Header Ads

Life is flowing in its story leaving history
  • What's News

    Sepi Mengalun


    Seperti embun yang menyimpan sejuta rahasia di setiap tetesnya
    Seperti hitam putih pasir pantai yang menyimpan sejuta kekuatan di tiap butirnya
    Angin yang merambat pelan mendesah,
    Andai dengan senyum kan bias membebat tiap sesat penat yang mengada

    Kadang-kadang aku lupa,
    Mengajari hati berterima
    Sekedar sakit, perih, juga kesepian
    Tentang cakrawala yang merona oleh garis senja

    Simponi-simponi yang mengalun tanpa nada
    Meski gelisah semakin menyesap bersamaan tetes-tetes embun pertama
    Yang datang perlahan
    Pedih dan perih hanyalah warna lain dari tawa
    Sedihku tanpa kata, hanya sedikit sunyi
    Semacam tetes air hujan yang menagih pelangi pada langit

    Sedihku tanpa kata, perihku tanpa suara
    Denting kesepian menamparkan kenyataan,
    Hidup selalu membawaku pada pilihan-pilihan lain
    dalam pilihan itu



    Notes:
    Kutemukan selembar kertas yg berisi untaian puisi tersebut, tanpa judul...aku lupa kapan aku menulisnya...itu tulisanku sendiri atau menulis puisi dr buku...Tapi isinya really like my heart at this moment, then I put it in this blog.

     

    3 comments:

    1. terkadang sepi itu membuat kita merasa tenang
      seperti menemukan sesuatu yg tak pernah ada
      disaat sepi itu kita bisa memberi sedikit ruang untuk diri.

      ReplyDelete
      Replies
      1. hem...sepi pun sebenarnya tak pernah benar-benar sepi.
        Ada nada dan irama yang mengalun indah di setiap labirin kesepiannnya..

        Delete
    2. Tapi hatiku tak sepi lagi sejak baca puisi2 mu Rie :)

      ReplyDelete

    Leave a comment or just be silent reader, still thank you so much.
    Terima kasih telah singgah di Kidung Kinanthi.
    Mohon maaf, atas ketidaknyamanan MODERASI Komentar.

    Komentar terindikasi SPAM atau yang mengandung link hidup tidak akan dipublikasikan.

    So, be wise and friendly.

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad