Pemulung Yang Hobi Menulis

Tuesday, March 13, 2012
S
aat membaca salah satu majalah donatur dari yayasan (edisi bulan Maret), memang selalu ada kisah yang bisa dijadikan ibrah bagi semua pembacanya. Dan salah satu kisah nyata untuk edisi kali ini ada hubungannya dengan tulis menulis, sehingga saya ingin menuangkannya sebagai entry postingan yang semoga bisa jadi reminder sekaligus cermin bagi diri saya pribadi khususnya dan siapa saja yang berkenan untuk membacanya. Bismilllahirrahmaanirrahiim, kisah nyata ini tentang seorang pemulung yang dahulunya termasuk orang yang hidup berkecukupan.
Berpikir positif adalah salah satu kecerdasan kegagalan/failure quotient,
yaitu bagaimana mengelola pikiran saat menghadapi peristiwa/kondisi yang sulit
Namanya Pak Edy, di tahun 1997 mengalami sebuah kecelakaan yang mengakibatkan luka yang cukup parah dan kehilangan indra pendengarannya. Sehingga beliau harus mengeluarkan banyak biaya untuk berobat sampai semua harta benda termasuk rumahnya habis terjual. Di tengah keterpurukan yang dialaminya, beliau selalu berusaha berpikir positif, tetap ingin produktif dan tidak ingin menyerah dengan keadaan sulit yang dialaminya. Profesi yang sekarang digeluti adalah menjadi pemulung karena sulitnya mendapatkan pekerjaan, dengan keadaannya yang tuna rungu. Tak hanya itu, dalam menjalani hidupnya yang sebatang kara itu Pak Edy juga menderita diabetes dan ada sejenis tumor jinak di pinggangnya.
Namun dibalik semua itu, pikiran dan kreatifitas tetap di maintain agar bisa melewati sekat-sekat keterbatasannya. Alam sekitarnya dan dinamika kehidupan masyarakat menjadi sumber inspirasi yang mampu beliau tuangkan dalam bentuk tulisan, yang hingga saat ini sudah mampu merampungkan 17 jilid cerpen dan puisi. Beliau menuliskan hasil imajinasinya di atas kertas yang ditemukan pada saat memulung kemudian di ketikkan di jasa pengetikan dengan menggunakan uang dari hasilnya memulung.
Dan pertolongan itu pun datang saat Pak Edy membaca sebuah bulletin majalah donatur/yayasan. Beliau akhirnya mengajukan proposal untuk mendapatkan bantuan membeli laptop agar bisa mengetik tulisannya sendiri. Karena penghasilannya menjadi pemulung tidak mungkin hanya digunakan untuk membayar jasa pengetikan. “ Nggak harus bagus atau baru, yang penting bisa buat ngetik,” demikian tekadnya. Alhamdulillah dengan bantuan publikasi dari yayasan tersebut, mendapat respon positif dari donatur. Ada dua orang yang berbaik hati memberikan laptopnya. Maka dengan bantuan Laptop tersebut Pak Edy semakin bersemangat untuk menulis di ruang kerjanya yang ternyata adalah tempatnya menaruh barang hasilnya memulung di tempat sampah. Ternyata ada pemulung yang hobi menulis padahal bagi sebagian (banyak) orang menganggapnya sebagai hal yang sulit dilakukan. Semoga ada penerbit yang bisa menerbitkan karya tulis beliau. 


Bahwa keterbatasan bukan hal yang statis/kaku,
Batas-batasnya masih bisa diperlebar sehingga ruang dan dimensinya lebih longgar untuk ‘menghirup’ udara kehidupan


Note: dinarasikan dari Oase


Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

107 comments

Write comments
Mar 13, 2012, 8:58:00 PM delete

Ketika satu pintu tertutup, maka ada pintu lain yang dibukakan buat kita...
Yang jadi masalah adalah, maukah kita mencari pintu yang terbuka buat kita itu?.
Semua berpulang pada kita.
Tak jarang ada yang menyia2kan pintu yg terbuka.
(tapi semoga itu bukan kita)
Salam!

Reply
avatar
Mar 13, 2012, 9:03:00 PM delete

satule untuk Pak Edy, semoga tulisannya nanti bisa kita nikmati bersama ya, jadi malu nih, kl jarang nulis ^^

Reply
avatar
Mar 13, 2012, 9:06:00 PM delete

salut untuk Pak Eddy! keterbatasan tak melumpuhkan semangatnya untuk terus berkreasi. Menulis tak hanya bakat, dengan dipupuk dan terus diasah, Insyaallah seorang pemulungpun akan mampu menjadi seorang penulis ternama. Insyaallah...

Dan bagi kita yang Alhamdulillah diberi kemudahan fasilitas, kesempatan dan kemampuan, yuk jangan sampai ketinggalan lho.. let's keep writing.

thanks for share rie!

Reply
avatar
Mar 13, 2012, 9:19:00 PM delete

Wah salut banget sama Pak Edy....
Terkesima saya dibuatnya...

Reply
avatar
Mar 13, 2012, 9:23:00 PM delete

Wah hihi keren @_@
Jadi termotivasi untuk rajin nulis nih...
Nulis di chat conference, ahahaha

Reply
avatar
Mar 13, 2012, 9:50:00 PM delete

sangat memotivasi agar nulis
warisan yg abadi kayaknya tulisan kita

Reply
avatar
Mar 13, 2012, 9:54:00 PM delete

Salut banget buat Pak Edi.. yg tak menyerah dalam keterbatasannya.
Aku jadi merasa malu karena selama ini masih sempat merasakan ketidakpuasan... padahal kondisi pak Edi jauh kurang beruntung daripada aku.
Semoga saja dengan membaca kisah di atas, aku tak lagi kufur nikmat.
Makasih utk sharingnya ya.. :)

Reply
avatar
Mar 13, 2012, 10:15:00 PM delete

salah satu contoh nyata. bahwa, seiap individu itu bisa berhasil dengan caranya sendiri-sendiri. Jika seorang Pak edy mampu berkarya, bagaimana dengan kita yang sudah lengkap dengan segala fasilitas. Saatnya membangunkan raksasa tidur dalam diri kita (baca=kemalasan). TFS Rie

Reply
avatar
Mar 13, 2012, 10:16:00 PM delete

wah salut bgt untuk semangatnya pak edy... superrrr ^^
yang memang sangat adil saat dia memberikan suatu hal untuk menguji ksabaran kita, pasti kan ada timbal baliknya yg lebih baik lagi :)

Reply
avatar
Mar 13, 2012, 10:29:00 PM delete

walaupun mempunyai keterbatasan tapi tetap semangat ya ,patut ditiru

Reply
avatar
Mar 13, 2012, 10:49:00 PM delete

semua orang dikenang karna karyanya. salut bwt pak Edy. saya yakin tulisan beliau memberi inspirasi bagi banyak orang.

Reply
avatar
Mar 13, 2012, 10:59:00 PM delete

Jadi malu dengan optimisnya pak Edi... ayo kita juga bisa berkarya :D

Reply
avatar
Mar 13, 2012, 11:58:00 PM delete

Terimakasih atas motivasinya ..^^

Reply
avatar
Mar 14, 2012, 12:15:00 AM delete

Saya setuju Pak, sebenanrnya kesempatan itu tidak datang sekali tp berkali-kali dengan cara/waktu yang berbeda.

Reply
avatar
Mar 14, 2012, 12:29:00 AM delete

# TOS...
aku juga salut sama pak Edy...ini aku termasuk yang maluuu sama beliau deh:(

Reply
avatar
Mar 14, 2012, 12:41:00 AM delete

patut menjadi contoh nih, disaat dalam keterpurukan kita memang harus bangkit dan terus berjuang, banyak makna yang terkandung didalamnya :)

Reply
avatar
Mar 14, 2012, 12:46:00 AM delete

SEmangat Pak Edy patut di contoh banget, 'what now' nya running well.semoga ada penerbit yang bersedia publish karyanya..tuh kayak Haryy van jogya..meski tukang becak bisa aktif nulis berkulaitas:)

Reply
avatar
Mar 14, 2012, 1:02:00 AM delete

Iya,saya juga terkesima..kagum dan salut pada beliau:)

Reply
avatar
Mar 14, 2012, 1:09:00 AM delete

iya.kereen banget deh. Aku saja belum bs bikin 17 judul cerpen? Pak Edy sdh bikin 17 jilid cerpen dan puisi..

Reply
avatar
Mar 14, 2012, 2:19:00 AM delete

tulisan akan di baca melintasi ruang dan waktu:)

Reply
avatar
Mar 14, 2012, 4:00:00 AM delete

salut banget dah buat pak edy#jempol

Reply
avatar
Mar 14, 2012, 4:00:00 AM delete

Amiin :)
setiap kita yg kondisinya lbh baik tp blm bs maksimal, tentunya merasa mendapatkan cermin yang makjleb di hati dengan melihat org seperti Pak Edy gitu..

Reply
avatar
Mar 14, 2012, 5:50:00 AM delete

emang kalo nulis di confrence bisa dibukukan juga ya, wew, baru tau, hehehey, kira-kira yg beli tuh buku siapa ya ??? wew

Reply
avatar
Mar 14, 2012, 6:28:00 AM delete

Aamiin...inspiring =)
Smogaaa, bs dterbitkan

Reply
avatar
Mar 14, 2012, 8:57:00 AM delete

mank semunya berawal dari kemauan yach sobat...!!! smpai ngk nyerah dengan apa yang dia alami...!!!!

Reply
avatar
Mar 14, 2012, 10:17:00 AM delete

wah..., harus tambah semangat menulis neh....
apa yang dilakukan oleh Pak Edy sungguh menginspirasi kita semua
makasih banyak ya, Mbak Ririe, telah berbagi hal yang asyik ini

salam kenal...

Reply
avatar
Mar 14, 2012, 10:27:00 AM delete

mantap tuh pemulung.... ga menyerah sama keadaan....

Reply
avatar
Mar 14, 2012, 10:55:00 AM delete

@ Mas STU: weiiii..jangan salah thread chat conference di record tuh sama Una, jd harus baik2 sama dia biar hasil editannya nanti bagus...hehehe..

Reply
avatar
Mar 14, 2012, 11:04:00 AM delete

Kisah yg semoga bisa jd inspirasi buat kita semua..utk lebih optimal dengan apa yg kita miliki..produktif adalah bagian dari rasa bersyukur:)

Reply
avatar
Mar 14, 2012, 11:14:00 AM delete

setuju Mbak, saatnya membangunkan raksasa tidur dalam diri kita (baca=kemalasan)...Sukses untuk Mbak Mira:)

Reply
avatar
Mar 14, 2012, 11:16:00 AM delete

Keterbatasan masih bisa di kurangi limitasinya...let's move #edisi nyemangti diri sendiri:)

Reply
avatar
Mar 14, 2012, 11:24:00 AM delete

Failure Quotient? Baru dengar... Keren deh... meskipun pemulung bisa jadi penulis...

Reply
avatar
Mar 14, 2012, 11:26:00 AM delete

Semoga karya tulisnya pak Edy bisa dibukukan dan mudah-mudahan saya ada rezeki untuk antri membeli di toko buku. :) Amin.

Reply
avatar
Mar 14, 2012, 11:29:00 AM delete

Semoga karya beliau bisa di terbitkan...barangkali ada penerbit yg 'nyasar' baca post ini? #eh

Reply
avatar
Mar 14, 2012, 11:37:00 AM delete

iya neh..saya juga pengen malu sama pak Edy...

Reply
avatar
Mar 14, 2012, 12:02:00 PM delete

iyaappp, bisa dijadikan contoh kita semua:)

Reply
avatar
Mar 14, 2012, 12:23:00 PM delete

Amiiin, semoga bisa di terbitkan..semoga ada penerbit yang mau memberikan kesempatan buat PAk Edy

Reply
avatar
Mar 14, 2012, 12:33:00 PM delete

#Salaman...
SAma-sama pengen maluuu

Reply
avatar
Ari
Mar 14, 2012, 12:45:00 PM delete

yang penting ada kemauan bukan? :D

Reply
avatar
Mar 14, 2012, 12:48:00 PM delete

jangan menyerah..jangan menyerah...#D'massive is singing

Reply
avatar
Mar 14, 2012, 12:59:00 PM delete

Kadang terbersit kerinduan menetas,
akan kebersamaan dalam suka dan duka,
bercengkrama dalam cerianya segenap sukma

#edisi semangat menulis...

Reply
avatar
Mar 14, 2012, 1:02:00 PM delete

Jika lelah melanda, asa meredup, kaki memberat...ingatlah Sang surya tak pernah mengingkari janji kesetiaan padaNYA

Reply
avatar
Mar 14, 2012, 1:04:00 PM delete

saya terenyuh dan salut dengan kepribadian di bapak.

Reply
avatar
Mar 14, 2012, 1:17:00 PM delete

Failure Quotient adalah kecerdasan/kemauan kita menghadapi kegagalan/situasi sulit sehingga bisa tetap produktif berkarya

Reply
avatar
Mar 14, 2012, 1:28:00 PM delete

Kemauan yang bertemu kesempatan adalah hasil pencarian dan usaha yg berkelanjutan:)

Reply
avatar
Mar 14, 2012, 2:15:00 PM delete

Salut!. Seperti salutku dengan teman-teman Kartunet.com yang juga terus berkarya dengan kondisi apapun.

Selalu ada malaikat ditempat buruk sekalipun.

Reply
avatar
Mar 14, 2012, 2:17:00 PM delete

#Terharu..

Semoga bisa menginspirasi kita semua..

Reply
avatar
Mar 14, 2012, 3:08:00 PM delete

Kisah Pak Edy ini memberikan inspirasi buat saya, bahwa hidup itu adalah sebuah perjuangan, dan saya yakin disetiap ada kesulitan disitu sudah tersedia sebuah kemudahan,

Reply
avatar
Mar 14, 2012, 3:54:00 PM delete

bukan hanya semoga ada penerbit yang menerbitkan tulisannya, namun semoga banyak orang yang tergugah ketika membaca tulisan-tulisannya..

Reply
avatar
Mar 14, 2012, 4:27:00 PM delete

Wow, luar biasa. Kira-kira tulisannya seperti apa ya? Posisi pak Edy ini dimana ya? Sepertinya jika penerbit besar belum mau menerbitkan, ada lho penerbitan yang independen. Lupa saya namanya, Leutika atau apa ya...

Reply
avatar
Mar 14, 2012, 4:57:00 PM delete

wah pemulung aja bisa seperti itu ko kita ga bisa. ayo semangat menulis kawan ku...

Reply
avatar
Mar 14, 2012, 7:34:00 PM delete

kreatifitas menulis adalah milik semua orang...
:P

Reply
avatar
Mar 14, 2012, 8:23:00 PM delete

keren nih mbak... jadiinspirasi nih

Reply
avatar
Mar 14, 2012, 8:29:00 PM delete

kalo kata guruku, kekurangan makhluq adalah kesempurnaan makhluq, karena yang cuma sempurna adalah Tuhan, dan manusia pasti punya kekurangan, dari ekurangan kita, kita belajar dan terus berjuang, menjadi lebih baik, hohohoho :D

Reply
avatar
Mar 14, 2012, 10:09:00 PM delete

dibalik kekurangan ada kelebihan, dibalik kelebihanpun juga ada kekurangan. . . posisikan diri masing-masing sesuai dengan porsinya. . .. semangat menulis pak edy. . .

Reply
avatar
Mar 14, 2012, 11:09:00 PM delete

Subhanallah ya, orang2 seperti Pak Edy memang luar biasa yaaa...

Reply
avatar
Mar 15, 2012, 11:10:00 AM delete

wah inyong yang kerjanya dilingkungan pendidikan malah nda bisa nulis, hehe jadi malu-malu nih plus minder

Reply
avatar
Mar 15, 2012, 1:56:00 PM delete

kunjungan siang ahhh. . .. .

Reply
avatar
Mar 15, 2012, 6:41:00 PM delete

Jadi malu sama pemulung. Aku punya laptop tapi malas nulis. Bahkan blogku kuisi dengan konten hasil copas.

#huft

Reply
avatar
Mar 15, 2012, 9:53:00 PM delete

ketika saya baca ini mbak, terharu bathin saya. seakan2 ironisme itu terlihat indah :')

Reply
avatar
Mar 15, 2012, 11:28:00 PM delete

Selalu ada malaikat ditempat buruk sekalipun....> I like it:)

Reply
avatar
Mar 15, 2012, 11:55:00 PM delete

Pak Edy memberi kita contoh konkrit bagaimana bangkit dari keterpurukan:)

Reply
avatar
Mar 16, 2012, 12:41:00 AM delete

Pak Edy ada Blitar, iya banyak self publishing seprti leutikaprio, diva..

Reply
avatar
Mar 16, 2012, 12:55:00 AM delete

ayoo...jangan mau ketinggalan dr pak Edy ya..

Reply
avatar
Mar 16, 2012, 1:14:00 AM delete

iya..pak Edy semangatnya hebat

Reply
avatar
Mar 16, 2012, 1:59:00 AM delete

Bahkan kisah hidup Pak Ediy pun menarik untuk di bukukan :) Subehanallah... Saya kagum dengan sifat teguh dan bersyukur yang beliau tampakkan.

Reply
avatar
Sam
Mar 16, 2012, 4:21:00 AM delete

Dari kisahnya, meminjam istilah dari seorang blogger, yang karena seringnya diperdengarkan pada saya, sampai saya muak mendengarnya lagi, memang "keterbatasan itu bisa dikalahkan oleh sebuah tekad"...

Reply
avatar
R10
Mar 16, 2012, 10:01:00 AM delete

aku baru mampu mnulis sebatas di blog, kalau menulis cerpen masih sulit

Reply
avatar
Mar 16, 2012, 12:34:00 PM delete

luar biasa ya semangatnya pak edy, ayo jangan mau kalah donk dengan pak edy, makasih udah share di sini mbak ririe

Reply
avatar
Mar 16, 2012, 1:10:00 PM delete

sangat menginspirasi... :)


terimakasih sudah berkunjung ke 'Ayo Mendongeng' ya mb Ririe :)

Reply
avatar
Mar 16, 2012, 2:11:00 PM delete

Subhanallah. Salut buat pak Edy. Semoga tetap kokoh menerjang badai kehidupan yang tak ada habisnya. Insya Allah segala penderitaan beliau sebagai pencuci dosa sehingga kelak beliau menghadap-NYA dengan keadaan suci. Subhanallah ...

Oya, baru tahu mbak ada istilah KECERDASAN KEGAGALAN, sepertinya mirip2 dengan ADVERSITY QUOTIENT ya (kecerdasan dalam bertahan hidup).

Like your post, mbak ^__^

Reply
avatar
Mar 16, 2012, 2:22:00 PM delete

wah jadi malu neh kita...

Reply
avatar
Mar 16, 2012, 7:34:00 PM delete

Saya malu sama Pak Edy. Saya yang punya indera berfungsi baik malah tidak aktif menulis. Semoga posting ini jadi pemicu saya buat menulis.
Salut Pak Edy.

Reply
avatar
Mar 16, 2012, 8:37:00 PM delete

Artikel ini meng inspirasi bgt. Thnks sob. Kunjung balik ya.

Reply
avatar
Mar 16, 2012, 9:50:00 PM delete

okey...semoga terinspirasi ya..

Reply
avatar
Mar 16, 2012, 9:50:00 PM delete

berkunjung dan menjaga silaturahmi mbak...!!!

Reply
avatar
Mar 16, 2012, 10:01:00 PM delete

Kekurangan agar kita lebih bersemangat meningkatkan kreatifitas..kelebihan semoga membuat kita lebih down to the earth

Reply
avatar
Mar 16, 2012, 10:41:00 PM delete

kekurangan dan kelebihan yang ada pada diri setiap insan adalah bentuk 'kesempurnaan' itu sendiri..

Reply
avatar
Mar 16, 2012, 10:51:00 PM delete

Amiiin, semoga semakin membuat kita termotivasi ya MBak:)

Reply
avatar
Mar 16, 2012, 11:01:00 PM delete

Kan tiap hari sudah nulis tuh Pak..di kelas..

Reply
avatar
Mar 16, 2012, 11:30:00 PM delete

heii...selamat malam #nulis reply'nya malam soale

Reply
avatar
Mar 17, 2012, 1:20:00 AM delete

Ane salut sama seorang pemulung tadi. Berpikir positif dalam keadaan terpuruk sekalipun. Hebat emang sang pemulung tadi. Tidak menutup kemungkinan, dia akan menjadi penulis terkenal yang kita kagumi. Semoga tulisan-tulisan beliau ada yang mau menerbitkan.

Reply
avatar
Ari
Mar 17, 2012, 8:48:00 AM delete

ada kemauan pasti kan terbuka jalan. hebat. mari kita motivasi diri :D
salam

Reply
avatar
Mar 17, 2012, 9:12:00 AM delete

Kisah yg inspiratif, smg lewat postingan ini bs menjadi perantara bagi penerbit untuk menemukan Pak Edy :)

Reply
avatar
Mar 17, 2012, 12:29:00 PM delete

Aslinya sama, aya juga maluu karena up date blog acakadut gak jelas..

Reply
avatar
Mar 17, 2012, 12:43:00 PM delete

Ironi yang mengagumkan ya Mbak:)

Reply
avatar
Mar 17, 2012, 12:50:00 PM delete

Iya Mbak, kemampuan Pak Edy menghadapi kesulitan hidupnya sungguh luar biasa..

Reply
avatar
Mar 17, 2012, 1:13:00 PM delete

YUps setuju "keterbatasan itu bisa dikalahkan oleh sebuah tekad"...dan segera memulainya karena yg paling sulit adalah memulainya

Reply
avatar
Mar 17, 2012, 2:38:00 PM delete

iya, sama bagi saya menulis cerpen juga masih belum bisa mengalir lancar

Reply
avatar
Mar 17, 2012, 3:06:00 PM delete

Iya, semoga kita bisa mengikuti semangat luar biasa pak EDy:)

Reply
avatar
Mar 17, 2012, 3:10:00 PM delete

Amin, terima kasih sudah menjejak di sini ya:) Happy blogging:)

Reply
avatar
Mar 17, 2012, 3:31:00 PM delete

KECERDASAN KEGAGALAN...bisa jadi mirip-miirp dengan ADVERSITY QUOTIENT. Amiin, semoga segala bentuk kesulitan bisa jadi salah satu yang mengurangi dosa-dosa kita yang tiap detik selalu bertambah..

Reply
avatar
Mar 17, 2012, 4:31:00 PM delete

Aminnn,Semoga posting ini jadi pemicu kita semua buat lebh aktif menulis.

Reply
avatar
Mar 17, 2012, 4:47:00 PM delete

Sipp, tengkyuu dah mampir...

I'll visit back...

Reply
avatar
Mar 17, 2012, 5:21:00 PM delete

Yups...yukss happy blogging...

Reply
avatar
Mar 17, 2012, 5:32:00 PM delete

Yah, semoga ada penerbit yg memberikan kesempatan untuk menerbitka buku-buku beliau..

Reply
avatar
Mar 17, 2012, 5:37:00 PM delete

man jadda wa jadda....there is will there is way

Reply
avatar
Mar 17, 2012, 8:33:00 PM delete

Amiinn, salah satu harapan saya dengan membuat postingan ini juga demikian, semoga menjadi perantara bagi Pak Edy untuk menemukan pak Edy..:)

Reply
avatar
Mar 17, 2012, 9:41:00 PM delete

masyaAllah... mbak rie.. ini keren sekali..

Reply
avatar

Be silent reader or write comment, tetap terima kasih telah singgah di Kidung Kinanthi. Tapi harap maklum jika SPAM bisa masuk 'karantina' lho...So, be wise and friendly... EmoticonEmoticon