Delete
    29. semoga masih bisa bertemu dengan ramadhan selanjutnya. mbak Ririe apa kabar? maaf aku baru bisa mampir ya

      ReplyDelete
      Replies
      1. Alhamdulillah kabarnya baiik Mbak. SEmoga demikian juga dengan Mbak Fitri dan keluarga:)

        Delete
    30. Saya hanya bisa termenung Mbak.

      Wah kok komen terdahulu saya tidak tampil ya Mbak?.

      ReplyDelete
      Replies
      1. KOmen-nya mgk terkena disconnect internetnya tuh Mas. Sudah ta lihat kotak SPAM, gak ada comment Mas Ara di sana kok.

        Delete
    31. jadi galau kalau mbahas ginian.
      andai ini ramadhan terakhir...

      brarti besok mati donk?
      T.T

      ReplyDelete
      Replies
      1. hahahaha...piye, wes wani kalau meninggal besok ta?

        Delete
      2. blum.
        duluan aja mbak..

        blum kawin nie...

        Delete
    32. Andai Allah memberikan rahasia kepada diri ini, bhwa ramadhan ini adalah ramadhan terakhir,,
      aku akan senantiasa menjaga hati, menjaga pikiran, menjaga apa-apa yang ada di diri ini untuk senantiasa ada dalam RIDHO ALLAH SWT..
      terima kasih sahabatku yg baik postingannya yg luar biasa ini..
      I like it..
      met buka puasa yah :)

      ReplyDelete
      Replies
      1. Yang bisa kita lakukan adalah do the best..dan semoga kita masih di beri banyak kesempata utk berteu Ramadhan dgn Iman yg lebh baik:)

        Delete
    33. Semoga saya mampu memanfaatkan bulan ini dengan sebaik-baiknya. Dan semoga bulan ini saya mendapat berkah dan pengampunan NYA.

      ReplyDelete
    34. BRahasia Alloh tidak ada yang tahu, semoga di bulan ramadhan ini kita m ampu menjalaninya dengan baik dan mendapatkan ridhonya..amiin

      ReplyDelete
      Replies
      1. Doa dan harapan kita bersama semoga di bulan ramadhan ini kita m ampu menjalaninya dengan baik dan mendapatkan ridhonya

        Delete
    35. sangat menyentuh Gan, bait demi bait sangat berarti, semoga ramadhan ini bukan terakhir tapi yang terbaik dalam beribadah, amiin
      tks artikel - nya Gan

      ReplyDelete
      Replies
      1. Amiin, semoga ramadhan ini bukan terakhir tapi yang terbaik dalam beribadah, amiin

        Delete
    36. Sajak yg ngegugah, Mbak :')
      Andai tahu ini ramadhan terakhir, mungkin banyak yg rajin ibadah, ya..

      ReplyDelete
      Replies
      1. Semoga jadi renungan bersama ya Mbak:)

        Delete
    37. Aminn Aminn ...
      Amal ibadah kita Insya Allah diterima oleh-Nya ^ ^


      Salam kenal yaa ...

      ReplyDelete
      Replies
      1. Salam kenal juga...thx sdh singgah di sini:)

        Delete
    38. sudah dapat 15 hari, tidak terasa mendekati idul fitri

      ReplyDelete
      Replies
      1. Iya, rasanya cepat banget ya puasanya

        Delete
    39. hampir menangis membaca tulisan ini pak.
      semoga menjumpai ramadhan tahun depan.

      salam.

      ReplyDelete
      Replies
      1. semoga menjumpai ramadhan tahun depan...amiin:)

        Delete
    40. Hampir mirip dengan selalu ingat dengan kematian Mbak Ririe.
      Makasih kami sudah di ingatkan ya Mbak.

      ReplyDelete
    41. wahhhh,, semoga kita semua masih bisa merasakan indahnya bulan ramadhan kemudian dan kemudiannya lagi :))

      ReplyDelete
      Replies
      1. Amiiiinnn semoga kita semua masih bisa merasakan indahnya bulan ramadhan kemudian dan kemudiannya lagi :))

        Delete
    42. Ramadhan terakhir.. hari terakhir..
      dan bagaimana bila itu esok... sungguh aku belum siap.. :hiks

      amin. semoga masih bisa bertemu dengan ramhadan berikutnya... :D

      ReplyDelete
      Replies
      1. Sama neh..saya juga sungguh aku belum siap.. :hiks

        semoga masih bisa bertemu dengan ramhadan berikutnya...

        Delete
    43. aku hadir kembali untuk silaturrahmi.. :)

      ReplyDelete
    44. Rie, tepat kayak inilah yang aku lagi rasain sekarang, khawatir ini Ramadan terakhirku, apalagi nggak bisa shaum. Jadi ketar-ketir juga euy.. :'(

      ReplyDelete
      Replies
      1. sejujurnya kekawatiran yg sama juga dengan saya...tak hanya bagi diri saya, tapi juga orang2 yg saya sayangi Mbak. Dan yg bisa saya lakukan adalah bermunajat semoga Allah masih memeberikan banyak kesempatan utk bertemu banyak Ramadhan lagi dengan umur, kesehatan dan iman yg lebih baik. AMiin:)

        Delete
    45. Kunjungan Hari Senin hieiehehie. Ditunggu artikelnya nih hieiheihee

      ReplyDelete
      Replies
      1. Hehehe...saya kelamaan ya update postingannya.

        Delete
    46. Replies
      1. yayayya...dengan senang hati, semoga makin rajin mampirnya yahhh:)

        Delete
    47. seandainya ini ramadhan trakhir maka saya ga akan melpaskan tiap detik selain untuk beribadah kepada-Nya,,
      mnggugah sekali tulisan mba, semakin hari semakin berbobot,,
      mnyntuh bgt,,,

      ReplyDelete
      Replies
      1. Hem....andai kita tahu ini Ramadhan terakhir, bisa jadi kita akan bermohon banget agar bisa jd Ramdhan terbaik ya sob:)

        Delete
    48. wah mantap, renungan sederhana tapi di buat menjadi sair...keren, semoga aja kita bisa memaksimalkan ramadhan, entah ini terakhir atau tidak, tapi dengan mengangapnya terakhir biasanya lebih maksimal.

      ReplyDelete
      Replies
      1. Amiiin, semoga jd Ramadhan yg membawa kita jd insan yang meraih ahsani taqwin:)

        Delete
    49. emang perlu sering2 muhasabah ttg dosa2 kita. mohon ampun yang banyak sama Allah karena kita ga pernah tau kapana ajal jemput kita :D

      ReplyDelete

    Leave a comment or just be silent reader, still thank you so much.
    Terima kasih telah singgah di Kidung Kinanthi.
    Mohon maaf, komentar terindikasi SPAM atau yang mengandung link hidup tidak akan dipublikasikan...
    So, be wise and friendly.

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad