WHAT'S NEW?
Loading...

Love and Enlightenment


Love is never wanting to lose faith, never wanting to give up, and never truly moving on. Love is knowing and praying in the deepest part of what's left of your heart that they feel the same. Let's think for refresh our mind: Life is too short then Always tell your friends and family you love them, because sometimes you just never know. Start it now and keep smile. Patience with Family is Love; with Others is Respect; with Self is Confidence; and with God is Faith. Sometimes trouble is your best-friend, It makes you grow stronger, pulls God by your side the closes.

Mau keluar juga panas lumayan "memanaskan" kulit. Jadi stay turn di depan netbook. Review FB, check email, blogwalking....Then, I got this idea untuk posting kalimat-kalimat bijaksana atau kala jaman aku SD suka bikin istilah 'kata-kata mutiara" yang lumayan terkumpul di My DAta. Ada benarnya juga kalau kalimat yang mempunyai nilai inspiratif dikatakan kata-kata mutiara, karena memiliki 'value' yang membawa pencerahan (at least for me..). Inilah Sebagian koleksi wise words yang bisa aku sharing:


Don’t be afraid of the space between your dreams and reality. If you can dream it, you can make it so.” – Belva Davis


"To enjoy good health, to bring true happiness to one's family, to bring peace to all, one must first discipline and control one's own mind. If a man can control his mind he can find the way to Enlightenment, and all wisdom and virtue will naturally come to him" - Buddha
Komitmen dan disiplin adalah hal pertama yang harus kita jaga untuk mencapai kehidupan 'ideal' yang kita inginkan. :)
 

Experience is that it is such a honest thing. Tidak hanya berupa rasa sakit dan penyesalan, tapi juga hikmat dan rasa syukur atas segala yg telah terjadi.
Somewhere along the course of life, you learn about yourself and realize there should never be regrets, only a lifelong appreciation of the choices you've made
(anonymous, dapat dari blogwalking)
  
"A joyful heart is the inevitable result of a heart burning with love." Mother Teresa



Don't try to solve everything, just do something meaningful. This will be more sustainable - Barrack Obama

All our dreams can come true – if we have the courage to pursue them.” – Walt Disney










NO TIME for Nothing


Saat paling berbahaya bagi akal/pikiran adalah manakala pemiliknya menganggur dan tidak melakukan apa-apa. Jika suatu saat kita menganggur and nothing to do bisa diibaratkan seperti mobil yang berjalan dengan kecepatan tinggi dengan sopir yang blank pikirannya, akan mudah oleng ke kanan dan kiri or worst: getting eccident !

Pada saat kita menganggur tanpa kegiatan (awas bengong, ayam tetangga bisa mati lohh…hehehe..), maka bisa diprediksi akan dihampiri rasa sedih, feeling blue, gundah gulana, cemas, etc. Karena dalam keadaan kosong (without activity), pikiran akan mulai mengembara ( tanpa di suruh-suruh tuh) dan menerawang kemana-mana: mulai dari mengingat kegelapan masa lalu ( tidak apa-apa kalau hanya mengingat masa-masa belum ada listrik..), menyesali keadaan saat ini yg belum seperti harapan, hingga mencemaskan kekelaman masa depan yang belum tentu kita alami. Dan itu bisa membuat akal pikiran kita tak terkendali dan lepas control (nah lho, hati-hati kalau pikiran kosong tuh bisa membawa energi negative kalau sampai nyasar yang tidak-tidak tentang masa depan !)

So, Do something…make move…create anything…mengerjakan hal-hal meski kita anggap kecil tapi tetap jauh lebih efektif daripada larut dalam kekosongan yang menghanyutkan pada aliran-aliran pikiran tidak productive ( gula larut dalam air masih bisa di pisahkan dengan mudah, nah kalau pikiran dan akal kita terbawa larut dalam gelombang negative perlu banyak energy tuh buat menetralkannya). Singkat kalimatnya, membiarkan diri dalam kekosongan (totally no activity) sama halnya dengan merusak tubuh dengan narkoba (Just stay away from narkoba, never ever think to curious about that thing!)

Waktu kosong itu tak ubahnya dengan siksaan halus ala penjara Cina: meletakkan nara pidana di bawah pipa air yang hanya dapat meneteskan satu tetes air setiap menit selama bertahun-tahun dan dalam masa penantian yang panjang itulah biasanya seorang napi akan menjadi stress dan gila.  Berhenti dari kesibukan itu kelengahan, dan waktu kosong itu adalah pencuri yang culas (sudah pencuri masih culas lagi: parah banget kan?). Adapun akal pikiran kita merupakan mangsa yang empuk yang siap untuk dimangsa dengan ‘nikmat’nya oleh KELENGAHAN dan si PENCURI CULAS tersebut.

Let’s stand up…kerjakan sholat, baca buku, bertasbih, menulis, merapikan kamar, setrika, mencuci baju (kalau tidak baju kotor lagi, buka laundry gratisss saja ya…hehehe), berkebun, beternak (tapi jangan beternak ulat bulu lho ?!). Or At least, berbuat sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain alias kerka bakti social untuk mengisi kekosongan. Tikam setiap waktu kosong dengan ‘pedang’ kesibukan. Lihatlah para nelayan, kuli bangunan, petani (Ayahku termasuk salah contohnya neh, suka bilang kalau menganggur/tidak ke sawah malah merasa sakit semua badannya ) yang tetap ceria bersenandung dan mendendangkan lagu-lagu seperti burung-burung di alam bebas. Hidup itu untuk bekerja, bekerja untuk ibadah….jadi tidak ada istilah pensiun dalam artian nganggur selama hayat masih di kandung badan deh.

Kebajikan itu sebajik namanya, keramahan seramah wujudnya, dan kebaikan sebaik rasanya. OOrang yang pertama kali akan merasakan manfaat dari  semua itu adalah diri kita sendiri (yang melakukannya), akan merasakan “buah”nya seketika itu juga dalam jiwa, akhlak, dan nurani, sehingga bisa selalu lapang dada, tenang, tenteram dan damai.



Dedicated to Myself and everyone who love their life to be live

Badai PASTI (Akan) Berlalu


Ketika mengalami kegagalan, seringkali kita (termasuk saya) menyalahkan orang lain dan keadaan lingkungan, mengeluh dan bersembunyi dalam tumpukan alasan dan excusing. Kita berharap simpatik dan pemakluman atas tindakan/situasi kita

We  never can  turn back to the past, though we tremendously wish it….tapi masih ada hari ini dan esok, masih ada kesempatan to cure what we did “wrong” at the past… Masa lalu memang tidak bisa kita ulang, dan benar pula yang lalu biarlah berlalu tapi TAK BERARTI nothing we can do anymore…..Kalau ada yang masih bisa diperjuangkan dan bisa redesign (CLBK, rujuk, ishlah…etc) selama hambatannya tidak bersifat substansial or closed variable, jika sandungannya masih sebuah variable terbuka a,b,c….yang bisa di adjust and achieve, why not we take the chances? I prefer to say: there is so many options we can choose for all the things are running out of expectation at the old chapter because we still have chance to create (fixed) it again by redesign, agar menjadi jauh lebih baik di hari ini dan selajutnya… Karena semua kejadian ada keterkaitannya….kemarin, hari dan esok adalah satu mata rantai hidup yang tak bisa kita cut off secara partial. Diluar konteks Allah penentu segala, maka kitalah sebagai pelaku, penentu hasil, dan actor dari setiap perubahan dan hasil yang kita terima.

Then, let’s talk about love (ngutip judul lagunya Mbak Celine Dion neh)… Kalau tidak ada  lagi yang bisa diperjuangkan or closed variable, manakala hubungan (asmara)  berakhir tak seindah kisah pretty women  atau nothing hill, betapapun di kemas dengan penuh nuansa romantis ataupun merupakan hasil kesepakatan bersama untuk memilih jalan hidup sendiri-sendiri bersepakat berakhir (nah apalagi yang tiba-tiba gone with the wind atau replacement saat jalinan masih berlangsung tuh?). Basically, tak ada orang yang ingin berada dalam situasi demikian….sebaik apapun proses PHK (putus hubungan kasih) tentu akan meninggalkan jejak luka, gores kecewa, gurat sedih, feeling blue etc… terutama buat pihak yang ditinggalkan…
So be ready to face it, don’t hesitate to ‘enjoy’ it… Gak apa-apa kok untuk menangis atau berteriak. It’s really normal ketika sedang sakit hati dan amat wajar untuk menangis dan mengeluarkan kesedihan dari dalam hati. Saat itu, mungkin merasa sangat buruk, namun saat selesai menangis, semua akan terasa jauh lebih baik. Just try it…

After that, think it deeply. Selalu ada satu alasan terbaik mengapa perpisahan harus terjadi. Yang terpenting adalah jujur pada diri sendiri bahwa hubungan itu memang harus berakhir cepat atau lambat. Merenung juga akan menghindarkan kita dari mengulangi kesalahan yang sama. Jangan ingat-ingat lagi hal romantis atau berusaha berpikir ulang tentang keputusan untuk berpisah. Karena akan membuat kehilangan alasan yg sebenarnya mengapa perpisahan harus terjadi. Yang dibutuhkan adalah menerima situasi yang ada dan berusaha untuk melangkah ke masa depan.

 Beberapa point yang bisa di review antara lain:
·        * Walaupun hubungan berakhir dengan baik, namun menciptakan jarak antara dua orang yang baru berpisah sangatlah diperlukan sampai bisa reconnect dalam setting yang really friendship. Bila tak dapat dihindari untuk melakukan kontak dengan mantan, maka lakukan hal ini seminimal mungkin.
·         * Menghadapi rasa sakit dengan cara sewajarnya. Selalu ingat bahwa semua orang tak lepas dari kesalahan. Adalah normal untuk melalui tahap ‘denial’ saat bersedih, namun menyadari bahwa diri kita adalah bagian dari perpisahan itu sendiri adalah salah satu proses penyembuhan diri dalam sebuah perpisahan. Lalui tahap kebencian dan kemarahan. Besarnya kemarahan adalah indikator seberapa buruknya efek perpisahan tersebut. Mungkin kita marah pada diri sendiri atau pada mantan yang telah menyia-nyiakan waktuselama ini. Apapun itu, lalui semua itu dengan cepat. Membenamkan diri dalam rasa benci hanyalah membuang-buang energy dan bikin semua aktifitas kacau balau.
·         * Menulis perasaan sejujur mungkin bisa  membantu melalui semuanya dan tak perlu mencoba mengedit tulisan tersebut ( kan bukan mau di posting di blog tho…). Apapun yang ditulis adalah perasaan kita yang sebenarnya. Kita akan belajar menghadapi kesedihan dan pelajaran hidup yang bisa di ambil. Ingatlah bahwa hubungan yang buruk adalah hal penting yang harus di lalui dalam hidup dan akan menentukan siapa diri kita selanjutnya.
·        * Buat daftar mengapa mantan bukanlah orang yang tepat. Jangan dulu memaafkannya saat membuat daftar ini. Bersikap kejam dan jujur sangat penting agar jadi momentum pengingat saat mulai berusaha kembali padanya (be a friend). Menulis daftar sejelas mungkin beserta rincian kejadiannya dan apa yang kita rasakan saat itu. Jika suatu saat berada pada fase merindukan mantan, READ AGAIN THIS LIST !
·        * Perpisahan adalah awal bab baru dari hidup, jadi dunia belum kiamat kan? Gula masih berasa manis dan kopi meski pahit tetap di sukai banyak orang tuh.. Singkirkan semua hal yang membangkitkan kenangan, ambil kardus dan kemas apa saja yang dapat mengingatkan memori tentang mantan (sadiiiss…MODE ON). Tak perlu membuangnya, namun harus menjauhkannya dari pandangan mata sementara dalam tahap penyembuhan.
·        * Temukan kesenangan pada hal lain dalam hidup, spending time bersama orang-orang yang kita sayangi, baca buku yang bagus dan teruslah ingat bahwa hubungan yang end up hanyalah satu bagian dari hidup. Nikmatilah (sementara) saat menjadi single lagi Olahraga dapat meningkatkan mood dan mengalihkan depresi, juga merupakan cara yang hebat untuk menyibukkan diri dan berhenti memikirkan mantan. Jogging, nge-gym atau bersepeda bersama teman-teman dan bayangkan setiap langkah adalah selangkah maju dalam menghilangkan kesedihan dan kemarahan.
* Relakan semuanya, let it belong to the past. Hal inilah yang tersulit dalam menghadapi perpisahan, namun merupakan hal terpenting. Tak ada gunanya bertahan dalam kemarahan, sakit hati atau penyesalan. Di lain hal, kita dapat memberi selamat pada diri sendiri telah mengambil resiko untuk jatuh cinta, namun ingatlah bahwa selalu akan ada lain kali (yang lebih baik tentunya). Keep in optimistic and  Re-engineering cara berpikir dan sikap kita, maka perasaan akan segera membaik unutk kemudian menyadari bahwa kita telah bebas dan siap untuk menjalani hidupmu di atas kaki sendiri.









Jadi Diri Sendiri itu Mudah. Jadi Bahagia Karenanya, Belum Tentu!




Jadi diri sendiri mungkin mudah ya, tapi gak semua orang bisa bahagia dengan apa yang dimilikinya. Inti dari semua itu adalah rasa percaya terhadap diri sendiri adalah satu-satunya hal yang bisa membuatmu bahagia. Tapi gimana caranya bahagia dengan itu adanya dirimu…

1. Be Yourself! Kalimat ini memiliki arti: melakukan apa yang kamu inginkan, mencapai tujuan yang ingin KAMU capai dan bukan apa yang diinginkan orang lain terhadapmu. Inilah hidupmu! Inilah yang harus kamu camkan dalam benakmu.
2. Menerima dan lupakan. Tulis semua kekurangan dan kelemahan yang kamu miliki atau apapun yang tak kamu sukai pada dirimu. Bagilah dalam tiga kategori: (1) Yang pantas dikuatirkan (2) Yang tidak dipedulikan orang lain (3) Yang seharusnya tidak ada di daftar ini. Lalu sobek daftar tersebut. Menerima bukan berarti harus mengubah dirimu sendiri. Hal ini harusnya jadi pemicu untukmu jadi diri sendiri dan mencintai dirimu sendiri.
3. Menerima dan hargai. Tuliskan semua hal yang kamu sukai dalam dirimu,bahkan jika hal itu masih kamu ragukan. Hal-hal seperti warna dan music favorit harus kamu masukkan juga. Percaya gak percaya, kamu bakal melihat daftarnya akan sangat panjang sekali, tak seperti yang kamu bayangkan sebelumnya J
4. Hilangkan! Coba identifikasikan tempat, orang atau hal-hal yang membuatmu merasa tak nyaman untuk jadi dirimu sendiri. Hilangkan hal-hal ini dari keseharianmu. Gak usah membuang waktu untuk orang-orang yang gak mau menerimamu apa adanya.
5. Lupakan opini orang lain. Jika kamu merasa gemuk hanya karena kamu mendengarnya dari orang lain, bisa jadi mereka sedang mengatakan hal-hal tentang diri mereka sendiri. Kamu akan kaget betapa banyak orang yang mengatakan ketakutan mereka dengan mencela orang lain. Apakah orang yang mengatakan itu lebih gemuk dibandingkan dirimu? Saran terbaik untukmu, lupakan apa kata mereka dan pede aja.
6. Belajar memaafkan. Sekali saja harga dirimu naik dan rasa pedemu meningkat, pasti minimal satu orang yang selama ini mengganggumu akan menyesali apa yang telah ia lakukan. Bila ini terjadi, maafkan dan lupakan karena semua orang pasti pernah berbuat kesalahan.
7. Nikmati jadi dirimu sendiri! Hidup itu singkat, maka jalanilah dengan baik. Jangan pernah berpaling hanya karena ada rintangan di depanmu. Selalu ingat bahwa kamulah yang terbaik. Kamu adalah kamu dan hanya dirimu yang akan menjalani semua ini.
8. Belajar untuk tertawa setiap hari. Sebut saja ini dosis tertawamu per hari. Tertawa telah terbukti dapat membantu seseorang merasa rileks, meningkatkan sistem imun dalam tubuh, menyehatkan jantung, dan membantumu untuk merasa baik secara umum. Pikirkan hal-hal yang bisa membuatmu tertawa lagi dan lagi J
9. Nikmati apa yang kamu lakukan dan jangan pernah biarkan orang lain membuatmu tak percaya diri hanya karena mereka tak sependapat denganmu. Tidak ada orang yang ‘normal’ karena semua orang memiliki keistimewaan masing-masing. Jadi apa gunanya untuk mengembangkan diri menjadi ‘biasa-biasa saja’?

So , be yourself, dan yang terpenting adalah HAVE FUN WITH IT! 
Jangan jadi seseorang hanya karena orang lain menginginkanmu seperti keinginan mereka. You are what you do. And what you do is what will make you happy!  




~~~ take a breat of fresh air~~~